• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tragis! Bocah di Sukabumi Tewas Tertembak Senapan Angin Ayah Tiri

Editor
Senin, 09 Februari 2026 - 02:26
Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUKABUMI–Seorang bocah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, bernasib malang, menemui ajal di tangan ayah tirinya. Nyawa bocah perempuan berusia 6 tahun tersebut, tidak tertolong saat dalam perawatan di rumah sakit, setelah tertembak senapan angin yang tiba-tiba meletus hingga pelurunya menembus kepala korban.

Bocah perempuan 6 tahun berinisial SH, warga Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, menjadi korban kelalaian ayah tirinya. Korban luka parah setelah tertembak senapan angin miliknya ayah tirinya, AS, berusia 35 tahun, saat sedang dibersihkan hingga menembus kepala

RelatedPosts

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya

Pria ART Bunuh Profesor Petrus di Sukabumi Gegara Gaji 5 Bulan Tidak Dibayar

Sapi Kaki Enam Sabet Gelar Juara Satu Sapi Unik di Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026

Nyawa korban tidak tertolong setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Betha Medika, Sukabumi. Korban dilaporkan menghembus nafas terakhir, pada Minggu (08/02/2026) malam.

Plt Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, membenarkan, telah menerima informasi kematian SH, bocah 6 tahun, pada Minggu malam, sekitar pukul 22.00 WIB. SH menjadi korban ketidaksengajaan SU, ayah tirinya yang sedang membersihkan senapan angin jenis PCP miliknya, tiba-tiba meletus hingga peluru berkaliber 4,5 mm menembus kepala korban.

“Betul, korban SH, meninggal dunia pada Minggu malam, sekitar pukul 22.00 WIB dalam perawatan di rumah sakit,” ujar Ade Ruli saat dikonfirmasi wartawan, Senin (09/02/2026).

Ade Ruli mengatakan, sejak menerima laporan insiden kecelakaan yang menimpa korban dari masyarakat, pihak kepolisian Satreskrim Polres Sukabumi Kota, langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), dan melakukan proses penyelidikan. Namun, hingga korban meninggal dunia, pihak keluarga belum membuat laporan resmi.

“Langkah yang telah dilakukan pihak kepolisian, dalam hal ini Satreskrim Polres Sukabumi Kota, telah mendatangi TKP dan melakukan upaya penyelidikan. Kami bergerak atas dasar informasi dari masyarakat,” kata Ade Ruli.

Ade Ruli menjelaskan, pihak keluarga dan kepala desa setempat, sebelumnya mengajukan permohonan agar laporan polisi tidak dibuat. Saat itu, fokus keluarga adalah upaya pertolongan dan perawatan korban di rumah sakit.

“Korban telah meninggal dunia, pihak keluarga tetap tidak membuat laporan polisi, mungkin alasan tidak disengaja. Langkah hukum selanjutnya bergantung pada laporan polisi,” jelas Ade Ruli.

Ade Ruli menegaskan, Satreskrim Polres Sukabumi Kota siap melanjutkan proses penyelidikan secara menyeluruh, jika laporan resmi telah dibuat. Saksi-saksi, teemasuk ayah tiri korban telah dimintai keterangan, namun penyelidikan lanjutan tetap menunggu laporan resmi dari pihak keluarga.

Insiden korban tertembak senapan angin milik ayah tirinya, terjadi pada Jum’at (06/02/2026) siang, sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, AS sedang membersihkan senapa angin di teras rumahnya, yang tiba-tiba meletus dan pelurunya mengenai kepala korban.

“Saat kejadian, ayahnya (AS) sedang membongkar dan memberaihkan popor senapan angin miliknya di teras rumah. Senapan angin tiba-tiba meletus hingga pelurunya mengenai bagian kepala dan menembus ke belakang,” ujar Kapolsek Kadudampit, Ipda Suhendar.

Melihat korban ambruk, AS bersama istrinya langsung membawanya ke Puskesmas Kadudampit. Korban yabng mengalami luka serius, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Betha Medika, Sukabumi, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, hingga akhirnya tidak tertolong.

Tags: Bocah 6 Tahun Tertembak Senapan Ayah Tirijawa baratKabupaten SukabumiKecamatan KadudampitPolres Sukabumi KotaSatreskrim Polres Sukabumi Kota

Related Posts

Sejumlah rumah di Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sumba Barat, dan Kabupaten Sumba Timur mengalami kerusakan akibat gempabumi berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah setempat, pada Minggu (4/10). (Foto: BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya)

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya

Editor
4 Oktober 2026

JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan M6,1 mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10) pukul 05.55...

PA alias Agus (41), pelaku pembunuhan Profesor Petrus Pallangan (71) saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Cibadak, Sukabumi.(Foto:Istimewa).

Pria ART Bunuh Profesor Petrus di Sukabumi Gegara Gaji 5 Bulan Tidak Dibayar

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Profesor Petrus Pallangan, pria berusia 71 tahun, tewas dibunuh asisten rumah tangga (ART) di rumahnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa...

Sapi kaki enam ras Madura milik TKT Farm Boyolali yang berhasil meraih Juara I pada kelas sapi unik.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Sapi Kaki Enam Sabet Gelar Juara Satu Sapi Unik di Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG - Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Kabupaten Bogor menghadirkan beragam keunikan dan potensi peternakan dari berbagai daerah....

Car Free Day (CFD) Dago.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

CFD Dago, Buahbatu, Braga Kembali Hadir Digelar : Warga Antusias

Editor
4 Oktober 2026

BANDUNG - Setelah sempat dihentikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menggelar Car Free Day (CFD) Dago dan Buahbatu. Tak hanya...

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon saat membuka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026 di Gelora Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/10).(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Kabupaten Bogor Dipilih sebagai Titik Awal FMTI Karena Kekayaan Musik Tradisinya

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Kabupaten Bogor dinilai memiliki alasan kuat menjadi titik awal pelaksanaan Festival...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Minggu 4/10/2026 Antam Rp 2.574.000 Per Gram

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 4/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.574.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.