• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 5 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Aktivitas G. Lewotobi Laki-laki Meningkat, Badan Geologi Naikkan Tingkat Aktivitas Jadi Awas

Editor
Minggu, 07 September 2025 - 06:16
Gunung Ili Lewotolok di NTT Erupsi.(Foto: Badan Geologi Kementerian ESDM)

Gunung Ili Lewotolok di NTT Erupsi.(Foto: Badan Geologi Kementerian ESDM)

SATUJABAR, BANDUNG – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi meningkatkan status Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas), terhitung mulai Sabtu, 6 September 2025 pukul 10.00 WITA. Masyarakat diminta tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 kilometer dari puncak, serta pada sektor barat daya-timur laut hingga 7 kilometer dari pusat erupsi.

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid menjelaskan bahwa peningkatan aktivitas terlihat jelas dari rekaman kegempaan yang mengindikasikan adanya suplai magma menuju permukaan.

RelatedPosts

Di Bali, Lebaran Mungkin Bersamaan dengan Nyepi, Ini Kata Menteri Agama

Perhatian! Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncak Kemarau di Agustus

Temuan Limbah Medis di Pinggir Jalan KBB, Pemkot: Bukan dari Kota Bandung

“Dalam beberapa waktu terakhir, Gunung Api Lewotobi Laki-laki menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan. Data kegempaan mencatat lonjakan gempa tremor harmonik dan gempa vulkanik dalam, yang mengindikasikan adanya suplai magma baru di kedalaman serta migrasi magma dangkal ke permukaan, meskipun pergerakannya relatif lambat,” ungkapnya di Bandung, Sabtu (6/9).

Selain itu, pemantauan deformasi dengan tiltmeter selama sepekan terakhir menunjukkan pola inflasi atau penggembungan tubuh gunung secara perlahan. Kondisi ini, menurut Wafid, patut diwaspadai karena berpotensi memicu erupsi. Sementara itu, data Global Navigation Satellite System (GNSS) justru memperlihatkan kecenderungan deflasi, yang menandakan aktivitas vulkanik lebih dominan pada kedalaman dangkal.

Seiring dengan peningkatan status ini, masyarakat juga diingatkan untuk mewaspadai potensi banjir lahar apabila terjadi hujan lebat, terutama di daerah aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Api Lewotobi Laki-laki, seperti di Nawakote, Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, hingga Nurabelen.

“Warga yang terdampak hujan abu sebaiknya menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk melindungi saluran pernapasan. Sebaran abu vulkanik juga berpotensi mengganggu operasional bandara dan jalur penerbangan jika mengarah ke wilayah bandara maupun rute pesawat,” tambah Wafid.

Badan Geologi meminta Pemerintah Daerah untuk terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi. Informasi terbaru mengenai perkembangan aktivitas gunung api dapat diakses melalui situs resmi Magma Indonesia maupun kanal media sosial Badan Geologi.

Tags: Badan GeologiGunung Lewotobi Laki-lakiPVMBG

Related Posts

Menteri Agama Nasaruddin Umar.(Foto: Istimewa)

Di Bali, Lebaran Mungkin Bersamaan dengan Nyepi, Ini Kata Menteri Agama

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif terkait potensi beririsan antara malam takbiran...

(Foto: Humas BMKG

Perhatian! Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncak Kemarau di Agustus

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Musim kemarau 2026 diprediksikan datang lebih awal, ungkap Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Menurut BMKG, sebagian...

Penanganan limbah.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Temuan Limbah Medis di Pinggir Jalan KBB, Pemkot: Bukan dari Kota Bandung

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Aparat kepolisian menyelidiki pembuangan limbah medis yang menutup akses jalan warga di Kampung Cileunca, Desa Tenjolaut, Kecamatan...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Batangan Kamis 5/3/2026 Rp 3.049.000 Per Gram

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Kamis 5/3/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 3.049.000 per gram sebelum...

MH (22), pelaku pembunuhan pasangan suami-istri, Mohammad Afzal (56), dan Firza Afzal (47), WNA asal Pakistan.(Foto:Istimewa).

Sakit Hati, Pegawai Bunuh Suami-Istri WNA Pakistan di Bogor

Editor
4 Maret 2026

SATUJABAR, BOGOR--Sakit hati yang sudah dipendam lama, diduga menjadi pemicu kasus pembunuhan disertai pencurian terhadap dua Warga Negara Asing (WNA)...

Turis asing,otp kereta api.wisatawan mancanegara

Turis Asing yang Naik Kereta Api Makin Banyak

Editor
4 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Mobilitas wisatawan mancanegara melalui transportasi kereta api terus menunjukkan peningkatan di awal tahun. PT Kereta Api Indonesia...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.