• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 22 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tiga Srikandi UMKM Ini Buktikan, Produk Lokal Bisa “Naik Kelas”!

Editor
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 05:56

SATUJABAR, BANDUNG – Siapa bilang produk UMKM tak bisa bersaing dengan brand besar? Tiga perempuan tangguh ini justru berhasil membuktikan sebaliknya! Berbekal semangat dan pelatihan dari Kementerian Perdagangan, mereka berhasil membawa produk camilan sehat, abon ayam, dan peyek tradisional ke ritel modern hingga toko oleh-oleh di bandara.

Tiga srikandi inspiratif itu adalah Rusmini Sudjarwo, Santi Krisantina Hakim, dan Minin Casmiaty. Lewat brand MINIES Q, WIZZ, dan Peyek Den Bagus, ketiganya sukses mencuri perhatian pasar dan menunjukkan bahwa UMKM pun bisa tampil premium.

RelatedPosts

Produk IKM Permesinan Didorong Diversifikasi

Cibaduyut Tak Padam, Jenama Baru Sepatu Bertumbuh

UMKM Kopi Harus Penuhi Standar Agar Masuk Pasar Global

Program pelatihan branding yang digelar Kemendag sejak Mei hingga Agustus 2024 jadi titik balik mereka. Dalam pelatihan ini, para pelaku UMKM belajar soal penjenamaan, diferensiasi produk, hingga membuat brand book yang bikin produk makin percaya diri tampil di rak toko.

 

Cerita di Balik Produk Keren

Rusmini, misalnya. Mantan binaragawati ini kini banting setir jadi pebisnis camilan sehat. Dulu produknya masih sederhana, belum dikenal luas. Tapi sejak ikut pelatihan dan memperkuat branding, MINIES Q—produk camilan sehat berbasis oat dan whey protein—kini sudah tersedia di 20 ritel dan 90 lokasi kebugaran. Omzetnya? Naik drastis!

“Dulu logo aja belum jelas. Sekarang, orang langsung kenal produk saya dari kemasannya. Alhamdulillah omzet pun ikut naik,” kata Rusmini dikutip laman Kemendag.

Lalu ada Santi, dengan abon ayam sehat dan halal bermerek WIZZ. Produk ini ditujukan untuk ibu muda dan wanita karier yang butuh makanan praktis tapi tetap sehat. Dengan tampilan kemasan yang kekinian dan strategi pemasaran yang tepat, WIZZ kini makin dikenal luas.

Dan jangan lupakan Minin, yang berhasil membuat peyek tampil beda. Lewat Peyek Den Bagus, ia mengemas jajanan tradisional jadi lebih premium dan siap bersaing di toko oleh-oleh modern, bahkan di bandara! Dulu, usahanya belum punya nama resmi. Sekarang? Sudah punya branding kuat dan legalitas lengkap.

 

Apresiasi dan Harapan

Keberhasilan ketiganya mendapat apresiasi langsung dari Menteri Perdagangan, Busan, dalam peluncuran Program Penguatan Branding dan Kemasan bagi UMKM Produk Pangan 2025 di Auditorium Kemendag, Jakarta.

“Kemasan itu wajah produk. Sekarang UMKM kita makin siap bersaing. Produknya bahkan sudah sejajar dengan jenama besar,” ujar Mendag Busan.

Program pelatihan ini diikuti oleh 300 UMKM dari Jabodetabek, yang selama tiga hari belajar soal penjenamaan dan pengemasan. Harapannya, makin banyak pelaku UMKM yang terinspirasi untuk meningkatkan kualitas produknya, dan tak ragu untuk tampil di pasar yang lebih luas.

 

UMKM Bisa Hebat!

Kisah tiga srikandi ini adalah bukti bahwa dengan strategi yang tepat dan dukungan yang memadai, UMKM bisa naik kelas. Dari dapur rumah sampai rak-rak ritel modern, produk lokal Indonesia semakin menunjukkan taringnya.

Jadi, siapa bilang UMKM cuma bisa di pasar tradisional? Yuk, dukung produk lokal, karena siapa tahu, camilan yang kamu beli hari ini, ternyata buatan srikandi hebat yang sedang menembus pasar dunia!

Tags: kemendagKementerian Perdaganganpelatihan umkm

Related Posts

Pendampingan Diversifikasi Produk bagi IKM Permesinan yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) di Kabupaten Sukabumi pada 13–28 Juli 2026.(Foto: Dok. Kemenperin)

Produk IKM Permesinan Didorong Diversifikasi

Editor
19 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian fokus untuk memacu daya saing industri kecil dan menengah (IKM) melalui peningkatan kemampuan inovasi dan...

Vinedrip Masterpiece, brand sepatu lokal yang lahir dari pengalaman sebagai vendor produksi alas kaki di Kawasan Sepatu Cibaduyut.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Cibaduyut Tak Padam, Jenama Baru Sepatu Bertumbuh

Editor
19 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Cibaduyut selama puluhan tahun dikenal sebagai sentra industri alas kaki di Kota Bandung. Kini, kawasan legendaris tersebut...

UMKM,Kopi,ekspor

UMKM Kopi Harus Penuhi Standar Agar Masuk Pasar Global

Editor
17 Juli 2026

UMKM Kopi diharapkan semakin banyak yang mampu memenuhi standar internasional, serta mampu meningkatkan nilai tambah, serta memperkuat citra Indonesia sebagai...

Ubi jalar atau singkong.(Image:pexels)

IKM Olahan Singkong Masuk Rantai Pasok Industri Besar

Editor
17 Juli 2026

IKM olahan singkong masuk rantai pasok industri skala besar sejalan dengan mandat Instruksi Menteri Perindustrian Nomor 2 Tahun 2026 tentang...

Menteri Koperasi Ferry Juliantono.(Foto: Dok. Kemenkop)

Menkop: Koperasi Tebu untuk Perkuat Ekonomi Petani

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, SEMARANG - Kementerian Koperasi (Kemenkop) memastikan akan terus melakukan pendampingan terhadap upaya perbaikan dan transformasi tata kelola koperasi petani...

(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Diskominfo Kabupaten Garut)

Bootcamp Kewirausahaan, Bupati Garut: Bangun Kemandirian

Editor
14 Juli 2026

GARUT - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka secara resmi pelaksanaan Bootcamp Kewirausahaan Organisasi Pemuda yang bertempat di Graha Patriot,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat