• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 8 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Aturan Baru Bulutangkis: Maksimal 25 Detik Bagi Pemain Pukul Kok Saat Server

Editor
Kamis, 08 Januari 2026 - 05:56
Arena bulutangkis.(Foto: Dok. PBSI)

Arena bulutangkis.(Foto: Dok. PBSI)

SATUJABAR, JAKARTA – Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) akan menerapkan aturan baru terkait Time Clock dan permainan berkelanjutan (continuous play) guna meningkatkan konsistensi penegakan peraturan serta mengurangi penundaan di antara reli. Aturan ini sudah mulai diuji coba dalam turnamen BWF World Tour tertentu, termasuk Daihatsu Indonesia Masters 2026 yang akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta pada tanggal 20–25 Januari 2026.

Dilansir laman PBSI, melalui sistem Time Clock, pemain—khususnya server—memiliki waktu maksimal 25 detik untuk bersiap melakukan servis berikutnya setelah sebuah reli berakhir. Time Clock akan mulai menghitung mundur sejak wasit memasukkan skor reli sebelumnya. Penerapan sistem ini memberikan ukuran waktu yang objektif sehingga mengurangi unsur subjektivitas dalam penilaian wasit terhadap penundaan permainan.

RelatedPosts

Asian Para Games 2026: NPC Indonesia Gelar Doa Bersama

Asian Games 2026: Bonus Miliaran Rupiah dari PBSI untuk Tim Bulutangkis

Atmosfer Grand Prix of Indonesia 2026 Mulai Terasa

BWF juga menegaskan kejelasan mengenai aktivitas yang diperbolehkan pemain di antara reli. Selama waktu 25 detik tersebut, pemain dapat melakukan berbagai aktivitas di sisi lapangan, seperti mengelap handuk, minum, mengikat tali sepatu, hingga menggunakan semprotan dingin yang diaplikasikan sendiri tanpa perlu izin wasit. Namun demikian, penerima servis tetap wajib mengikuti tempo server dan tidak diperkenankan memperlambat jalannya permainan.

Dalam pertandingan yang menggunakan Time Clock, permintaan pergantian shuttlecock harus diajukan segera setelah reli berakhir dan diselesaikan dalam batas waktu 25 detik. Apabila diperlukan pengepelan lapangan dalam durasi yang lebih lama, wasit mempunyai wewenang untuk menghentikan Time Clock. Sementara itu, untuk pengepelan singkat, Time Clock tetap akan berjalan.

BWF menegaskan bahwa jika peraturan ini diberlakukan maka wasit memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi atas penundaan waktu yang tidak semestinya, mulai dari peringatan (verbal warning),kartu kuning (yellow card) hingga kartu merah (red card) sesuai dengan tingkat dan pengulangan pelanggaran. Sedangkan untuk masa uji coba ini hanya akan diberlakukan peringatan (verbal warning) saja.

Masa uji coba aturan ini akan dievaluasi sebelum ditetapkan secara permanen oleh BWF pada saat AGM meeting atau Council meeting. Jika dinilai berhasil, penerapan Time Clock dan ketentuan permainan berkelanjutan ini akan diberlakukan secara penuh sepanjang tahun 2026. Untuk pertandingan yang belum menggunakan Time Clock, penilaian penundaan tetap dilakukan seperti sebelumnya, dengan penekanan bahwa penerima servis harus mengikuti tempo server.

Tags: Aturan Baru BulutangkisPBSI

Related Posts

National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia) menggelar acara doa bersama untuk kesuksesan tim Indonesia di Asian Para Games Nagoya 2026 dan IFCPF World Cup 2026 di Kusuma Sahid Prince Hotel, Solo, Jawa Tengah. (foto: NPCI)

Asian Para Games 2026: NPC Indonesia Gelar Doa Bersama

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia) menggelar acara doa bersama untuk kesuksesan tim Indonesia di Asian Para...

Ketua Umum PP PBSI M. Fadil Imran beserta Tim Bulutangkis Indonesia Asian Games 2026.(Foto: Humas PBSI)

Asian Games 2026: Bonus Miliaran Rupiah dari PBSI untuk Tim Bulutangkis

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memberikan apresiasi kepada tim Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang sukses memboyong dua medali...

Atmosfer Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 terasa sejak pengunjung tiba di Bandara Internasional Lombok.(Foto: Pertamina)

Atmosfer Grand Prix of Indonesia 2026 Mulai Terasa

Editor
7 Oktober 2026

LOMBOK - Atmosfer Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 terasa sejak pengunjung tiba di Bandara Internasional Lombok. Visual bertema balap,...

Booth Yonex hadir sebagai wujud komitmen dalam mendukung pembinaan bulutangkis nasional dalam HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Barat 2026 yang berlangsung di GOR Bandung, Jalan Jakarta (28 September 2026 – 3 Oktober 2026).(Foto: Istimewa)

Dukung Performa Atlet di Sirnas A Jabar 2026, Yonex Buka Layanan Service

Editor
7 Oktober 2026

BANDUNG - Atmosfer kemeriahan HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Barat 2026 yang berlangsung di GOR Bandung, Jalan Jakarta (28...

Kartu ATM bank bjb Edisi PERSIB

bank bjb Permudah Kepemilikan Kartu ATM bank bjb Edisi PERSIB

Editor
7 Oktober 2026

BANDUNG – bank bjb terus memperkuat transformasi digital sekaligus membangun kedekatan dengan komunitas melalui berbagai inovasi layanan dan produk perbankan...

Menpora RI Erick Thohir membuka Indonesian Padel League (IPL) 2026 di Bandeja Padel Arena, Jalan Karang Bolong VI, Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (6/10) sore. (foto:Andre/kemenpora.go.id)

Indonesian Padel League 2026 Dibuka Menpora Erick

Editor
7 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir membuka Indonesian Padel League (IPL) 2026 di Bandeja Padel Arena,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.