• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 31 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Game PUBG Akan Dibatasi Usai Insiden Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Editor
Selasa, 11 November 2025 - 02:31
PUBG

pubg.com

SATUJABAR, BANDUNG – Game PUBG rencananya akan dibatasi di Indonesia menyusul tragedi ledakan di area masjid SMAN 72 Jakarta Utara, ketika masyarakat sedang melaksanakan ibadah Shalat Jum’at 7 November 2025.

Sebagai sebuah produk simulasi permainan, PUBG memang ibarat pedang bermata dua. Satu sisi mengasah sesuatu yang baik dan produktif. Tetapi di sisi lain, dapat menyebabkan dampak negative.

RelatedPosts

Ubud Open Studios 2026 Digelar 5-7 Juni 2026

Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Tawarkan Pengalaman Bersantap Penuh Cita Rasa

Masjid Jaza Jalan Trunojoyo Bandung, Semula Tempat Hiburan

Berikut dampak positif dan negatif dari pemainan PUBG yang dihimpun dari berbagai sumber.

 

Positif

  1. Mampu mendorong kemampuan strategi & perencanaan: PUBG menuntut pemain untuk membuat keputusan cepat, merencanakan posisi, dan mengatur strategi tim.
  2. Dapat melatih koordinasi tangan–mata: Gameplay FPS/TPS yang intens dapat meningkatkan respons, refleks, dan koordinasi motorik halus.
  3. Membentuk kerja sama tim & komunikasi: Mode squad mendorong kerja sama, komunikasi efektif, pembagian peran, dan kepemimpinan.
  4. Menghadirkan hiburan & pelepas stress: Bagi banyak orang, PUBG adalah tempat untuk bersantai, hangout online, dan menghibur diri.
  5. Membuka peluang karier di e-sports dan konten: PUBG punya ekosistem kompetitif—bisa membuka peluang menjadi pro player, streamer, atau content creator.

 

Negatif

  1. Bikin candu: Jika tidak dikendalikan, bisa memengaruhi waktu belajar, bekerja, atau tidur.
  2. Memicu stres dan luapan emosi: Rank push, kompetisi tinggi, dan toxic chat bisa memicu emosi atau frustrasi.
  3. Dapat mengganggu kesehatan: Kurang tidur, mata Lelah, postur tubuh buruk, kurang aktivitas fisik
  4. Pengaruh perilaku agresif (pada sebagian orang): Bukan karena game-nya langsung membuat agresif, tapi intensitas bermain + emosi bisa memengaruhi suasana hati pemain tertentu.
  5. Pengeluaran uang (in-app purchase): Skin, crate, RP, dan event dapat membuat pemain menghabiskan uang lebih banyak dari yang direncanakan
Tags: pubg

Related Posts

Open Ubud Studios.(Foto: Humas Kemenpar)

Ubud Open Studios 2026 Digelar 5-7 Juni 2026

Editor
29 Mei 2026

SATUJABAR, UBUD- Ubud Open Studios 2026 kembali digelar pada 5–7 Juni 2026 dan menjadi salah satu festival seni paling bergengsi...

Promo Swiss-Belresort Dago

Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Tawarkan Pengalaman Bersantap Penuh Cita Rasa

Editor
28 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Swiss-Belresort Dago Heritage dengan bangga memperkenalkan promo Food & Beverage terbaru di Swiss-Kitchen, yang menghadirkan pilihan hidangan...

Masjid Jaza di Jalan Trunojoyo Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Masjid Jaza Jalan Trunojoyo Bandung, Semula Tempat Hiburan

Editor
26 Mei 2026

Masjid Jaza di Jalan Trunojaya Bandung menjadi magnet baru yang menghadirkan ruang positif untuk anak muda Bandung. Seperti diliput Tim...

Diabetes

Lonjakan Diabetes pada Remaja: Gaya Hidup jadi Faktor Utama

Editor
25 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Lonjakan diabetes pada remaja didorong salah satunya akibat gaya hidup. Penyakit diabetes tipe 2 yang dahulu identik...

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Oslo kembali menyelenggarakan festival Indonesia melalui kegiatan “Indonesia Spice Up Oslo 2026: Jajan Yuk!” yang berlangsung di Youngstorget, Oslo, pada Sabtu (23/5).(Foto: Kemlu)

KBRI Oslo Gelar Indonesia Spice Up Oslo 2026

Editor
25 Mei 2026

SATUJABAR, OSLO — KBRI di Oslo kembali menyelenggarakan festival Indonesia melalui kegiatan “Indonesia Spice Up Oslo 2026: Jajan Yuk!” yang...

Kit deteksi dini DBD karya BRIN.(Image: Humas BRIN)

Kit Deteksi Dini DBD Karya BRIN, Hasil Keluar 3 Menit

Editor
24 Mei 2026

SATUJABAR, TANGERANG SELATAN – Kit deteksi dini DBD atau Demam Berdarah Dengue karya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mampu...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.