• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 9 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Duh! Satu Orang Korban Keracunan Massal di Lembang Meninggal

Editor
Rabu, 01 Maret 2023 - 02:35
keracunan masuk angin

Keracunan (ilustrasi/pexels)

SATUJABAR, BANDUNG—Korban keracunan makanan saat acara pesta pernikahan akhirnya meninggal dunia.

Korban merupakan satu dari sekitar 200 korban keracunan makanan yang terjadi Minggu (26/2/2023).

RelatedPosts

Taman Nasional Rinjani: Titik Api Berhasil Dipadamkan

BGN Perkuat Pengawasan MBG, Libatkan Guru untuk Edukasi

Bupati & Wali Kota Bogor Tandatangani PKS Pengelolaan Sampah

Korban atas nama Karmah (71 tahun), warga Kampung Cijengko, Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Dia meninggal dunia Rabu (1/3/2023) sekitar pukul 07.00 WIB.

Kepala Desa Wangunsari, Diki Rohani, mengatakan, korban sempat menjalani perawatan di RSUD Lembang.

Selama menjalani perawatan, kata dia, Karmah dan korban-korban lainnya, mengalami gejala muntah, pusing, dan diare.

Upaya pertolongan terus dilakukan tim medis rumah sakit pemerintah daerah tersebut. Namun saat menjalani perawatan di rumah sakit, keluarga korban meminta agar Karmah dibawa pulang.

Pihak rumah sakit, kata Diki,  tak bisa menahan korban agar tetap dirawat hingga akhirnya dibawa pulang keluarga.

Pada Rabu pagi, imnbuh dia, korban dikabarkan meninggal dunia di rumahnya. Pihak keluarga, lanjut dia, pasrah dengan musibah tersebut.

Jenazah korban kemudian dimakamkan di pemakaman umum desa setempat. ‘’Kami sangat berduka atas meninggalnya almarhum. Semoga tidak ada lagi korban berikutnya,’’ ujar dia.

Sebagaimana diketahui, sekitar 200 orang mengalami keracunan makanan saat pesta hajatan seorang warga di Kampung Cijengko, Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (26/2/2023) siang.

Korban mengalami gejala pusing, mual, hingga diare usai menyantap makanan yang disediakan oleh tuan rumah. Para korban kemudian dibawa ke puskesmas setempat dan akhirnya dirujuk ke RSUD Lembang.

Korban mengaku menyantap makanan yang disediakan oleh tuan rumah.gejala mual, muntah, hingga diare, dirasakan warga pada malam hari.

Menurut penuturan Wini (25), salah seorang korban, usai menyantap makanan di tempat hajatan tak merasakan apa-apa.

Namun mulai sore hari ia merasakan kepala pusing dan mual. ‘’Pada malam hari saya diare dan muntah-muntah. Akhirnya saya dibawa ke rumah sakit,’’ kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Hernawan Wijayanto, menyebutkan, timnya sudah diterjunkan untuk melakukan pengujian laboratorium terhadap makanan dan minuman yang diduga menjadi penyebab keracunan massal ini. ‘

’Kita tunggu hasil uji leabboratorium ini untuk memastikan penyebab keracunan tersebut. Butuh waktu paling cepat satu minggu untuk mengetahui hasilnya,’’ ujar dia.

Tags: keracunan

Related Posts

Kebakaran lahan dan hutan di Taman Nasional Gunung Rinjani.(Foto: Humas Kemenhut)

Taman Nasional Rinjani: Titik Api Berhasil Dipadamkan

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, MATARAM - Kementerian Kehutanan melalui Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) bersama unsur terkait bergerak cepat menangani kebakaran hutan...

BGN menggelar rapat koordinasi terkait tata kelola dan penyelenggaraan MBG di sekolah secara daring, Sabtu (8/8).(Foto: Humas BGN)

BGN Perkuat Pengawasan MBG, Libatkan Guru untuk Edukasi

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - BGN atau Badan Gizi Nasional meminta guru dan tenaga kependidikan ikut terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi...

Kerja sama pengelolaan sampah pemerintah daerah.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Bupati & Wali Kota Bogor Tandatangani PKS Pengelolaan Sampah

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Hal...

Kepala BGN Sudaryono.(Foto: Humas BGN)

Kepala BGN: Ompreng Cantumkan Tanda Kedaluwarsa

Editor
9 Agustus 2026

Kepala BGN Sudaryono mengatakan ompreng harus cantumkan tanda kedaluwarsa mulai pekan depan menjadi penanda bagi guru dan siswa untuk memastikan...

Komunitas motor Royal Enfield.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan: Komunitas Topang Pariwisata dan Promosi Kota Bandung

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai keberadaan komunitas dapat turut memperkuat sektor pariwisata sekaligus menjadi sarana promosi...

Menteri Agama Nasaruddi Umar 2026.(Foto: Humas Kemenag)

Rp 4,1 Triliun BOS Madrasah & BOP RA Tahap II Segera Cair, Cek Jadwal Pengajuannya!

Editor
8 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama tengah memproses penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat