• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 29 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kementerian UMKM Dukung BKPM Percepat Legalitas Usaha Mikro

Editor
Kamis, 26 Februari 2026 - 11:23
(Foto: Dok. Kementerian UMKM)

(Foto: Dok. Kementerian UMKM)

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendukung langkah Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam menyederhanakan proses penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui kebijakan Kemudahan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) Darat bagi usaha mikro.

Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza menegaskan, penyederhanaan KKPR Darat menjadi bagian penting dalam mempercepat legalitas usaha serta memperkuat ekosistem UMKM nasional. Proses yang lebih sederhana dan terintegrasi diharapkan mampu mendorong semakin banyak pengusaha UMKM masuk ke sektor formal.

RelatedPosts

IKM Komponen Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik

Produk Kriya IKM Binaan Kemenperin Sukses Mendunia

Sentra IKM Rendang Tembus Pasar Ekspor

“Kami sangat mendukung terbitnya kebijakan terkait NIB yang bertujuan menyederhanakan proses perizinan dan tidak memberatkan pengusaha UMKM,” kata Wamen Helvi di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, NIB merupakan identitas usaha yang esensial bagi pengusaha UMKM untuk mengakses pembiayaan, pendampingan, serta berbagai program pemberdayaan pemerintah. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 14,9 juta usaha mikro telah memiliki NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS). Jumlah tersebut mencapai 96,9 persen dari total keseluruhan NIB yang terdaftar.

Capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme pengusaha UMKM untuk bertransformasi menuju sektor formal. Legalitas usaha bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan pintu masuk untuk memperluas pasar, meningkatkan daya saing, serta membuka peluang naik kelas.

Berdasarkan data Kementerian UMKM, terdapat sekitar 56 juta pengusaha mikro di Indonesia. Namun, baru sekitar 15 juta yang telah memiliki NIB. Artinya, masih terdapat sekitar 40 juta pengusaha UMKM yang perlu difasilitasi proses formalitasnya sekaligus dibina agar mampu tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

“Ini menjadi tugas kita bersama untuk berkolaborasi mengelola potensi besar tersebut. Masih ada puluhan juta pengusaha UMKM yang perlu diformalkan dan dibina agar dapat naik kelas serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional,” ujar Helvi.

Wamen Helvi kembali menekankan bahwa penyederhanaan KKPR Darat akan membuat proses legalitas usaha semakin mudah, cepat, dan terintegrasi, sekaligus tetap selaras dengan ketentuan tata ruang.

Sementara itu, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu menjelaskan bahwa pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Nomor 1.S Tahun 2026 tentang Ketentuan Penerbitan KKPR Darat bagi Usaha Mikro.

Kebijakan tersebut memangkas prosedur yang sebelumnya berlapis sehingga proses perizinan menjadi lebih sederhana dan efisien, tanpa mengabaikan prinsip tata ruang serta fungsi pengawasan pemerintah daerah.

“Kami ingin usaha mikro tidak lagi terbebani prosedur yang rumit. Melalui pernyataan mandiri di sistem Online Single Submission (OSS), prosesnya menjadi lebih cepat dan sederhana, namun tetap bertanggung jawab. Ini merupakan bentuk dukungan nyata agar pengusaha UMKM dapat segera berusaha secara legal dan produktif,” ujar Todotua.

Dalam mekanisme baru tersebut, pengusaha UMKM cukup mengisi data lokasi usaha yang mencakup informasi administratif, alamat lengkap, luas lahan, satu titik koordinat, serta foto tampak depan lokasi usaha. Setelah data dilengkapi, pengusaha UMKM menyampaikan pernyataan mandiri kesesuaian lokasi kegiatan usaha melalui sistem OSS.

Kemudahan ini tetap mengedepankan prinsip kesesuaian tata ruang dan pengawasan oleh pemerintah daerah, terutama untuk kegiatan usaha dengan tingkat risiko tinggi.

Kolaborasi antara Kementerian UMKM dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM ini menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem usaha yang inklusif, tertib, dan berdaya saing. Penyederhanaan regulasi bukan berarti mengurangi tata kelola, melainkan memastikan regulasi bekerja untuk memberdayakan, bukan menghambat.

Dengan legalitas yang semakin mudah diakses, pengusaha UMKM diharapkan semakin percaya diri untuk berkembang, memperluas usaha, dan menjadi penggerak utama ekonomi nasional.

Pemerintah pun terus memastikan bahwa transformasi formalitas ini berjalan beriringan dengan pendampingan dan pembinaan, sehingga UMKM Indonesia tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan naik kelas.

Tags: BKPMKementerian UMKM

Related Posts

(Foto: Kemenperin)

IKM Komponen Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik

Editor
28 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pengembangan ekosistem industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) nasional sebagai bagian dari...

Produk kriya Indonesia.(Foto: Istimewa)

Produk Kriya IKM Binaan Kemenperin Sukses Mendunia

Editor
21 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Produk kriya industri kecil dan menengah (IKM) binaan Kementerian Perindustrian berhasil menarik perhatian dunia internasional. Hal itu...

Jajaran Kemenperin, LPEI, dan pelaku IKM rendang.(Foto: Humas Kemenperin)

Sentra IKM Rendang Tembus Pasar Ekspor

Editor
18 Mei 2026

Kemenperin menggandeng LPEI untuk membina dan mengembangkan Sentra IKM Rendang Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, yang dinilai memiliki potensi besar untuk...

KDKMP atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diresmikan Presiden Prabowo Subianto.(Foto: Humas Kemenkop)

KDKMP Beroperasi, Peresmian oleh Presiden Prabowo

Editor
18 Mei 2026

SATUJABAR, NGANJUK – KDKMP atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diresmikan Presiden Prabowo Subianto dengan operasionalisasi sebanyak 1.061 KDKMP untuk wilayah...

Produk UMKM Sumedang hadir di gerai UMKM wahana eduwisata Chocolatos X-Quest milik Garudafood di Cimanggung.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Produk UMKM Sumedang Isi Gerai Wahana Chocolatos X-Quest

Editor
17 Mei 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Produk UMKM Sumedang hadir di gerai UMKM  wahana eduwisata Chocolatos X-Quest milik Garudafood di Cimanggung, Jumat (15/5/2026)....

Menteri Perdagangan, Budi Santoso menghadiri acara NGOPI Bareng UMKM yang berlangsung di Jakarta, Rabu (13 Mei). Acara ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Perdagangan bersama gerakan pemberdayaan UMKM Local Champion Indonesia (LCI) dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Budi Santoso Ngopi Bareng UMKM

Editor
14 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Mendag Budi Santoso menghadiri acara NGOPI Bareng UMKM yang berlangsung di Jakarta, Rabu (13 Mei). Acara ini...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.