• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Penanganan Bendung Cihamerang Sumedang, Apa yang Sudah Dilakukan?

Editor
Selasa, 09 Desember 2025 - 06:18
Bendung Cihamerang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Bendung Cihamerang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

SATUJABAR, SUMEDANG – Jajaran Pemerintah Kabupaten Sumedang memastikan langkah penanganan Bendung Cihamerang yang saat ini menahan genangan air seluas kurang lebih delapan hektare dengan ketinggian mencapai 30 meter.

“Berbagai upaya terus dilakukan agar risiko bencana dapat diminimalkan, terlebih cuaca hujan yang masih intens,” kata Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir usai Rakor  Penanganan Bendung Cihamerang di Ruang Rapat Bupati Pusat Pemerintahan Sumedang, Senin (8/12/2025) dikutip laman Pemkab Sumedang.

RelatedPosts

Karhutla 2026: Hotspot Turun Jadi 96 Titik

Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

76% Penumpang Whoosh Bayar Pakai QR Code

Sejumlah langkah sudah ditempuh sejak awal, mulai dari penyodetan spillway agar air permukaan bisa mengalir dan tidak terus meninggi. Upaya tersebut dilakukan bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (B2PJN). “Untuk si Cihamerang ini sudah lama. Penyodetan spillway sudah dilakukan agar air mengalir dan tidak terus meninggi. Warga yang terdampak pun sudah beberapa kali mendapatkan bantuan, baik berupa uang maupun sembako, termasuk dukungan dari CKJT dan CV Tintin,” ujarnya.

Bupati Dony menjelaskan, bendung tersebut terbentuk bukan secara alami, melainkan akibat tumpukan tanah disposal saat pembangunan jalan tol. Saluran air yang semula dibuat oleh perusahaan tertimbun sehingga aliran air terhenti dan membentuk bendung. “Secara prinsip ini kewajiban perusahaan. Namun karena perusahaan sudah tidak memiliki kemampuan penanganan, maka ini menjadi tanggung jawab bersama. Yang penting sekarang bagaimana risiko bisa ditekan,” tambahnya.

Dalam rapat koordinasi terbaru bersama BBWS Citarum, BBWS Cimancis, PSDAP Provinsi, pemerintah desa, kecamatan, hingga instansi teknis terkait, diputuskan bahwa fokus saat ini adalah proses pengeringan secara terukur. Selain itu, pemantauan terhadap spillway akan dilakukan secara intensif untuk memastikan aliran air tidak terganggu longsoran kecil yang dapat menghambat pengurangan volume air. “Mulai hari Sabtu, fokusnya pengeringan sambil memperkuat bagian dinding bendungan. Ini penting agar tekanan air tidak menimbulkan risiko jebol. Sekarang pembagian tugas sudah jelas antarinstansi,” tegasnya.

Dikatakannya, selain melakukan tindakan fisik, pemerintah juga melibatkan ahli geologi, ahli tanah, dan ahli hidrologi. Penelitian dilakukan untuk memastikan kondisi struktur tanah, terutama karena lokasi bendungan berada sekitar 400 meter dari jalur Tol Cisumdawu. “Sekarang dilakukan simultan: pengeringan, penataan, pembahasan teknis, dan penelitian tanah. Kita ingin solusi jangka panjang agar persoalan ini tidak berulang,” ujar Bupati Dony.

Bupati meminta masyarakat tetap tenang, namun tetap waspada. “Kepada warga, tidak usah khawatir. Pemerintah bergerak untuk melindungi masyarakat. Langkah-langkah penanganan dilakukan terukur untuk mengurangi risiko bencana. Kita ingin ini tuntas,” katanya.

 

Tags: Bendung Cihamerang Sumedangbupati sumedangDony Ahmad Munir

Related Posts

Pemasangan papan peringatan cegah karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla 2026: Hotspot Turun Jadi 96 Titik

Editor
1 November 2026

JAKARTA - Jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional kembali menurun. Berdasarkan pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan hingga...

Menpora Erick saat menjadi narasumber Beyond Professional Youth Con (BPYC) di Chillax, Jakarta, Minggu (1/11).(foto:Andre/kemenpora.go.id)

Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

Editor
1 November 2026

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyebut bahwa tantangan yang dihadapi oleh generasi muda...

Kereta Cepat Jakarta Bandung atau Whoosh.(Foto: Humas KCIC)

76% Penumpang Whoosh Bayar Pakai QR Code

Editor
1 November 2026

JAKARTA - Sebanyak 76% penggunaan tiket saat proses boarding Kereta Cepat Whoosh pada periode Januari–September 2026 dilakukan melalui tiket digital...

Jalan tol Jasa Marga.(Foto: Humas Jasa Marga)

Pendapatan Usaha Jasa Marga Tumbuh 7,9%, Kuartal III 2026

Editor
1 November 2026

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) mencatatkan kinerja keuangan yang positif hingga kuartal III 2026, didukung oleh kontribusi...

Memasuki Musim Penghujan, Ratusan TPS di Majalengka Rawan Bencana

Musim Hujan 2026/2027: BNPB Terbitkan Delapan Langkah Kesiapsiagaan

Editor
1 November 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan delapan langkah kesiapsiagaan untuk menghadapi musim hujan 2026/2027. Langkah tersebut mencakup pemetaan...

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Cimayor Sumedang

Selamatkan Ayam Piaraan, Pria ASN di Bandung Tewas di Tangan Pencuri

Editor
1 November 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang pria aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tewas di tangan pencuri saat berusaha mempertahankan ayam...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.