• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 18 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bupati Bogor Gaspol Beresin Rumah Tak Layak Huni, Target 3 Tahun Tuntas

Editor
Jumat, 26 September 2025 - 07:19
Bupati Bogor Gaspol Beresin Rumah Tak Layak Huni, Target 3 Tahun Tuntas

(Foto: Humas Pemkab Bogor)

SATUJABAR, CIBINONG – Pemkab Bogor serius ngegas buat ningkatin kesejahteraan warganya. Salah satu program andalannya: percepatan penanganan rumah tidak layak huni (Rutilahu).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bilang kalau dirinya nggak mau setengah-setengah. Targetnya jelas, semua Rutilahu di Bogor—yang jumlahnya sekitar 14 ribu unit—harus kelar maksimal tiga tahun. Padahal sebelumnya diproyeksikan butuh lima tahun.

RelatedPosts

Kemenhut Tuntaskan Kasus Perdagangan 10,87 Kg Sisik Trenggiling dan 16 Pasang Paruh Rangkong di Sumatera Barat

Jaring Pasar Wisata Edukasi Australia, Kemenpar Gaet 43 Pemuda Jelajahi Jakarta

Asap Karhutla Terpantau di Jabodetabek, Tapi Cuman Sesaat

“Warga nggak bisa nunggu terlalu lama buat punya rumah yang lebih layak. Makanya kita percepat biar segera dirasakan manfaatnya,” tegas Rudy melalui keterangan resmi.

Di APBD Perubahan 2025, Pemkab Bogor sudah siapin perbaikan sekitar 3.750 unit rumah. Lokasinya tersebar di 40 kecamatan dan 416 desa. Nggak sendirian, Pemkab juga gandeng TNI, Polri, sampai program pusat lewat DPR RI supaya pembangunan makin cepat dan nggak tumpang tindih.

Biar tepat sasaran, data penerima bantuan diverifikasi ketat dari level RT/RW, desa, sampai Dinas Perumahan. Rudy juga optimis, kemampuan keuangan daerah bisa menopang program ini. Apalagi ekonomi Bogor lagi stabil—dari perdagangan, industri kecil, sampai pariwisata.

“Di APBD Perubahan nanti, kita fokusin anggaran ke Rutilahu. Kita pengen masyarakat bisa ngerasain langsung manfaatnya,” tambah Rudy.

Program ini bukan cuma soal perbaikan fisik rumah, tapi juga dihubungkan dengan bantuan sosial dan pemberdayaan warga. Harapannya, rumah layak huni bisa jadi titik awal kehidupan yang lebih sehat, aman, dan sejahtera.

Dengan strategi percepatan ini, Pemkab Bogor yakin bisa pelan-pelan hapus wajah kemiskinan struktural—satu rumah demi satu rumah.

Tags: bupati bogorRudy SusmantoRumah Tak Layak Huni

Related Posts

(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Tuntaskan Kasus Perdagangan 10,87 Kg Sisik Trenggiling dan 16 Pasang Paruh Rangkong di Sumatera Barat

Editor
18 Oktober 2026

PADANG - Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkumhut) Wilayah Sumatera menuntaskan penyidikan perkara perdagangan bagian tubuh satwa dilindungi...

Peserta famtrip edukasi dari University of Tasmania tengah melakukan Walking tour menyusuri kawasan Kota Tua Jakarta, Senin (5/10/2026).(Foto: Humas Kemenpar)

Jaring Pasar Wisata Edukasi Australia, Kemenpar Gaet 43 Pemuda Jelajahi Jakarta

Editor
18 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat penetrasi di pasar Australia melalui segmen wisata edukasi dengan mendukung penyelenggaraan famtrip edukasi bertajuk...

(Image: BMKG)

Asap Karhutla Terpantau di Jabodetabek, Tapi Cuman Sesaat

Editor
17 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menjauhi wilayah...

Dampak gempa di Bogor.(Foto: BMKG)

BMKG: Dampak Gempa Bogor M3,5 dan M4,1, Ratusan Properti Terdampak

Editor
17 Oktober 2026

BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan survei lapangan untuk memverifikasi dampak dua kejadian gempa bumi yang mengguncang...

Pawai Budaya di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pawai Budaya Hari Jadi Kota Bandung Sabtu 24 Oktober 2026

Editor
17 Oktober 2026

BANDUNG - Pawai Budaya Hari Jadi ke-216 Kota Bandung (HJKB) akan menghadirkan keragaman seni, budaya, dan identitas wilayah melalui Karnaval...

Suryadi Ong, Chief of Treasury Permata Bank, dan Suwardi Candra, Division Head, West Java Region Permata Bank, dalam sesi penyerahan plakat dan donasi Permata CERITA 2026 kepada perwakilan Bank Indonesia, Indra Gunawan, Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat; perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bandung, Nina Rahayu, Pengolah Data dan Informasi; serta Mamat, Kepala Sekolah SMP Ganesha.(Foto: Istimewa)

Dari Uang Jajan hingga Transaksi Digital, Permata CERITA 2026 Bekali Remaja dengan Kecakapan Finansial

Editor
17 Oktober 2026

Melibatkan lebih dari 500 Employee Volunteers, Permata CERITA 2026 hadir di 24 kota untuk membekali siswa SMP dengan kemampuan mengambil...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.