• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 22 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Temui Banyak Pelanggaran, MUI Minta KPI Tegur Program Siaran Ramadhan Raffi Ahmad

Editor
Senin, 24 Maret 2025 - 12:34
KPI

Raffi Ahmad terindikasi mengeluarkan pernyataan dan melakukan adegan yang memiliki kecenderungan menghina/merendahkan martabat manusia.

SATUJABAR, JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat untuk segera memanggil dan menegur program siaran Ramadhan yang diisi oleh Raffi Ahmad di SCTV dan TransTV. Pasalnya, tim MUI menemukan banyak pelanggaran dalam tayangan program Kuis Gaspol (Games Asyik Paling Nampol) di SCTV dan Berkahnya Ramadhan di Trans TV.

RelatedPosts

Rokok Elektrik, Bahayanya Sama dengan Rokok Konvensional

Konser Lullaboy, Wamen Ekraf Sempatkan Diri Hadir

Kuliner Kota Bandung: Roti Premium Drunk Baker

Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi KH Masduki Baidlowi mengatakan, pemanggilan SCTV yang bertanggung jawab pada program Kuis Gaspol (Games Asyik Paling Nampol)  dan TransTV yang bertanggung jawab atas tayangan program Berkah Ramadhan, perlu dilakukan segera.

Selain itu, TransTV juga diminta untuk menegur artis Raffi Ahmad yang menjadi salah satu figur utama di tayangan program-program tersebut. Rafii perlu diberikan teguran karena dia adalah sosok sangat popular, dan saat ini status sosialnya tidak hanya sebagai artis melainkan juga sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, yang memungkinkan dia diikuti oleh banyak orang lain.

‘’Dalam beberapa tayangan di dua program televisi tersebut, Raffi Ahmad terindikasi mengeluarkan pernyataan dan melakukan adegan yang memiliki kecenderungan menghina/merendahkan martabat manusia, vulgar dan tidak sejalan dengan nilai-nilai dan makna bulan suci Ramadhan,’’ ujar Kiai Masduki dalam keterangannya di Jakarta.

Dia pun memberikan contoh dugaan pelanggaran tersebut seperti yang ditemukan pada program Kuis Gaspol SCTV yang tayang pada 9 Maret 2025. Saat itu, talent bernama Fanny melakukan joget-joget erotis dan memakai pakaian ketat yang menampakkan bentuk tubuhnya.

Kemudiaan, ketika menanyakan lirik lagunya, Raffi Ahmad berkata: Kalau basah mau diapain?. Selain itu pada Gaspol SCTV edisi 145, Raffi dengan vulgar mengeksploitasi status janda dengan mengatakan, “Janda semakin di depan.”

Kiai Masduki mengungkapkan, dalam tayangan Berkahnya Ramadhan di Trans TV, juga ditemukan sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Raffi Ahmad. Kiai Masduki memberikan contoh dugaan pelanggaran yang dilakukan Raffi Ahmad dalam program tersebut.

Sementara itu, kekerasan fisik terjadi pada 3 Maret 2025, ketika ada adegan Raffi Ahmad membanting Anwar. Kemudiaan, pada 10 Maret 2025, Raffi Ahmad memasukkan kertas tissue ke mulut Maxim. Padahal, kertas tissue itu bekas dipakai mengelap wajah Ivan Gunawan dan wajah Anwar untuk membuktikan keduanya ber-make up tebal atau tidak.

Kiai Masduki menjelaskan, Ramadhan adalah bulan suci karena umat Islam selama sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa dengan berbagai ritual yang ada di dalamnya.

“Untuk itu, sudah sepatutnya bisa dipahami, dihormati, dan diapresiasi oleh berbagai kalangan khususnya media penyiaran dengan menyajikan program yang menghormati, mematuhi etika dan pedoman yang berlaku,’’ ucap Kiai Masduki.

Dia menuturkan, pemantauan dilakukan dengan mengacu pada Tausiyah MUI tentang Penyiaran Program Ramadhan 1446 H/2025 M, beberapa fatwa MUI yang relevan, UU Penyiaran, dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).

Dia berharap, Lembaga Penyiaran (LP) televisi dapat menghadirkan siaran program Ramadhan yang berkualitas. Sebab, LP memegang lisensi frekuensi publik, sudah semestinya mempunyai itikad dan komitmen dalam menghidupkan syiar Ramadhan. (yul)

Tags: KPImuirafi ahmadsctvteguran program ramadhantranstv

Related Posts

Ilustrasi vape, atau rokok elektrik.(Foto:Istimewa)

Rokok Elektrik, Bahayanya Sama dengan Rokok Konvensional

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Rokok elektrik bukanlah alternatif yang lebih aman dibandingkan rokok konvensional, ungkap Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (kiri) bersama penyanyi Lullaboy (kanan) pada acara konser regional musisi lullaboy bertajuk Hotels & Heartbreaks Tour, di Jakarta, Sabtu (18/07/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Konser Lullaboy, Wamen Ekraf Sempatkan Diri Hadir

Editor
20 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Konser Lullabory berlangsung 19 Juli 2026 bertajuk Hotels & Heartbreaks Tour di Jakarta. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil...

KULINER KOTA BANDUNG: Drunk Bakery.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kuliner Kota Bandung: Roti Premium Drunk Baker

Editor
19 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Kuliner Kota Bandung kini menghadirkan destinasi kuliner yang bisa jadi menjadi pilihan favorit wisatawan. Salah satunya adalah...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (kiri), berbincang dengan penyanyi, penulis lagu, dan produser musik asal Korea Selatan, ILHOON (kanan) seusai menerima kunjungan , di Jakarta, Jumat (26/06/2026).(FotoL Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Ketika Wamen Ekraf Kedatangan Penyanyi Korea ILHOON

Editor
19 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menerima kunjungan penyanyi, penulis lagu, dan...

Roemah Koffie.(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.), cafe,kopi

Roemah Koffie Luncurkan Cublak Suweng, Wamen Ekraf Dukung Kopi Berbasis Narasi Budaya

Editor
17 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar mengapresiasi peluncuran varian kopi terbaru dari...

Forum Film Bandung (FFB) resmi mengumumkan daftar nominasi Film dan Narafilm Terpuji Festival Film Bandung (FFB) ke-39 Tahun 2026 di Gulapadi Bandung, Jalan Asia Afrika No. 49, Kamis 16 Juli 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Festival Film Bandung 2026 Umumkan Nominasi

Editor
17 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Forum Film Bandung (FFB) resmi mengumumkan daftar nominasi Film dan Narafilm Terpuji Festival Film Bandung (FFB) ke-39...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat