• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 4 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kakorlantas Polri Ajak Masyarakat Tertib, Hari Pertama Operasi Zebra 2025 Menjaring 17.169 Pelanggar

Editor
Selasa, 18 November 2025 - 05:05
Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho.(Foto:Istimewa).

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, JAKARTA–Operasi Zebra 2025 hari pertama, menjaring sebanyak 17.169 pelanggar, atau pelanggaran lalu-lintas. Jumlah pelanggaran tersebut, sebagai hasil Operasi Zebra 2025 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Kepala Korps Lalu-Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, mengungkapkan, data jumlah pelanggar, atau pelanggaran lalu-lintas pada hari pertama Operasi Zebra 2025, pada Senin (17/11/2025). Total pelanggaran hasil dari Operasi Zebra 2025 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, mencatat sebanyak 17.169 pelanggar.

RelatedPosts

Pesan Menkomdigi Kepada Jurnalis: Jaga Kebenaran di Tengah Pusaran Arus Informasi Digital

Haji 2026: Sebanyak 74.652 Jemaah Telah Diberangkatkan Per 2 Mei 2026

Peran 6 Tersangka Pelajar dalam Aksi Rusuh di Tamansari Bandung

“Sesuai arahan Bapak Kapolri, tujuan utama dari Operasi Zebra 2025, menciptakan keselamatan di jalan raya menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Fokus utamanya memberikan edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum dengan berbasis data,” ungkap Agus, dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (18/11/2025).

Agus menjelaskan, penegakan hukum pada hari pertama Operasi Zebra 2025, menunjukkan penggunaan teknologi yang kuat dan pola tindakan terarah. Sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), atau penindakan tilang eletronik, mencatat 6.753 bukti pelanggaran melalui kamera statis, dan perangkat ETLE mobile 4.937 pelanggaran.

“Mekanisme penindakan tilang melalui sistem ETLE, atau tilang elektronik, meningkatkan objektivitas dalam melakukan penindakan. Selain itu, efektif dalam memperkecil kemungkinan terjadi interaksi yang tidak diperlukan di lapangan,” jelas Agus.

Meski begitu, ada juga pelanggar yang masih harus dilakukan penindakan tilang manual saat hari pertama Operasi Zebra 2025. Ada juga pengendara tidak ditindak, hahya diberikan teguran.

“Totak ada 623 penindakan tilang manual di lapangan, karena alasan belum terjangkau perangkat elektronik, tetapi memiliki karakteristik resiko keselamatan yang tinggi. Selain itu, terdapat 21.145 pelanggaran, hanya diberikan teguran sebagai upaya pembinaan sekaligus peringatan di lapangan buat pengendara untuk merubah perilaku,” tegas Agus.

Sebanyak 17.619 pelanggar pada hari pertama Operasi Zebra 2025, meliputi pengendara roda dua, atau sepeda motor tidak mengenakan helm sesuai aturan, pelanggaran marka jalan, melawan arus, pengendara di bawah umur, serta aktivitas balapan liar. Pelanggar pengendara roda empat, tidak patuh terhadap sabuk keselamatan, menggunakan ponsel (telepon selular) saat mengemudi, serta tidak mematuhi rambu lalu-lintas.

Pola pelanggaran dalam berkendara dan berlalu-lintas, menunjukkan perilaku pengendara masih menjadi faktor dominan dalam mempengaruhi keselamatan di jalan raya. Operasi Zebra 2025 hari pertama, juga mencatat sebanyak 46 kejadian kecelakaan lalu-lintas di seluruh wilayah Indonesia, dengan korban meninggal dan luka-luka.

“Dari kejadian kecelakaan, terdapat empat korban meninggal dunia, 14 korban luka berat, dan 53 korban luka ringan. Nilai kerugian material mencapai Rp.224.450.000, menunjukan dampak ekonomi yang ditimbulkan dari kejadian tersebut,” tambah Agus.

Kejadian kecelakaan banyak ditemukan di ruas non tol, dengan karakteristik jalur dua arah, dan tingkat kepadatan tinggi. Faktor manusia menjadi komponen penyebab sebagai analisis awal, faktor kelalaian, kurangnya kewaspadaan, kecepatan tidak sesuai, mengubah arah kendaraan secara mendadak.

Pada hari pertama Operasi Zebra 2025, tidak terdapat gangguan menonjol yang menghambat pelaksanaan operasi di seluruh wilayah di Indonesia. Situasi dan kondisi mencerminkan kesiapan satuan wilayah dalam mengelola operasi dan menjalankan tugas sesuai rencana.

Agus mengajak masyarakat, khususnya pengguna jalan raya untuk tertib berkendara dan berlalu-lintas dengan mematuhi peraturan, dan rambu-rambu. Indikator keberhasilan Operasi Zebra 2025, bukan terletak pada jumlah penindakan, melainkan pada kemampuan operasi dalam menurunkan kecelakaan, membangun kesadaran masyarakat agar tertib dalam berkendara, patuh terhadap aturan, dan selamat di jalan raya.

Tags: Irjen Pol. Agus SuryonugrohojakartaKakorlantas PolriKorlantas PolriOperasi Zebra 2025 Hari Pertama Jaring 17.169

Related Posts

Menkomdigi Meutya Hafid memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 di Car Free Day Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (03/05/2026). Foto: Ahmad Tri Hawaari/Komdigi

Pesan Menkomdigi Kepada Jurnalis: Jaga Kebenaran di Tengah Pusaran Arus Informasi Digital

Editor
3 Mei 2026

Insan pers dituntut untuk tetap menjaga nilai dan manfaat berita bagi publik di tengah tekanan kecepatan produksi informasi. SATUJABAR, JAKARTA...

Jemaah haji Indonesia.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Haji 2026: Sebanyak 74.652 Jemaah Telah Diberangkatkan Per 2 Mei 2026

Editor
3 Mei 2026

Dari sisi layanan kesehatan, sebanyak 6.823 jemaah jalani rawat jalan. 117 dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 141...

Aksi anarkis diwarnai pembakaran fasilitas umum di kawasan Tamansari, Kota Bandung, Jum'at (01/05/2026) malam.(Foto:Istimewa).

Peran 6 Tersangka Pelajar dalam Aksi Rusuh di Tamansari Bandung

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat mengungkap peran enam tersangka dalam aksi rusuh merusak dan membakar fasilitas umum di kawasan Tamansari, Kota...

Kebun Binatang Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Seleksi Pengelola Kebun Binatang Bandung Akan Diperpanjang

Editor
3 Mei 2026

Pemkot Bandung telah mengundang 85 lembaga atau pihak potensial untuk mengikuti proses seleksi tersebut. Namun, belum semua pihak memberikan respons....

Ilustrasi aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam (Foto:Istimewa).

Pemuda di Cianjur Tewas Dihajar Golok Bertubi-tubi Pria Berhelm

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, CIANJUR--Seorang pemuda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menjadi korban kebrutalan pria behelm yang menganiayanya seca sadis. Korban bernama Agit...

Ilustrasi aksi pengeroyokan.(Foto:Istimewa).

Dipicu Dendam, Pemuda di Sukabumi Tewas Dikeroyok

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Aksi pengeroyokan menewaskan seorang pemuda di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Aksi pengeroyokan dipicu dendam pelaku terhadap korban yang melakukan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.