• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 5 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemkot Bandung Genjot Langkah Strategis Atasi Lonjakan Sampah Pasca-Lebaran

Editor
Rabu, 23 April 2025 - 05:26
(Foto: Humas Pemkot Bandung)

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bergerak cepat dalam menangani lonjakan volume sampah yang meningkat drastis pasca-Lebaran. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan bahwa pengelolaan sampah kini menjadi prioritas utama, mengingat peningkatan volume sampah diperkirakan mencapai lebih dari 20 persen.

“Saya khawatir, produksi sampah kita setelah Lebaran meningkat signifikan. Sepertinya peningkatannya di atas 20 persen,” ujar Farhan saat ditemui di Balai Kota, Selasa (22/4).

RelatedPosts

Menuju Industri Berkelanjutan, Kemenperin Fasilitasi Sertifikat Industri Hijau

Fitch Pertahankan Rating Indonesia di BBB, Ini Respon Bank Indonesia

OJK Geledah Kantor PT MASI di Jakarta, Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

Salah satu lokasi yang menjadi sorotan adalah Pasar Gedebage, di mana ditemukan penumpukan sampah mencapai 1.120 meter kubik. Farhan menegaskan bahwa situasi tersebut akan segera diinvestigasi dan pihak yang bertanggung jawab akan dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

“Di Pasar Gedebage saja terjadi penumpukan 1.120 meter kubik. Ini harus diinvestigasi,” tegasnya melalui keterangan resmi.

Selain itu, Farhan menjelaskan bahwa sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ditutup sementara untuk dikosongkan karena kapasitas pengolahan sampah kota yang masih terbatas—kurang dari 12 persen. Penutupan ini menyebabkan penumpukan di sejumlah titik kumpul sampah (tikum).

“TPS ditutup dulu untuk dikosongkan. Setelah itu, baru dibuka TPS lain. Ini menimbulkan tikum-tikum yang harus ditangani dengan hati-hati,” ujarnya. Ia juga meminta dukungan cepat dari RT, RW, kelurahan, dan kecamatan dalam melaporkan kondisi terkini.

Dari hasil pemantauan di 19 pasar, Pasar Gedebage menjadi titik dengan masalah terberat. Penumpukan juga terjadi di TPS Ciwastra dengan volume sekitar 500 meter kubik, yang ditargetkan tuntas dalam 10 hari ke depan.

Untuk mengatasi masalah ini, Pemkot Bandung menyiapkan tiga langkah utama. Pertama, melakukan pendataan ulang volume sampah dari berbagai sumber, seperti rumah tangga, pasar, dan titik keramaian lainnya. Kedua, melakukan penutupan bergilir TPS untuk dikosongkan. Ketiga, mempercepat pengoperasian fasilitas pengolahan sampah seperti Refuse Derived Fuel (RDF) dan teknologi thermal yang akan dimulai pada 25 April 2025.

“Kita akselerasi pengoperasian RDF dan thermal. Pengolahan terbesar sekarang baru ada di Tegalega, Cicukang Holis, dan Bandung Kulon. Itu belum cukup, makanya kita percepat,” jelas Farhan.

Selain pengolahan, upaya pengurangan sampah dari hulu juga diperkuat melalui program Kang Pisman dan Buruan SAE yang akan didorong bersama tim PKK di tingkat kecamatan dan kelurahan. Pemkot juga menargetkan peningkatan jumlah Kawasan Bebas Sampah (KBS) dari 413 menjadi 700 wilayah hingga akhir 2025.

“Sekarang baru 413 KBS. Kita targetkan bisa capai 700 KBS tahun ini,” tambahnya.

Tags: Muhammad Farhansampah kota bandungwali kota bandung

Related Posts

(Foto: Dok. Kemenperin)

Menuju Industri Berkelanjutan, Kemenperin Fasilitasi Sertifikat Industri Hijau

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi sektor manufaktur menuju industri yang berkelanjutan melalui penerapan konsep industri hijau. Salah...

Fitch Ratings

Fitch Pertahankan Rating Indonesia di BBB, Ini Respon Bank Indonesia

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Lembaga pemeringkat Fitch Ratings (Fitch) mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada BBB dan melakukan penyesuaian outlook...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol

OJK Geledah Kantor PT MASI di Jakarta, Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penggeledahan di kantor PT MASI yang berlokasi di kawasan Sudirman Central Business...

Personel keamanan di Lawang Sewu.(Foto: Humas KAI Wisata)

KAI Wisata Siagakan 3.556 Personel Saat Masa Angkutan Lebaran 2026

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menyiapkan sebanyak 3.556 personel untuk memastikan kelancaran operasional selama masa Angkutan...

Menteri Agama Nasaruddin Umar.(Foto: Istimewa)

Di Bali, Lebaran Mungkin Bersamaan dengan Nyepi, Ini Kata Menteri Agama

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif terkait potensi beririsan antara malam takbiran...

(Foto: Humas BMKG

Perhatian! Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncak Kemarau di Agustus

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Musim kemarau 2026 diprediksikan datang lebih awal, ungkap Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Menurut BMKG, sebagian...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.