• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 22 Februari 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kasus Anak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi, Polisi Periksa 16 Saksi

Editor
Minggu, 22 Februari 2026 - 06:12
Kapolres Sukabumi, AKBP Samian.(Foto:Istimewa).

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUKABUMI–Polres Sukabumi telah memeriksa 16 orang saksi terkait kematian bocah berusia 13 tahun dengan

kondisi badan melepuh dan luka lebam. Proses penyelidikan dan otopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban, yang diduga akibat tindak penganiayaan ibu tirinya.

RelatedPosts

Bank Sumedang Menjadi Perseroda, Ini Pesan Bupati

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Batangan Minggu 22/2/2026 Rp 3.012.000 Per Gram

Atasi Macet, Pemkot Bandung Terapkan Tiga Strategi

“Sat ini, total 16 saksi sudah dimintai keterangan secara mendalam. Saksi-saksi tersebut, mencakup keluarga, saksi melihat kondisi korban saat di TKP (tempat kejadian perkara), hingga saksi ahli dari tenaga medis, atau dokter yang menangani korban,” ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Samian dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Sabtu (21/02/2026) malam.

Samian mengatakan, pemeriksaan saksi-saksi sebagai bagian proses penyelidikan atas penyebab kematian tidak wajar NS, bocah berusia 13 tahun. Proses penyelidikan juga tidak hanya bersandar keterangan saksi, tetapi pada bukti-bukti medis yang valid.

Samian menambahkan, pihak kepolisian mengedepankan pembuktian ilmiah untuk menentukan arah kasus tersebut. Setiap keterangan saksi akan dikroscek secara teliti dan mendalam dengan hasil visum dan otopsi untuk memastikan, luka-luka tersebut memiliki kesesuaian, atau tidaknya dengan dugaan tindak pidana yang dilaporkan.

Sebelumnya, NS, warga Bojongsari Kecamatan Jampang kulon, Kabupaten Sukabumi, tewas dengan kondisi badan melepuh dan mengalami luka lebam. Dalam video viral beredar di media sosial, korban diduga mengalami tindakan penganiayaan dari ibu tirinya.

Berdasarkan hasil otopsi rumah sakit, pada Jumat (20/02/2026), menunjukkan korban mengakami luka bakar di tubuh, punggung, lengan, tangan, paha, serta kakinya. Selain itu, terdapat luka lebam di sekitar bibir dan hidung korban, yang diduga akibat dari luka bakar.

Tim dokter forensik belum bisa memastikan luka bakar tersebut, akibat tindak penganiayaan, atau bukan. Namun, ada dugaan terkena panas yang kemudian menyebabkan luka bakar, masih menunggu hasil laboratorium dari pemeriksaan sampel paru-paru dan jantung korban, yang butuh waktu lima hingga tujuh hari.

Ibu tiri korban berinisial TR, membantah telah melakukan tindak penganiayaan, termasuk menyiramkan air panas, atau meminumkan air panas kepada korban. NR menduga tubuh korban melepuh karena sakit panas dialami korban, dan dugaan penyakit yang diderita.

Ayah kandung korban, Anwar Satibi, 38 tahun, awalnya kaget saat melihat kondisi anaknya. Anwar yang sedang bekerja di Kota Sukabumi, dihubungi istrinya (ibu tiri korban), diminta pulang karena anaknya sakit panas.

Setibanya di rumah, Anwar mendapatkan kulit anaknya melepuh di beberapa bagian tubuh, dan terdapat luka lebam. Dari pengakuan istrinya, anaknya sakit panas.

Anwar tidak mau berspekulasi terkait penyebab kematian anaknya. Pihak kepolisian diminta melakukan proses otopsi untuk memastikannya.

Tags: 16 Saksi DiperiksaAKBP SamianBocah Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tirijawa baratKabupaten Sukabumikapolres sukabumipolres sukabumi

Related Posts

(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Bank Sumedang Menjadi Perseroda, Ini Pesan Bupati

Editor
22 Februari 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - BANK Sumedang menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan tema “Refleksi Bank Sumedang dalam Transformasi Menjadi Perseroda” ...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Batangan Minggu 22/2/2026 Rp 3.012.000 Per Gram

Editor
22 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Minggu 22/2/2026 dikutip dari situs aneka tambang dijual Rp 3.012.000 per gram sebelum...

Macet tol

Atasi Macet, Pemkot Bandung Terapkan Tiga Strategi

Editor
22 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Untuk mengatasi persoalan kemacetan yang sudah demikian kentara, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan tiga langkah strategis. Selama...

Safari Ramadan 2026 Wali Kota Bandung ke Masjid Agung Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

RAMADAN 2026: Wali Kota Farhan Safari ke Masjid Agung Bandung, Berikan Bantuan

Editor
22 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan jajaran menggelar Safari Ramadan 2026 ke Masjid Agung Bandung. Pihaknya mengajak...

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono menujukan barang bukti bantal yang digunakan pelaku membekap korban.(Foto:Istimewa).

Ibu Bunuh Anak Kandung di Subang, Serahkan Diri ke Polisi

Editor
21 Februari 2026

SATUJABAR, SUBANG--Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Subang, Jawa Barat, harus berurusan dengan polisi, setelah mengaku telah membunuh anak kandungnya....

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI)

Zero Click dan Crawler AI, Industri Media Hadapi Tekanan Ganda

Editor
21 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Wahyu Dhyatmika, menegaskan bahwa industri media Indonesia tengah menghadapi double squeeze...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.