• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 8 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Gandeng Universitas Mahasaraswati Kembangkan Model Bisnis Berkelanjutan untuk IKM

Editor
Kamis, 14 Agustus 2025 - 08:59
(Foto: Dok. Kemenperin)

(Foto: Dok. Kemenperin)

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) yang berkelanjutan. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menjalin kerja sama dengan dunia akademik untuk menciptakan model bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, budaya, dan lingkungan.

Melalui Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK), Kemenperin menggandeng Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mahasaraswati Denpasar untuk melakukan riset bersama bertema “Perancangan Model Bisnis Berlandaskan Prinsip Keberlanjutan dan Budaya Lokal.”

RelatedPosts

KCIC Hadirkan 29 UMKM di Stasiun Whoosh

Kemenperin Perkuat IKM di Ekosistem Lifestyle Industri

Dots Indonesia Tembus Ritel Modern Berkat Kurasi Kemendag

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dalam pengembangan industri kreatif fesyen dan kriya, terutama dalam memperkuat daya saing IKM melalui pendekatan yang lebih holistik dan berkelanjutan,” ujar Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Reni Yanita, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (13/8/2025).

 

Dukung Tridharma Perguruan Tinggi dan Pemberdayaan IKM

Kerja sama ini merupakan bagian dari Nota Kesepahaman antara BPIFK dan Universitas Mahasaraswati Denpasar yang mencakup bidang pendidikan, penelitian bersama, publikasi ilmiah, hingga pengembangan inovasi berbasis teknologi. Tak hanya itu, kegiatan seperti pelatihan, workshop, pendampingan, penyuluhan, dan pameran juga menjadi bagian dari perjanjian kerja sama.

“Ini bukan hanya soal penelitian. Ini bagian dari optimalisasi Tridharma Perguruan Tinggi yang berpadu dengan program pemberdayaan IKM agar lebih adaptif dan berdaya saing,” tambah Reni.

Sekretaris Ditjen IKMA, Yedi Sabaryadi, menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri sangat penting untuk mewujudkan IKM yang tangguh dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Dengan tetap berakar pada budaya lokal dan menjaga keberlanjutan lingkungan, IKM kita akan lebih siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.

 

Libatkan Akademisi, Praktisi, dan Pelaku IKM Bali

Dalam proyek penelitian ini, empat peneliti dari FEB Universitas Mahasaraswati Denpasar turut terlibat, yaitu Ni Wayan Rustiarini, Ni Putu Nita Anggraini, S.E., M.M., I Putu Wahyu Dwinata JS, S.E., MBA, serta Kepala BPIFK, Dickie Sulistya Aprilyanto.

Dickie menyebut, model bisnis yang dirancang diharapkan menjadi acuan praktis bagi pelaku IKM untuk membangun usaha yang berkelanjutan, kompetitif, dan berbasis kearifan lokal.

Penelitian ini juga mendapat dukungan pendanaan dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, melalui skema Penelitian Terapan Luaran Model (PT-LM).

Sebagai tindak lanjut, BPIFK telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Expert Testing pada 17 Juli 2025. Kegiatan ini menghadirkan berbagai pakar dari kementerian, akademisi, hingga pelaku industri.

 

Beberapa narasumber yang hadir antara lain:

Andriati Cahyaningsih (Pusat Industri Hijau, Kemenperin)

Dr. Muhammad Setiawan Kusmulyono (Universitas Prasetiya Mulya)

Setyo Budiantoro (Seknas TPB/SDGs Bappenas)

I Nyoman Darma Putra (Universitas Udayana)

Diskusi juga melibatkan pelaku IKM fesyen dan kriya berkelanjutan di Bali, seperti Annisa Fauziah (TRI-Cycle), Kadek Sudantara (Pagi Motley), dan Anak Agung Indra Dwipayani (Agung Bali Collection).

“Kami ingin hasil penelitian ini tak hanya jadi referensi ilmiah, tapi benar-benar bisa dipakai oleh pelaku IKM. Harapannya, muncul inspirasi baru untuk membangun usaha yang menyeimbangkan ekonomi, sosial, lingkungan, dan budaya,” tutup Dickie.

 

Fokus Kerja Sama:

Penelitian model bisnis berkelanjutan berbasis budaya lokal

Publikasi ilmiah & pengembangan inovasi IKM

Pelatihan, workshop, dan pameran untuk pemberdayaan pelaku usaha

Tags: Universitas Mahasaraswati

Related Posts

Gerai UMKM di Stasiun Whoosh KCIC.(Foto: Humas KCIC)

KCIC Hadirkan 29 UMKM di Stasiun Whoosh

Editor
6 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - KCIC terus mendorong perekonomian lokal melalui pengembangan kawasan komersial di Stasiun Whoosh. Saat ini, sebanyak 29 tenant...

Pameran Indonesia Sport and Active Wear (ISAW) dan Cosmetic Day 2026 di Plaza Industri, Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, pada 3–6 Agustus 2026.(Foto: Humas Kemenperin)

Kemenperin Perkuat IKM di Ekosistem Lifestyle Industri

Editor
4 Agustus 2026

Pameran Indonesia Sport and Active Wear (ISAW) dan Cosmetic Day 2026 berlangsung di Plaza Industri, Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, pada...

Mendag Budi Santoso di Metro Department Store Cibubur, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis 9 Juli 2026. Dots Indonesia menjadi salah satu UMKM fesyen yang dikurasi Kemendag.(Foto: Humas Kemendag)

Dots Indonesia Tembus Ritel Modern Berkat Kurasi Kemendag

Editor
31 Juli 2026

Dots Indonesia berawal dari pengalaman pribadinya yang merasa pilihan busana batik untuk bekerja masih didominasi model yang konvensional. SATUJABAR, JAKARTA...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memberikan sambutan di acara peringatan ke-79 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Kota Bandung di Hotel Harris Festival Citylink, 28 Juli 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wajah Baru Koperasi Kota Bandung, Farhan: Bangkit oleh Talenta

Editor
29 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjadikan peringatan ke-79 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) sebagai momentum mempercepat transformasi koperasi agar...

Narasumber dan peserta foto bersama usai Focus Group Discussion (FGD) bertema "Pengembangan Potensi UMKM Wilayah Timur melalui Program Digitalisasi Keuangan" yang diselenggarakan di Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Makassar, Senin 27 Juli 2026(Foto: Dok. OJK)

OJK Genjot Kinerja UMKM Wilayah Timur Lewat Digitalisasi Keuangan

Editor
28 Juli 2026

SATUJABAR, MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) termasuk di Indonesia Timur...

Belyanza.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Belyanza, Kreativitas yang Tembus Mega Halal Bangkok 2026

Editor
24 Juli 2026

Di tengah deretan jenama modest fashion yang terus bermunculan, Belyanza memilih tumbuh dengan jalannya sendiri. Berawal dari kreativitas memodifikasi pakaian...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat