• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 21 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemendag dan Kementerian BUMN Teken MoU, Sinergi Perkuat UMKM Siap Ekspor

Editor
Selasa, 25 Februari 2025 - 05:48
Kementerian Perdagangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan sinergi dalam pengembangan dan pemberdayaan UMKM siap ekspor yang dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (24 Feb)

Kementerian Perdagangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan sinergi dalam pengembangan dan pemberdayaan UMKM siap ekspor yang dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (24 Feb).(Foto: Humas Kemendag)

BANDUNG – Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkolaborasi dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam pengembangan dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang siap ekspor.

Kerja sama ini dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang mencakup penguatan rantai pasok dalam negeri, peningkatan kemampuan sumber daya manusia, dukungan pembiayaan, serta kegiatan lain yang disepakati oleh kedua pihak.

RelatedPosts

Kemenperin Siapkan 100 Cocoa Doctor, Perkuat Ekosistemnya

Campuspreneur Award Bagi Wirausaha Muda Berprestasi

Coko Cacao Company, Dari Desa Ke Pasar Dunia

Penandatangan MoU ini berlangsung di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Senin (24/2), dengan dihadiri oleh Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, dan Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo.

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, menjelaskan bahwa nota kesepahaman ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara Kemendag dan Kementerian BUMN guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya melalui UMKM. Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia dan memperluas akses pasar domestik maupun global.

“Melalui kolaborasi ini, kita akan fokus pada pemanfaatan sumber daya bersama untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional, khususnya untuk UMKM dan industri lokal yang akan tumbuh dan bersaing di pasar global,” ungkap Wamendag Roro.

UMKM sendiri memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia, dengan kontribusi sebesar 61 persen atau Rp9.580 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Selain itu, UMKM juga berperan besar dalam penciptaan lapangan pekerjaan, yang pada gilirannya mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. Kemendag terus mendorong peningkatan daya saing UMKM melalui pengembangan produk ekspor, peningkatan kapasitas pelaku usaha, dan perluasan pasar ekspor.

Untuk mendukung hal tersebut, Kemendag telah merumuskan tiga pilar utama, yaitu pengembangan produk ekspor, pengembangan pelaku usaha, dan pengembangan pasar ekspor. Berbagai kegiatan seperti pelatihan ekspor, klinik desain, promosi dagang, dan business matching pun telah dijalankan untuk meningkatkan kontribusi UMKM dalam pencapaian target pertumbuhan ekspor nasional sebesar 7,1 persen tahun ini.

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, menyambut baik sinergi antara kedua kementerian ini, yang bertujuan untuk memperluas jangkauan UMKM Indonesia ke pasar internasional. Menurutnya, selama ini, BUMN telah memberikan dukungan besar terhadap UMKM melalui berbagai fasilitas pembiayaan dan akses pasar yang lebih luas. Program BUMN seperti BRI yang fokus pada sektor mikro, platform PaDi (Pasar Digital) UMKM, dan BNI yang mendorong UMKM untuk mampu ekspor, turut berperan dalam mendorong pertumbuhan sektor ini.

Tiko juga menambahkan bahwa platform PaDi UMKM telah berjalan selama lima tahun dan kini memiliki hampir 55.000 UMKM dengan total transaksi mencapai Rp58 triliun. Platform ini diharapkan dapat semakin menghubungkan UMKM Indonesia dengan pasar global.

Selain itu, Kemendag juga memiliki program “UMKM BISA Ekspor” yang bertujuan untuk memfasilitasi UMKM dalam menjalin kerja sama bisnis dengan buyer internasional melalui perwakilan di luar negeri. Kemendag juga mengembangkan platform digital InaExport.id, yang menghubungkan pelaku usaha Indonesia dengan eksportir dan buyer internasional, serta menjadi pusat layanan terpadu untuk promosi ekspor secara daring.

Sinergi antara Kemendag dan Kementerian BUMN juga diwujudkan dengan integrasi platform InaExport dan PaDi UMKM, untuk memaksimalkan penggunaan platform digital dalam meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan ekspor produk UMKM Indonesia ke pasar internasional.

Tags: bumnDyah Roro Esti Widya PutrikemendagumkmWamendag

Related Posts

Biji kakao,harga referensi kakao

Kemenperin Siapkan 100 Cocoa Doctor, Perkuat Ekosistemnya

Editor
20 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing industri kakao nasional....

Menteri Perdagangan Budi Santoso.(Foto: Humas Kemendag)

Campuspreneur Award Bagi Wirausaha Muda Berprestasi

Editor
19 Oktober 2026

TANGERANG - Kementerian Perdagangan mengapresiasi wirausaha muda berprestasi melalui Campuspreneur Award 2026 pada Minggu, (18/10) di Indonesia Convention Exhibition (ICE)...

Coko Cacao Company.(Foto: Humas Kemendag)

Coko Cacao Company, Dari Desa Ke Pasar Dunia

Editor
19 Oktober 2026

TANGERANG - Di balik secangkir minuman cokelat Coko Cacao Company, tersimpan perjalanan panjang biji kakao dari kebun petani hingga menjadi...

Menteri Perdagangan Budi Santoso di salah satu stan UMKM Kriya di The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) Vol. 5 October 2026 Youthpreneurs di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu, (7/10).(Foto: Humas Kemendag)

4 Juta UMKM Didorong Siap Ekspor Lewat Campuspreneur

Editor
17 Oktober 2026

TANGERANG - Kementerian Perdagangan memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak wirausaha muda berorientasi ekspor melalui Seminar Campuspreneur “Startconnect – Local...

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam Scientia Asia, ke Brunei Darussalam sebanyak satu kontainer berukuran 20 kaki dengan nilai Rp238 juta.

Pelindo Lepas Ekspor Produk UMK Binaan ke Brunei

Editor
14 Oktober 2026

BOGOR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam...

Mendag Busan saat membuka Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) ke-27 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK 2), Kosambi, Tangerang, pada Jumat (9/10).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

Editor
10 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak generasi muda untuk menjajaki bisnis waralaba sebagai salah satu pilihan dalam memulai usaha....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.