• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 23 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Penanganan Bendung Cihamerang Sumedang, Apa yang Sudah Dilakukan?

Editor
Selasa, 09 Desember 2025 - 06:18
Bendung Cihamerang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Bendung Cihamerang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

SATUJABAR, SUMEDANG – Jajaran Pemerintah Kabupaten Sumedang memastikan langkah penanganan Bendung Cihamerang yang saat ini menahan genangan air seluas kurang lebih delapan hektare dengan ketinggian mencapai 30 meter.

“Berbagai upaya terus dilakukan agar risiko bencana dapat diminimalkan, terlebih cuaca hujan yang masih intens,” kata Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir usai Rakor  Penanganan Bendung Cihamerang di Ruang Rapat Bupati Pusat Pemerintahan Sumedang, Senin (8/12/2025) dikutip laman Pemkab Sumedang.

RelatedPosts

TPA Sarimukti Beroperasi Lagi, Pengangkutan Sampah Berangsur Normal

Pemkot Bandung Bilang Kebun Binatang Bandung Masih Ditutup

Arus Wisata Padati Jalur Lembang Bandung Barat, Puncaknya Senin

Sejumlah langkah sudah ditempuh sejak awal, mulai dari penyodetan spillway agar air permukaan bisa mengalir dan tidak terus meninggi. Upaya tersebut dilakukan bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (B2PJN). “Untuk si Cihamerang ini sudah lama. Penyodetan spillway sudah dilakukan agar air mengalir dan tidak terus meninggi. Warga yang terdampak pun sudah beberapa kali mendapatkan bantuan, baik berupa uang maupun sembako, termasuk dukungan dari CKJT dan CV Tintin,” ujarnya.

Bupati Dony menjelaskan, bendung tersebut terbentuk bukan secara alami, melainkan akibat tumpukan tanah disposal saat pembangunan jalan tol. Saluran air yang semula dibuat oleh perusahaan tertimbun sehingga aliran air terhenti dan membentuk bendung. “Secara prinsip ini kewajiban perusahaan. Namun karena perusahaan sudah tidak memiliki kemampuan penanganan, maka ini menjadi tanggung jawab bersama. Yang penting sekarang bagaimana risiko bisa ditekan,” tambahnya.

Dalam rapat koordinasi terbaru bersama BBWS Citarum, BBWS Cimancis, PSDAP Provinsi, pemerintah desa, kecamatan, hingga instansi teknis terkait, diputuskan bahwa fokus saat ini adalah proses pengeringan secara terukur. Selain itu, pemantauan terhadap spillway akan dilakukan secara intensif untuk memastikan aliran air tidak terganggu longsoran kecil yang dapat menghambat pengurangan volume air. “Mulai hari Sabtu, fokusnya pengeringan sambil memperkuat bagian dinding bendungan. Ini penting agar tekanan air tidak menimbulkan risiko jebol. Sekarang pembagian tugas sudah jelas antarinstansi,” tegasnya.

Dikatakannya, selain melakukan tindakan fisik, pemerintah juga melibatkan ahli geologi, ahli tanah, dan ahli hidrologi. Penelitian dilakukan untuk memastikan kondisi struktur tanah, terutama karena lokasi bendungan berada sekitar 400 meter dari jalur Tol Cisumdawu. “Sekarang dilakukan simultan: pengeringan, penataan, pembahasan teknis, dan penelitian tanah. Kita ingin solusi jangka panjang agar persoalan ini tidak berulang,” ujar Bupati Dony.

Bupati meminta masyarakat tetap tenang, namun tetap waspada. “Kepada warga, tidak usah khawatir. Pemerintah bergerak untuk melindungi masyarakat. Langkah-langkah penanganan dilakukan terukur untuk mengurangi risiko bencana. Kita ingin ini tuntas,” katanya.

 

Tags: Bendung Cihamerang Sumedangbupati sumedangDony Ahmad Munir

Related Posts

Tempat pembuangan sampah akhir (TPA) Sarimukti.(Foto. Dok. Humas Pemkot Bandung)

TPA Sarimukti Beroperasi Lagi, Pengangkutan Sampah Berangsur Normal

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung memastikan proses pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti telah...

Singa di Kebun Binatang Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Bilang Kebun Binatang Bandung Masih Ditutup

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung menyatakan bahwa Kebun Binatang Bandung hingga saat ini masih tertutup dan belum beroperasi untuk...

Jalur Lembang dipadati arus kendaraan wisatawan Satlantas Polres Cimahi terapkan sistem one-way.(Foto:Istimewa).

Arus Wisata Padati Jalur Lembang Bandung Barat, Puncaknya Senin

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Satuan Lalu-Lintas (Satlantas) Polres Cimahi, Jawa Barat, bersiaga di jalur wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, yang dipadati kendaraan wisatawan....

Rekayasa lalu-lintas sistem contra flow diterapkan saat arus balik di jalan tol.(Foto:Istimewa).

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terbagi 2 Gelombang

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terbagi dalam dua gelombang. Puncak arus balik pertama diprediksi akan terjadi pada 24...

Petugas kebersihan di Jalan Dago.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Ratusan Personel Siaga Jaga Kebersihan Kota Bandung Selama Libur Lebaran

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menurunkan sebanyak 640 personel untuk memberisihkan 108 titik yang mencakup kawasan wisata, 64 ruas...

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan.(Foto:Istimewa).

1,6 Juta Kendaraan Melintas Jabar Selama Arus Mudik Lebaran 2026

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat mencatat 1,6 juta lebih kendaraan melintas wilayah Jawa Barat selama pelaksanaa n Operasi Ketupat Lodaya 2026....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.