• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 8 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Energi ‘Sunda’ di Hari Jadi Garut Ke-213

Editor
Kamis, 19 Februari 2026 - 09:25
‎(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Diskominfo Kab. Garut)

‎(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Diskominfo Kab. Garut)

SATUJABAR, GARUT KOTA – Energi ‘Sunda’ itu terasa menyeruak di area Pusat Kota Garut bersamaan dengan Hari Jadi Garut Ke-213.

Bertempat di Lapangan Oto Iskandar Di Nata atau Alun-Alun Garut, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213 yang digelar di Lapangan Oto Iskandar Di Nata atau Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Rabu (18/2/2026).

RelatedPosts

Toko Buku Dahlan, Toko Buku Legenda di Kota Bandung

Temuan PPATK, Ada ASN Jabar Main Judi Online hingga Rp.800 Juta

Bandara Husein Akan Layani Lagi Rute Singapura dan Malaysia

Upacara ini menjadi puncak peringatan Hari Jadi Garut ke-213 yang mengusung tema “Garut Gumiwang Tanjeur Dangiang”, yang turut dihadiri oleh Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, Bupati Garut ke-26, Rudy Gunawan, dan tamu undangan lainnya.

Upacara tahun ini tampil berbeda dengan balutan kental budaya Sunda. Rangkaian acara diawali dengan prosesi adat Mapag Papayung Agung yang diiringi Seni Reog dan Angklung Buncis dari Gabungan Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Kemeriahan semakin memuncak dengan penampilan Tari Rampak Rayak-Rayak yang dibawakan secara kolosal oleh 213 penari, melambangkan usia kabupaten yang dijuluki Swiss van Java ini.

Upacara yang dipimpin oleh Komandan Upacara yaitu Inspektur Pembantu IV, Bambang Hernowo ini juga diwarnai dengan penampilan lagu-lagu bertema daerah, di antaranya lagu “Garut Bangkit Garut Berprestasi” ciptaan Asep Kosasih Oleh Bale Seni Megasari, “Garut Jang Dunya” oleh Pleasure Noise, hingga “Garut Hebat” oleh Berliana Nurfadilah Fitri dan Dafa Al Zackie Syahpoetra.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menekankan bahwa esensi terdalam dari peringatan HJG ke-213 adalah rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang dirasakan warga Garut.

“Sementara itu kita pun menyadari masih banyak hal yang harus ditingkatkan, Garut terus melakukan upaya untuk mengurangi berbagai disperitas, yaitu kondisi belum seimbangnya atau belum adanya kesetaraan terutama pada aspek perekonomian, pendidikan dan kesehatan, termasuk infrastruktur,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa momentum HJG kali ini bukan sekadar seremoni, melainkan sarana untuk mengaktualisasikan visi “Garut Hebat dan Berkelanjutan”. Visi ini merupakan representasi cita-cita kepemimpinan Bupati Abdusy Syakur Amin dan Wakil Bupati, Putri Karlina untuk membangun daerah yang berdaya saing, berkeadilan wilayah, dan tetap berpijak pada nilai-nilai tradisi.

‎(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Diskominfo Kab. Garut)
‎(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Diskominfo Kab. Garut)

Ada yang istimewa pada peringatan tahun ini. Syakur menerangkan, Pemkab Garut menghadirkan kembali ruh budaya Sunda melalui berbagai ornamen dan prosesi sejarah, seperti “Mapag Hurip Gumiwang Cigarut” yaitu penelusuran jejak sejarah asal-usul Garut hingga “Napak Darma Lingga Buana” yaitu prosesi simbolis di titik nol kilometer Garut sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur.

“Rangkaian ini, bukan sekedar seremoni melainkan simbol penguatan identitas penghormatan terhadap asal-usul serta pengingat tanggung jawab kita bersama dalam melanjutkan pembangunan Garut ke masa depan,” katanya.

Mengusung tema “Garut Gumiwang Tanjeur Dangiang”, Pemkab Garut mengirimkan pesan kuat tentang semangat kolektif untuk membuat Garut kembali bersinar dan gemilang. Bupati Garut mengajak seluruh komponen pemerintah dan masyarakat untuk bersatu padu.

Kami memiliki harapan tinggi kepada jajaran pemerintahan dan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Garut untuk secara bersama-sama untuk menjadikan momentum Peringatan Hari Jadi Garut ke-213 ini sebagai sarana untuk mengembangkan kebersamaan secara komunal rekam rangka membangun daerah yang kita cintai,” tutupnya.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan peninjauan Pameran Sejarah Garut, stand Gelar Pangan Murah dan Gelar Pangan Olahan, Cek Kesehatan Gratis, stan Seniman Cukur Garut, Garut Hebat, dan BJB Cabang Garut.

Tags: Hari jadi Garut

Related Posts

Toko Buku Dahlan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Toko Buku Dahlan, Toko Buku Legenda di Kota Bandung

Editor
8 Juli 2026

64 Tahun adalah waktu yang sangat panjang bagi Toko Buku Dahlan dalam melayani masyarakat. Di tengah pesatnya perkembangan belanja daring...

Ilustrasi judi online.(Foto:Istimewa).

Temuan PPATK, Ada ASN Jabar Main Judi Online hingga Rp.800 Juta

Editor
8 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), mengungkap temuan banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) terlibat aktivitas judi online....

Bandara Husein Sastranegara.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bandara Husein Akan Layani Lagi Rute Singapura dan Malaysia

Editor
8 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Bandara Husein Sastranegara menurut rencana akan diaktivasi lagi pada 17 September 2026. Seiring dengan rencana itu, terbuka...

Piala Dunia 2026.(Image: X)

Piala Dunia 2026: Tekuk Mesir 3-2, Argentina Melaju

Editor
8 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Piala Dunia 2026 memasuki babak 16 besar, Selasa 7 Juli 2026 atau Rabu 8 Juli 2026 WIB,...

Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM) Modi yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (07/07/2026).(Foto: BPMI Setpres)

Indonesia-India Komitmen Jaga Perdamaian Dunia

Editor
7 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dan India untuk terus memperkuat kerja sama dalam menjaga perdamaian dan...

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyerahkan Surat Keputusan kepada Ketua Presidium Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI) Pusat, Naen Suryono, di Sasana Adirasa Pangeran Sambernyawa, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. (Foto: Dok. Kemenbud)

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Ditetapkan 13 Juli

Editor
7 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah melalui Keputusan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 135 Tahun 2026 tentang Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat