• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 4 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Aturan Baru Bulutangkis: Maksimal 25 Detik Bagi Pemain Pukul Kok Saat Server

Editor
Kamis, 08 Januari 2026 - 05:56
Arena bulutangkis.(Foto: Dok. PBSI)

Arena bulutangkis.(Foto: Dok. PBSI)

SATUJABAR, JAKARTA – Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) akan menerapkan aturan baru terkait Time Clock dan permainan berkelanjutan (continuous play) guna meningkatkan konsistensi penegakan peraturan serta mengurangi penundaan di antara reli. Aturan ini sudah mulai diuji coba dalam turnamen BWF World Tour tertentu, termasuk Daihatsu Indonesia Masters 2026 yang akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta pada tanggal 20–25 Januari 2026.

Dilansir laman PBSI, melalui sistem Time Clock, pemain—khususnya server—memiliki waktu maksimal 25 detik untuk bersiap melakukan servis berikutnya setelah sebuah reli berakhir. Time Clock akan mulai menghitung mundur sejak wasit memasukkan skor reli sebelumnya. Penerapan sistem ini memberikan ukuran waktu yang objektif sehingga mengurangi unsur subjektivitas dalam penilaian wasit terhadap penundaan permainan.

RelatedPosts

Final Piala Uber 2026: Korea Kalahkan Juara Bertahan China, Indonesia Ketiga

KONI Dorong Atlet Sepeda Trek Tambah Pengalaman Tanding

Turnamen Catur Non Master Piala Bupati Kuningan Resmi Dibuka

BWF juga menegaskan kejelasan mengenai aktivitas yang diperbolehkan pemain di antara reli. Selama waktu 25 detik tersebut, pemain dapat melakukan berbagai aktivitas di sisi lapangan, seperti mengelap handuk, minum, mengikat tali sepatu, hingga menggunakan semprotan dingin yang diaplikasikan sendiri tanpa perlu izin wasit. Namun demikian, penerima servis tetap wajib mengikuti tempo server dan tidak diperkenankan memperlambat jalannya permainan.

Dalam pertandingan yang menggunakan Time Clock, permintaan pergantian shuttlecock harus diajukan segera setelah reli berakhir dan diselesaikan dalam batas waktu 25 detik. Apabila diperlukan pengepelan lapangan dalam durasi yang lebih lama, wasit mempunyai wewenang untuk menghentikan Time Clock. Sementara itu, untuk pengepelan singkat, Time Clock tetap akan berjalan.

BWF menegaskan bahwa jika peraturan ini diberlakukan maka wasit memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi atas penundaan waktu yang tidak semestinya, mulai dari peringatan (verbal warning),kartu kuning (yellow card) hingga kartu merah (red card) sesuai dengan tingkat dan pengulangan pelanggaran. Sedangkan untuk masa uji coba ini hanya akan diberlakukan peringatan (verbal warning) saja.

Masa uji coba aturan ini akan dievaluasi sebelum ditetapkan secara permanen oleh BWF pada saat AGM meeting atau Council meeting. Jika dinilai berhasil, penerapan Time Clock dan ketentuan permainan berkelanjutan ini akan diberlakukan secara penuh sepanjang tahun 2026. Untuk pertandingan yang belum menggunakan Time Clock, penilaian penundaan tetap dilakukan seperti sebelumnya, dengan penekanan bahwa penerima servis harus mengikuti tempo server.

Tags: Aturan Baru BulutangkisPBSI

Related Posts

Piala Thomas dan Uber. (Foto: BWF Via PB Djarum)

Final Piala Uber 2026: Korea Kalahkan Juara Bertahan China, Indonesia Ketiga

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Tim Uber Korea Selatan mampu mengalahkan juara bertahan China pada final yang digelar Minggu (3 Mei 2026)...

(Foto: Humas KONI Pusat)

KONI Dorong Atlet Sepeda Trek Tambah Pengalaman Tanding

Editor
3 Mei 2026

Kejuaraan Indonesia Track Cup 1 & 2 Tahun 2026 pada 30 April hingga 6 Mei 2026 dengan diikuti 172 atlet...

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar secara resmi membuka Turnamen Catur Non Master Bupati Cup I Tahun 2024 yang digelar di GOR Ewangga, Kabupaten Kuningan, Sabtu (02/05/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Turnamen Catur Non Master Piala Bupati Kuningan Resmi Dibuka

Editor
3 Mei 2026

Peserta turnamen tidak hanya peserta lokal, tetapi juga dari provinsi lain, seperti Bali dan Balikpapan Kalimantan Timur. SATUJABAR, KUNINGAN -...

Piala Thomas dan Uber. (Foto: BWF Via PB Djarum)

Final Piala Thomas dan Uber 2026: Akankah Cina Kawinkan Lagi Gelar Juara?

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Tim Thomas China dan Tim Uber China mampu melaju ke babak final usai mampu mengalahkan lawan-lawan mereka....

Liga Inggris Juara, leicester city,manchester city,brentford,arsenal,brighton,west ham,chelsea,newcastle united,tottenham hotspur,bournetmouth,chelsea,Chelsea vs Bournemouth,ipswich,arsenal,tottenham hotspur,wolves,tottenham,bournemouth,wolves,liga primer inggris 2025/2026

Liga Primer Inggris 2025-2026: Menang 3-0 dari Fulham, Moral Arsenal Bangkit

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Kandidat juara Liga Primer Inggris Arsenal mampu melaju usai kalahkan tim sesama London, Fulham dengan skor telak...

La Liga,las palmas,real madrid,barcelona,sevilla,celta,atletico,rayo,real betis,leganes,antony,alaves

La Liga 2025-2026: Barca di Ambang Juara?

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Klub Catalan, Barcelona di ambang juara usai mampu menang di kandang Osasuna 2-1 pada laga pekan ke-34...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.