• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 17 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Banjir Tasikmalaya, Dedi Mulyadi Minta Bupati ‘Gercep’ Evaluasi Soal Kerusakan Lingkungan dan Tata Ruang

Editor
Jumat, 08 Agustus 2025 - 01:34
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG–Banjir yang melanda 11 tirik di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Baray, mengundang keprihatinan Gubernur, Dedi Mulyadi. Bupati Tasikmalaya diminta gercep (gerak cepat) menjadikan banjir di wilayahnya bahan evaluasi serius soal kerusakan lingkungan dan tata ruang.

“Banjirnya cuma sebentar dan cepat surut, tapi bukan berarti bisa diabaikan. Kita harus pastikan penyebabnya, dan segera melakukan langkah-langkah perbaikan,” ujar Dedi dalam video yang diunggah di akun Instragam pribadinya @dedimulyadi71, Kamis (08/08/2025).

RelatedPosts

Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Bus Damri di Jalan Pasteur Bandung

Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Jabar, Sampaikan 7 Tuntutan

Alhamdulillah! Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026

Dedi Mulyadi meminta Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menjadikan banjir di wilayahnya bahan evaluasi serius, teritama soal kerusakan lingkungan dan tata ruang. Sebelumnya, Dedi Mulyadi sempat menghubungi Bupati Tasikmalaya, sejak pagi dan baru direspon beberapa jam kemudian.

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya diharapkan segera berkoordinasi dengan Tim Pemerintah Provinsi Jawa Barat, untuk menindaklanjuti persoalan banjir. Bagaimana upaya menanganinya dengan semangat berkolaborasi.

Dedi Mulyadi telah mengintruksikan tiga langkah cepat menangani masalah banjir di Kabupaten Tasikmalaya:

1. Pengecekan Sungai dan Drainase: Tim dari Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) bersama Dinas Perumahan dan Permukiman langsung diberangkatkan ke Tasikmalaya. Mereka memastikan apakah sungai mengalami pendangkalan atau penyempitan, serta mengecek saluran drainase tersumbat sampah atau tertutup bangunan liar.

2. Audit Kawasan Hulu: Tim Pemprov Jawa Barat juga memeriksa kondisi wilayah kawasan hulu sungai. Memastikan ada tidaknya perusakan alam, kawasan hijau berubah menjadi permukiman, adanya aktivitas tambang mengakibatkan terjadi sedimentasi masuk ke aliran sungai. Faktor-faktor tersebut, bisa memperburuk aliran air dan memicu banjir meski curah hujan tidak ekstrem.

3. Evaluasi Tata Ruang: Menekankan persoalan banjir bisa menjadi indikator, tata ruang di wilayah Kabupaten Tasikmalaya bermasalah. Tata ruang yang berpotensi menimbulkan terjadinya bencana alam harus segera dievaluasi dan diubah.

Dedi Mulyadi mengajak seluruh warga Kabupaten Tasikmalaya untuk kembali peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Dedi Mulyadi mengingatkan, pentingnya menjaga kawasan hijau, membersihkan drainase, serta rutin bekerja bakti.

“Mari belajar dari berbagai musibah, karena semua itu adalah kesalahan kita bersama dalam mengelola alam dan lingkungan,” tutup Dedi Mulyadi.

Tags: Banjir TasikmalayaBupati TasikmalayaCecep Nurul Yakindedi mulyadigubernur jawa baratPemprov Jawa Barat

Related Posts

Ilustrasi korban kecelakaan lalu-lintas.(Foto:Istimewa).

Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Bus Damri di Jalan Pasteur Bandung

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang pengemudi ojek online (ojol) tewas terlindas Bis Damri di Jalan Dr. Djunjunan, atau Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa...

Tujuh tuntutan mahasiswa dalam aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Jabar, Sampaikan 7 Tuntutan

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia di Jawa Barat menggelar aksi unjukrasa di depan Gedung...

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan insentif guru madrasah non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026.(Foto: Humas Kemenhaj)

Alhamdulillah! Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026

Editor
17 Juni 2026

Insentif guru madrasah Non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026, ungkap Menteri Agama Nasaruddin Umar saat rapat di...

Sistem koridor biometri di imigrasi saat kepulangan jemaah haji 2026.(Foto: Humas Kemenhaj)

Haji 2026: Sistem Koridor Biometrik Pangkas Antrean

Editor
17 Juni 2026

Pemulangan kali ini mencatatkan sejarah baru dalam pelayanan perhajian di Jawa Timur melalui implementasi sistem keimigrasian biometrik SATUJABAR, SURABAYA –...

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan salurkan ribuan paket sembako dan santunan anak yatim dalam menyambut HUT PWP XXVI PWP Pertamina.(Foto: Istimewa)

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Salurkan Ribuan Paket Sembako

Editor
17 Juni 2026

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan salurkan ribuan paket sembako dan santunan anak yatim dalam menyambut HUT PWP XXVI PWP...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Kandang Ayam dan Puyuh di Kuningan, Ribuan Ekor Terpanggang

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, KUNINGAN--Ribuan ekor ayam dan burung puyuh mati terpanggang, setelah peristiwa kebarakan menghanguskan bangunan kandang di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.