• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 3 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Benarkan Pare Bisa Mengontrol Gula Darah?

Editor
Jumat, 05 September 2025 - 07:01
Buah pare atau paria.(Wikipedia)

Buah pare atau paria.(Wikipedia)

SATUJABAR, BANDUNG – Sayuran pare atau kerap dikenal sebagai paria atau bitter melon, memang dapat membantu mengontrol gula darah, terutama bagi penderita diabetes tipe 2.

Diabetes tipe 2 adalah kondisi kronis di mana tubuh tidak bisa menggunakan insulin secara efektif (resistensi insulin) atau tidak cukup menghasilkan insulin, sehingga kadar gula (glukosa) dalam darah menjadi tinggi.

RelatedPosts

Komunitas Reptil Bandung Edukasi Warga

The Local Market Jadi Agenda Rutin Bulanan

HoYo FEST 2026, Wamen Ekraf: Perkuat Sinergi

Hal ini karena pare mengandung beberapa senyawa aktif yang memiliki efek seperti insulin, yang membantu menurunkan kadar glukosa dalam darah.

 

Berikut beberapa alasan kenapa pare bisa bermanfaat untuk gula darah:

  1. Mengandung senyawa mirip insulin

Pare mengandung charantin, polipeptida-P, dan senyawa seperti vicine, yang terbukti memiliki efek hipoglikemik (menurunkan kadar gula darah). Polipeptida-P disebut-sebut memiliki efek seperti insulin alami.

 

  1. Meningkatkan penggunaan glukosa

Beberapa studi menunjukkan bahwa pare dapat membantu sel-sel tubuh lebih efisien dalam menggunakan glukosa, sehingga kadar gula darah bisa lebih stabil.

 

  1. Menghambat penyerapan glukosa di usus

Ekstrak pare dapat memperlambat penyerapan gula dari makanan di saluran pencernaan.

 

Tapi, penting untuk diperhatikan:

Pare bukan pengganti obat diabetes. Jika kamu atau seseorang sedang mengonsumsi obat antidiabetes, jangan hentikan obat tanpa konsultasi dokter.

Mengonsumsi terlalu banyak pare (terutama dalam bentuk jus mentah) bisa menyebabkan efek samping, seperti gangguan pencernaan atau menurunkan gula darah secara berlebihan (hipoglikemia).

Jika kamu sedang hamil atau menyusui, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi pare dalam jumlah besar atau suplemen pare.

 

Cara konsumsi yang umum:

Ditumis atau dimasak sebagai sayur

Dijadikan jus (meskipun rasanya sangat pahit)

Suplemen atau ekstrak pare (biasanya dalam bentuk kapsul)

 

*Tulisan ini hanya sumber awal. Informasi detil bisa konsultasikan ke dokter Anda langsung.

Tags: Buah paregula darahparia

Related Posts

Komunitas Reptil Bandung saat mengedukasi warga tentang ular.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Komunitas Reptil Bandung Edukasi Warga

Editor
3 Agustus 2026

Di balik stigma sebagai hewan yang menakutkan dan berbahaya, reptil memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Melalui berbagai kegiatan...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (tengah), bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan (kiri), meninjau salah satu tenant seusai membuka The Local Market ID: Pasar Wiwitan SCBD, Jakarta, Sabtu (1/08/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

The Local Market Jadi Agenda Rutin Bulanan

Editor
2 Agustus 2026

The Local Market tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang interaksi antara kreator dan masyarakat. SATUJABAR, JAKARTA - Wakil...

HoYo FEST di Pondok Indah Mall 3, Jakarta.(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

HoYo FEST 2026, Wamen Ekraf: Perkuat Sinergi

Editor
2 Agustus 2026

HoYo FEST menunjukkan bahwa kolaborasi antara IP global dan kreator lokal mampu menciptakan nilai ekonomi yang saling menguntungkan. SATUJABAR, JAKARTA...

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan berlokasi di kawasan Bukit Mbah Garut, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan Dibuka, Topang Sustainable Tourism

Editor
2 Agustus 2026

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan berlokasi di kawasan Bukit Mbah Garut, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru Kota Bandung. SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya mencoba salah satu produk sepatu di Jakarta Sneakers Day (JSD) Blok M Festival 2026, Jakarta, Jumat (31/07/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Jakarta Sneakers Day Blok M Festival 2026 Diapresiasi

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Sneakers Day (JSD) Blok...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pembukaan Re:Rasa International Poster Biennale 2026 di Universitas Paramadina, Jakarta. (Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Apresiasi Menteri Ekraf pada Pameran Poster Global di Universitas Paramadina

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pembukaan Re:Rasa International Poster Biennale 2026...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat