SATUJABAR, BANDUNG–Peristiwa tabrakan melibatkan sepeda motor dan mobil, terjadi di Jalan A.H. Nasution, Kota Bandung, Jawa Barat. Dalam kecelakaan lalu-lintas tersebut, pengendara sepeda motor, seorang mahasiswa tewas di lokasi kejadian
Peristiwa tabrakan melibatkan sepeda motor Honda Beat dan mobil Daihatsu Blind Van, di Jalan A.H. Nasution, Kota Bandung, terjadi Selasa (06/01/2026) pagi, sekitar pukul 03.30 WIB. Tabrakan terjadi tepat di depan Gedung LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur-an) Jawa Barat, Kelurahan Karang Pamulang, Kecamatan Mandalajati.
Dalam kecelakaan lalu-lintas tersebut, pengendara sepeda motor, seorang mahasiswa berinisial DMR, warga Cibeunying Kidul, Kota Bandung, tewas di lokasi kejadian. Sementara pengemudi mobil Daihatsu Blind Van, Ahmad Jaelani, warga Cililin, Kabupaten Bandung Barat, selamat.
“Korban pengendara sepeda motor berinisial DMR, meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban seorang mahasiswa, warga Cibeunying Kidul, Kota Bandung,” ujar Kepala Unit (Kanit) Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry Adi Perdana, dalam keterangannya, Selasa (06/01/2026).
Fiekry menjelaskan, kronologi kejadian berawal saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Cibiru menuju Cicaheum. Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), Jalan A.H. Nasution, tepat depan Gedung LPTQ Jawa Barat, sepeda motor oleng dan melewati garis marka hingga ke luar jalur.
“Tabrakan tidak terhindarkan, saat datang kendaraan Daihatsu Blind Van dari arah berlawanan. Benturan keras membuat korban terlempar dari sepeda motornya hingga luka fatal dan meninggal dunia di TKP,” jelas Fiekry.
Jasad korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan olah TKP, korban diduga kurang berkonsentrasi saat mengendarai sepeda motor.
“Penyebab kecelakaan, karena faktor manusia. Korban diduga kurang berkonsentrasi saat mengendarai sepeda motor, melewati marka dan keluar dari jalur,” ungkap Fiekry.
Kedua kendaraan dalam kondisi layak jalan dan sudah dievakuasi ke Markas Polrestabes (Mapolrestabes) Bandung. Kasusnya sudah dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung.







