• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 26 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Sertifikat Tanah di Sepadan Sungai yang Belum Lima Tahun Akan Dicabut

Editor
Jumat, 14 Maret 2025 - 04:36
Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan bahwa sertifikat tanah yang berdiri di atas sepadan sungai dan berusia kurang dari lima tahun akan dicabut. Sementara itu, sertifikat tanah yang telah berusia lebih dari lima tahun tidak akan diganti, namun akan diberikan kompensasi berupa uang kerahiman.

“Jika sertifikatnya di bawah lima tahun, maka akan dicabut. Namun, jika sertifikatnya sudah lebih dari lima tahun, akan diberikan kompensasi,” ujar Dedi Mulyadi, seperti dikutip dari KDM Channel, Kamis (13/3/2025).

RelatedPosts

12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi Selamat

Buruan SAE Kota Bandung, Diplomasi Pangan Global

Farhan Ajak IKA Unpad Perkuat Kontribusi bagi Kota Bandung

Penertiban sertifikat ini merupakan bagian dari upaya normalisasi sungai di seluruh Jawa Barat untuk mencegah banjir. Temuan menunjukkan bahwa banyak sepadan sungai yang telah memiliki sertifikat, baik atas nama individu maupun perusahaan, yang menyebabkan sungai tidak dapat berfungsi secara optimal. Akibatnya, ketika hujan turun, banjir pun terjadi.

“Kami sudah memutuskan dengan Menteri ATR/BPN, Kementerian PU, dan Dirjen SDA bahwa seluruh daerah aliran sungai akan dikembalikan fungsi aslinya sebagai sungai,” kata Dedi, yang akrab disapa KDM.

Gubernur Dedi Mulyadi juga meminta bantuan dari aparat kepolisian dan TNI untuk memulai proses normalisasi sungai, termasuk penataan daerah aliran sungai yang sudah ada bangunannya. Ia menegaskan agar normalisasi sungai di Bekasi tidak terhambat oleh pihak-pihak tertentu. “Jangan sampai normalisasi sungai di Bekasi dihambat oleh orang Bekasi sendiri. Jangan takut, ada polisi dan tentara yang menjaga keamanan,” tegasnya.

Untuk mempercepat normalisasi Kali Bebelan di Kecamatan Tambun Utara, Dedi menyebutkan bahwa sekitar 40 alat berat akan diturunkan. “Untuk mempercepat normalisasi, kami akan turunkan 40 alat berat,” katanya.

Dedi juga menyoroti masalah pembangunan yang berdiri di bantaran sungai, seperti yang ditemukan di Kali Gabut, Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara. Ia menyayangkan adanya saluran air yang tertutup oleh bangunan dan sampah. “Jika ada oknum PJT yang menyewakan tanah untuk warga, akan ditindak,” ungkapnya.

Gubernur Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah ke sungai. “Sampah yang dibuang ke sungai menjadi penyebab banjir. Maka mulai hari ini, jangan buang sampah ke sungai,” pungkas Dedi.

Tags: dedi mulyadigubernur jabar

Related Posts

Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi seluruh penumpang dalam keadaan selamat, dan saat ini operasi pencarian difokuskan untuk menemukan satu awak kapal yang masih dalam pencarian.(Foto: Ditjen Hubla Kemenhub)

12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi Selamat

Editor
26 Juli 2026

12 Penumpang kapal yang merupakan warga asing berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan. Tim kini fokus untuk menemukan satu awak kapal...

Buruan SAE Kota Bandung. Pertanian, Organik

Buruan SAE Kota Bandung, Diplomasi Pangan Global

Editor
26 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Buruan SAE Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Atas undangan resmi World Food...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menghadiri musyawarah pemilihan Ketua IKA Unpad kepengurusan Kota Bandung di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Sabtu 25 Juli 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan Ajak IKA Unpad Perkuat Kontribusi bagi Kota Bandung

Editor
26 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengajak Ikatan Alumni (IKA) Universitas Padjadjaran (Unpad) Pengurus Kota Bandung untuk terus...

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

3 Anggota Polda Jabar Disanksi Buntut Intimidasi Satpam di Bundaran HI

Editor
25 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat mengakui, tiga pria yang diduga melakukan intimidasi terhadap satpam proyek MRT di kawasan Bundaran Hotel Indonesia...

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Samota di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.(Foto: Humas Kemenpar)

KEK Samota Didorong Jadi Destinasi Wisata Bahari Berkelas Dunia

Editor
25 Juli 2026

KEK Samota berada di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan kesejahteraan. SATUJABAR,...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.(Foto: Komdigi)

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Komdigi Siapkan Payung Hukum

Editor
25 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital menyambut baik dan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan penyelenggara jasa telekomunikasi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat