• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 6 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

PSSI Sukses Gelar National Coaching Conference 2025, Ajang Strategis Transfer Ilmu untuk Pelatih Tanah Air

Editor
Rabu, 23 Juli 2025 - 06:38
(Foto: Dok. PSSI)

(Foto: Dok. PSSI)

Saat ini, PSSI mencatat jumlah pelatih di Indonesia telah mencapai 15.656 orang, terdiri dari 10.537 lisensi D, 4.005 lisensi C, 768 lisensi B, 307 lisensi A, dan 39 lisensi AFC Pro. Meski menunjukkan peningkatan signifikan dalam dua tahun terakhir, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai jumlah tersebut masih belum mencukupi.

JAKARTA – PSSI berhasil menyelenggarakan National Coaching Conference (NCC) 2025 selama tiga hari penuh pada 18–20 Juli di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta. Ajang ini menjadi momentum penting dalam pengembangan kualitas pelatih sepak bola Indonesia, sekaligus memperkuat ekosistem kepelatihan nasional.

RelatedPosts

Susy Susanti Apresiasi Ikhtiar Menpora Erick Lindungi Atlet Korban Kekerasan Seksual

All England 2026: Ana/Trias Kalahkan Pasangan Jepang, Fadia/Tiwi Kandas

All England 2026: Duel Sesama Indonesia di Ganda Putra, Raymond/Joaquin Kalahkan Fajar/Fikri

Sebanyak 230 peserta dari berbagai level lisensi kepelatihan, mulai dari lisensi D hingga AFC Pro, hadir dalam konferensi ini. Mereka terpilih melalui proses seleksi dan registrasi ketat melalui sistem Learning Management System (LMS) PSSI. Para peserta merupakan pelatih aktif, termasuk nama-nama besar seperti Rahmad Darmawan, Aji Santoso, Kurniawan Dwi Yulianto, hingga pelatih muda seperti M. Ridwan dan Samsul Arif yang baru memulai karier kepelatihan usai pensiun sebagai pemain.

Konferensi menghadirkan berbagai pelatih top sebagai narasumber, baik dari tim nasional maupun klub Liga 1. Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, membuka sesi dengan membahas tantangan memimpin skuad Garuda dalam babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan rencana strategis menghadapi babak keempat.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memaparkan kunci sukses membawa timnya menjuarai Liga 1 secara berturut-turut. Sementara itu, Jan Olde Riekerink dari Dewa United mengulas filosofi permainan dan pendekatan taktik yang ia terapkan di klubnya.

Dari jajaran pelatih tim nasional kelompok usia, Nova Arianto membagikan metode sukses membawa Timnas U17 lolos ke Piala Dunia U17 2025. Sedangkan pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki, menyoroti tantangan serta kemajuan signifikan yang dialami tim putri dalam setahun terakhir. Di samping itu, PSSI turut memperkenalkan perkembangan terbaru dalam silabus kursus kepelatihan.

Konferensi ini juga mendapat sentuhan global dengan kehadiran FIFA Technical Expert, Prof. Adam Kelly yang membahas talent identification, serta Deputi Direktur Teknik AFC, Takeshi Ono, yang memaparkan tren sepak bola dan kepelatihan secara global.

Saat ini, PSSI mencatat jumlah pelatih di Indonesia telah mencapai 15.656 orang, terdiri dari 10.537 lisensi D, 4.005 lisensi C, 768 lisensi B, 307 lisensi A, dan 39 lisensi AFC Pro. Meski menunjukkan peningkatan signifikan dalam dua tahun terakhir, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai jumlah tersebut masih belum mencukupi.

“Diperkirakan Indonesia membutuhkan sedikitnya 36 ribu pelatih. Saat ini baru tersedia 15 ribu pelatih aktif. Jumlah ini masih tertinggal jauh dibanding negara seperti Jepang,” ujar Erick Thohir dalam sambutannya dikutip laman PSSI.

Ia menegaskan pentingnya peran pelatih dalam membangun ekosistem sepak bola nasional yang kuat dan berkelanjutan. “Profesi pelatih sangat diperlukan. Ekosistem ini tengah kita bangun dan pelatih juga perlu proses,” imbuhnya.

Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha, menyampaikan bahwa NCC merupakan agenda tahunan yang mempertemukan berbagai elemen sepak bola, khususnya pelatih, untuk berbagi ilmu, menyatukan visi, serta menjalani proses validasi lisensi kepelatihan.

“Konferensi ini bukan hanya forum diskusi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembaruan lisensi kepelatihan yang berlaku selama tiga tahun,” jelas Ratu Tisha.

Ia berharap melalui kegiatan ini, para pelatih dapat meningkatkan kualitas secara menyeluruh — tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga integritas, respek, serta menjadikan fair play sebagai prinsip utama dalam pembinaan sepak bola.

Setelah terakhir digelar pada 2019, PSSI berencana menjadikan NCC sebagai agenda rutin tahunan. Konferensi ini diharapkan menjadi wahana pembelajaran, kolaborasi, dan penguatan peran pelatih dalam membentuk masa depan sepak bola Indonesia yang lebih baik.

Tags: erick thohirpssiwasit

Related Posts

Susy Susanti.((foto:Gilang/kemenpora.go.id)

Susy Susanti Apresiasi Ikhtiar Menpora Erick Lindungi Atlet Korban Kekerasan Seksual

Editor
6 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Rasa prihatin yang mendalam dirasakan Susy Susanti ketika mendengar kabar mengenai kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan...

Pasangan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma (kanan) dan Meilysa Trias Puspitasari melaju ke babak delapan besar atau perempat final setelah mampu mengalahkan pasangan Jepang Rin Iwanaga/Kie Nakanishi 21-11, 18-21, 21-17 di babak 16 besar pada Kamis (5/3/2026).(Foto: Humas PBSI)

All England 2026: Ana/Trias Kalahkan Pasangan Jepang, Fadia/Tiwi Kandas

Editor
6 Maret 2026

SATUJABAR, BIRMINGHAM – Pasangan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari melaju ke babak delapan besar atau perempat final...

Duel sesama wakil Indonesia terjadi ganda putra di babak 16 besar All England 2026 yang berlangsung Kamis (5/3/2026). Pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mampu mengandaskan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri 8-21, 21-14, 21-16.(Foto: Humas PBSI)

All England 2026: Duel Sesama Indonesia di Ganda Putra, Raymond/Joaquin Kalahkan Fajar/Fikri

Editor
6 Maret 2026

SATUJABAR, BIRMINGHAM – Duel sesama wakil Indonesia terjadi ganda putra di babak 16 besar All England 2026 yang berlangsung Kamis...

Duel ganda campuran Indonesia terjadi di babak 16 besar All England 2026 yang digelar Kamis (5/3/2026). Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah mampu mengalahkan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu 22-20, 21-18.(Foto: Dok. Humas PBSI)

All England 2026: Duel Sesama Indonesia di Ganda Campuran, Amri/Nita Kandaskan Jafar/Felisha

Editor
6 Maret 2026

SATUJABAR, BIRMINGHAM – Duel ganda campuran Indonesia terjadi di babak 16 besar All England 2026 yang digelar Kamis (5/3/2026). Amri...

Putri Kusuma Wardani.(Foto: Dok. PBSI)

All England 2026: Saatnya Putri Tumbangkan An Se-young di Babak 8 Besar

Editor
6 Maret 2026

SATUJABAR, BIRMINGHAM – Satu-satunya andalan tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani harus menjalani laga berat saat harus menghadapi pemain Korea...

Alwi Farhan.(Foto: Dok. PBSI)

All England 2026: Alwi Melaju Ke Babak 8 Besar, Jojo Kandas

Editor
6 Maret 2026

SATUJABAR, BIRMINGHAM – Dua andalan tunggal putra Indonesia mengalami nasib berbeda pada babak 16 besar All England 2026. Pada laga...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.