• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 10 Februari 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Artificial Intelligence Kuras Nilai Jurnalisme, Pemerintah Dorong Hak Penerbit dan Kompensasi Adil

Editor
Selasa, 10 Februari 2026 - 06:50
Wamenkomdigi Nezar Patria menjadi narasumber dalam diskusi Transformasi Digital Pers: Menjaga Ekosistem, Bukan Sekedar Teknologi dalam Konvensi Nasional Media Massa 2026 di Hotel Aston Serang, Banten, Minggu (08/02/2026). Foto: Ardi W/Komdigi

Wamenkomdigi Nezar Patria menjadi narasumber dalam diskusi Transformasi Digital Pers: Menjaga Ekosistem, Bukan Sekedar Teknologi dalam Konvensi Nasional Media Massa 2026 di Hotel Aston Serang, Banten, Minggu (08/02/2026). Foto: Ardi W/Komdigi

SATUJABAR, JAKARTA – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan artifisial bukan ancaman karena menggantikan wartawan.

Menurutnya, ancaman utama saat ini praktik pengambilan nilai jurnalisme tanpa pengembalian yang adil.

RelatedPosts

HPN 2026: Mensesneg Ajak Pers Jadi Pilar Kemajuan Bangsa

HPN 2026: Harapan Wali Kota Bandung Terwujudnya Pers Sehat untuk Bangsa Kuat

Duh! Angka Perceraian di Kota Bandung Tembus 7 Ribu Selama 2025, Begini Respon Pemkot Bandung

Konten media diserap oleh platform dan mesin AI, lalu disajikan kembali dalam bentuk ringkasan.

Media kehilangan trafik, pendapatan, dan posisi strategisnya sebagai rujukan publik.

“Ancaman terbesar jurnalisme hari ini bukan wartawan digantikan oleh artificial intelligence, tetapi nilai jurnalisme diekstraksi tanpa pengembalian yang adil kepada media,” jelasnya dalam Talk Show Konvensi Nasional Media Massa Hari Pers Nasional 2026: “Pers, AI, dan Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik” di Serang, Banten, Minggu (08/02/2026).

Menurut Wamen Nezar Patria, disrupsi AI menyentuh seluruh rantai ekosistem media.

Dampaknya tidak hanya pada ruang redaksi, tetapi juga pada kualitas informasi yang diterima masyarakat.

“Proses jurnalistik yang berbasis verifikasi dan kerja lapangan tergerus oleh konsumsi ringkasan instan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ringkasan mesin tidak setara dengan karya jurnalistik. Jurnalisme menghadirkan konteks, disiplin verifikasi, dan wajah manusia di balik peristiwa.

“Yang dibaca publik akhirnya bukan karya jurnalistik, melainkan ringkasan mesin. Di situ banyak nuansa dan kemanusiaan yang hilang,” ujarnya.

Menurut Wamen Nezar, masa depan media ditentukan oleh jurnalisme yang tidak bisa direplikasi mesin.

Liputan lapangan, investigasi, dan cerita komunitas menjadi pembeda di tengah banjir konten sintetis.

“Jika media hanya bergantung pada platform tanpa kekhasan, kita akan diseragamkan oleh mesin kecerdasan buatan,” katanya.

Oleh karena itu, Pemerintah menegaskan kehadiran negara dalam menjaga ekosistem informasi publik.

Kebijakan hak penerbit, transparansi penggunaan konten oleh teknologi AI, serta prinsip kompensasi yang adil bagi industri media menjadi bagian dari arah kebijakan digital nasional.

“Langkah ini ditujukan untuk menjaga keberlanjutan jurnalisme berkualitas dan melindungi hak publik atas informasi yang utuh dan dapat dipercaya,” tegas Wamenkomdigi Nezar Patria.

Tags: hari pers nasionalHPN 2026Nezar Patriawamenkomdigi

Related Posts

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.(Foto: Setneg)

HPN 2026: Mensesneg Ajak Pers Jadi Pilar Kemajuan Bangsa

Editor
10 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, mewakili Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah, menyampaikan ucapan selamat Hari Pers...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Foto: Dok. Humas Kota Bandung)

HPN 2026: Harapan Wali Kota Bandung Terwujudnya Pers Sehat untuk Bangsa Kuat

Editor
10 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan berharap peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat...

Ilustrasi pernikahan.(Foto:Istimewa).

Duh! Angka Perceraian di Kota Bandung Tembus 7 Ribu Selama 2025, Begini Respon Pemkot Bandung

Editor
10 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Angka perceraian di Kota Bandung disebut masuk kategori tinggai menjadi perhatian Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Farhan...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat berkunjung ke pasar tradisional.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Harus Optimis! Wali Kota Farhan Sebut Ekonomi Kota Bandung Menuju 8 Persen

Editor
10 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Pertumbuhan ekonomi Kota Bandung pada triwulan IV 2025 mencapai 5,3 persen (year on year). Wali Kota Bandung,...

Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas A.M. Djiwandono.(Foto: Dok. Bank Indonesia)

PROFIL: Thomas A.M. Djiwandono, Deputi Gubernur Bank Indonesia yang Awali Karir Sebagai Wartawan

Editor
10 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Thomas A.M. Djiwandono lahir di Jakarta pada Mei 1972. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Studi Sejarah di Haverford...

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Thomas A.M. Djiwandono.(Foto: Dok. Bank Indonesia)

Thomas A.M. Djiwandono Resmi Jabat Deputi Gubernur Bank Indonesia

Editor
10 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Thomas A.M. Djiwandono resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia pada Senin (9/2/2026). Thomas mengucapkan sumpah jabatan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.