• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 15 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kementerian Perindustrian Pacu Pengembangan Sentra IKM di Pelosok Tanah Air untuk Tingkatkan Daya Saing

Editor
Senin, 07 April 2025 - 10:17
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Reni Yanita

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Reni Yanita.(Foto: Humas Kemenperin)

BANDUNG – Kementerian Perindustrian terus berupaya memacu pengembangan sentra industri kecil dan menengah (IKM) di berbagai wilayah Indonesia untuk meningkatkan daya saingnya. Peningkatan kapasitas IKM berbasis sentra ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada penguatan ekosistem industri secara keseluruhan, melalui hilirisasi sumber daya bahan baku lokal menjadi produk berkualitas, serta pengembangan potensi komunitas IKM yang telah ada di wilayah tertentu.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan bahwa, “Kemenperin bersama dengan pemerintah daerah terus bersinergi untuk menjaga keberlanjutan aktivitas produksi di sentra-sentra IKM dengan memberikan berbagai dukungan dan fasilitasi yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku IKM,” dalam keterangan resmi yang diterbitkan di Jakarta, Sabtu (5/4).

RelatedPosts

Pelindo Lepas Ekspor Produk UMK Binaan ke Brunei

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

OJK Luncurkan Laporan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I 2026

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, mengungkapkan bahwa perkembangan sentra IKM di Indonesia semakin meningkat, salah satunya melalui pemanfaatan skema pembiayaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang IKM. Dengan adanya pembiayaan ini, para pelaku IKM dapat memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia di sentra, seperti penyediaan bahan baku, rumah produksi, mesin dan peralatan, serta bantuan dalam hal promosi dan pemasaran.

“Selain itu, ke depannya IKM dapat menjadi bagian dari rantai pasok industri yang lebih besar, maupun sektor ekonomi terkait lainnya,” ungkap Reni.

Salah satu contoh sentra IKM yang berkembang berkat pemanfaatan DAK Fisik Bidang IKM adalah Sentra IKM Olahan Pangan yang terletak di Dusun Pancor Dao, Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sentra ini mulai beroperasi setelah mendapatkan dana DAK pada tahun 2023, dan dikelola oleh Koperasi Produsen Syariah Sentra Olahan Pangan, sementara asetnya dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah.

Reni menyampaikan bahwa Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki 20 sentra IKM yang telah mendapatkan dana DAK, yang mencakup berbagai komoditas seperti tekstil, kerajinan, logam, pangan, perhiasan, garam beryodium, dan layanan rumah kemasan.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah juga memanfaatkan pembiayaan DAK untuk menunjang proses produksi industri produk olahan pangan di daerah tersebut. Salah satu tujuan dari pengembangan sentra ini adalah membentuk sistem supply chain yang berkelanjutan, yang ditunjukkan dengan berbagai pola kemitraan antara pengelola sentra dengan IKM pangan dari berbagai komoditi, seperti bakso, roti, dan kue.

“Awalnya, sentra ini berbasis komoditas tanaman umbi-umbian, terutama singkong. Namun, kini, sentra ini telah menjadi gedung produksi bersama untuk berbagai produk olahan pangan dengan adanya mesin dan peralatan makanan seperti oven, mixer, vacuum frying, dan alat lainnya,” ujar Reni.

Lebih lanjut, Reni menjelaskan bahwa capaian produksi sentra tersebut telah mencapai lebih dari 18 ton per tahun, dengan pemasaran yang semakin luas dan omzet yang mengalami peningkatan signifikan. Selain itu, jumlah tenaga kerja di sentra juga meningkat tiga kali lipat, menjadi 30 orang.

Selain menyediakan fasilitas produksi, sentra ini juga memberikan layanan pemasaran dengan ruang galeri produk serta pendampingan sertifikasi, seperti NIB, sertifikat halal, sertifikat merek, dan sertifikat TKDN-IK.

Reni menambahkan bahwa pada awal tahun 2025, IKM pengupasan kemiri di sentra ini telah menggunakan fasilitas gedung untuk pengemasan dan pengepakan, yang memungkinkan mereka untuk mengekspor 10 ton kemiri ke Jeddah, Arab Saudi. “Ini membuka peluang bagi IKM di sentra untuk mendatangkan buyer, berkat potensi ekspor yang ada,” ungkapnya.

Kemenperin memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah aktif mengusulkan dan mengawal penggunaan DAK di wilayah mereka, sehingga potensi IKM di daerah semakin berkembang. “Kami berharap penggunaan DAK pada sentra IKM ini menjadi bentuk sinergi berkelanjutan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah,” tegas Reni.

Tags: IKMkemenperinumkm

Related Posts

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam Scientia Asia, ke Brunei Darussalam sebanyak satu kontainer berukuran 20 kaki dengan nilai Rp238 juta.

Pelindo Lepas Ekspor Produk UMK Binaan ke Brunei

Editor
14 Oktober 2026

BOGOR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam...

Mendag Busan saat membuka Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) ke-27 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK 2), Kosambi, Tangerang, pada Jumat (9/10).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

Editor
10 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak generasi muda untuk menjajaki bisnis waralaba sebagai salah satu pilihan dalam memulai usaha....

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan informasi yang semakin komprehensif, akurat, dan mudah diakses guna mendukung pengambilan keputusan dan pengembangan pembiayaan UMKM yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.(Foto: Website OJK)

OJK Luncurkan Laporan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I 2026

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming membuka INACRAFT October Vol. 5 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu (7 Okt).(Foto: Humas Kemendag)

Inacraft 2026 Resmi Dibuka Mendag

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming membuka INACRAFT October Vol....

Barcode . (Image: Pexels)

Barcode Buka Jalan UMKM Masuk Pasar Ritel

Editor
6 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk melengkapi produknya dengan barcode....

Kerajinan

Ekspor Industri Kerajinan Capai USD223,1 juta, Naik 28,59 Persen

Editor
6 Oktober 2026

Ekspor industri kerajinan mencapai USD223,1 juta, meningkat 28,59 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar USD173,50...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.