• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 16 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Viral Aksi Bullying Renggut Nyawa Siswa SD di Indramayu, Ini Kronologisnya

Editor
Rabu, 12 Februari 2025 - 07:36
Setop perundungan bullying

Ilustrasi Stop Bulliying (Perundungan).(Foto:Istimewa)

Korban kerap membolos karena dijahili dan dipalak oleh temannya.

SATUJABAR, INDRAMAYU — Dunia pendidikan di Kabupaten Indramayu kembali berduka. Pasalnya, seorang siswa kelas tiga sekolah dasar (SD) di Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, tewas setelah dibully teman-temannya.

RelatedPosts

Siswi SMK Asal Tasikmalaya Hilang Ditemukan di Apartemen PIK 2 Tangerang, Korban ‘Pengantin Pesanan’

Kebakaran Kantor BPN Karawang Hanguskan 90 Persen Gedung Utama

Utang Luar Negeri Agustus 2026 Naik 5,6% Y-o-Y

Peristiwa ini pun viral di media sosial. Dalam narasi yang beredar, siswa berinisial MUAU (9 tahun) itu disebut meninggal dunia diduga karena aksi bullying.

MUAU meninggal dunia pada Jumat (7/2/2025) malam. Dia disebut-sebut menjadi korban pengeroyokan temannya hingga sakit dan akhirnya meninggal dunia.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Indramayu, Untung Aryanto, membenarkan kabar meninggalnya korban. Namun, dia menegaskan, korban meninggal karena sakit dan bukan karena bullying.

“Saat memperoleh kabar itu, saya langsung mengunjungi sekolah dan menggali informasi yang sebenarnya,” kata Untung kepada wartawan.

Dia pun mengecek aktivitas korban di sekolahnya dalam dua pekan terakhir melalui absensi kelas. Hasilnya, korban diketahui tidak masuk sekolah tanpa keterangan selama beberapa hari, sejak 30 Januari sampai 3 Februari.

Pada 4 Februari, orang tua korban kemudian memberi kabar melalui grup WhatsApp kelas bahwa anaknya sakit demam. Pada 5 Februari, korban juga tidak sekolah.

Guru agama di sekolah itu kemudian berinisiatif mengunjungi rumah korban. Pasalnya, korban sudah tiga pekan selalu tidak masuk sekolah ketika pelajaran agama.

“Saat dalam perjalanan, guru agama ini sempat berpapasan dengan ananda MUAU yang terlihat memakai pakaian seragam. Namun, ananda MUAU menolak ketika diajak ke sekolah, dan malah lari menghindar,” ujarnya.

Meski demikian, lanjut Untung, guru agama tersebut tetap melanjutkan perjalanannya menuju rumah korban dan bertemu dengan orang tuanya. Guru agama itu meminta agar orang tua korban memotivasi anaknya agar mau sekolah.

Setelah melakukan kunjungan itu, guru agama tersebut kembali ke sekolah dan kembali mengajar. Saat jam istirahat sekolah, ternyata korban datang dengan diantar oleh ibunya. Saat itulah terungkap penyebab korban kerap membolos karena dijahili dan dipalak oleh temannya.

Pihak sekolah saat itu juga memanggil anak yang disebut melakukan pemalakan dan mendamaikan keduanya. Korban selanjutnya belajar di sekolah hingga jam sekolah selesai. “Keesokan harinya (Kamis tanggal 6) ananda kembali tidak sekolah,” ucapnya.

Pada Jumat, 7 Februari 2025, orang tua korban memberi kabar bahwa anaknya sakit dan masuk rumah sakit. Selanjutnya, pada malam harinya, korban meninggal dunia.

Sementara itu, terkait kabar pengeroyokan atau perkelahian yang dialami korban, Untung menyatakan, peristiwa itu tidak terjadi selama jam pelajaran di lingkungan sekolah. Sedangkan peristiwa yang dialami korban di luar jam sekolah, pihak guru tidak mengetahuinya karena sudah diluar pengawasan mereka.

Terkait sakitnya korban, Untung mengatakan, pihaknya mendapat informasi mengenai penyakit yang diderita korban. Namun, dia mengaku, tidak berwenang menyebutkan penyakit yang dialami korban karena merupakan kewenangan pihak rumah sakit ataupun kepolisian.

Dihubungi terpisah Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kapolsek Lelea, AKP Sunaryo menjelaskan, berdasarkan hasil Rekam Medis Ringkasan Pasien Pulang dari Rumah Sakit Mitra Plumbon Indramayu, menyatakan bahwa korban didiagnosa utama menderita meningoensefasilitis dan diagnosa sekunder status epileptikus.

“Ananda MUAU meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Plumbon Widasari pada Jumat, 7 Februari 2025, pukul 19.19 WIB,” kata Sunaryo.

Dikatakan Sunaryo, pihaknya awalnya mendapat laporan adanya seorang anak laki-laki yang meninggal dunia. Sebelumnya, sang anak disebutkan sempat terjatuh saat sedang disuapi oleh ibunya. Saat itu, bagian kepala anak tersebut terbentur lantai, tepatnya pada bagian pelipis kiri korban.

Peristiwa itu terjadi di rumah nenek sang bocah yang terletak di Desa Tamansari, Blok Girang Utara, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, pada Jumat (7/2/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.

Sunaryo mengatakan, orang tua korban menolak untuk dilakukan otopsi dan menyatakan tidak akan melanjutkan ke proses hukum yang berlaku. (yul)

Tags: Bullyingkorban bulliyingsiswa kelas 3 sdsiswa sd meninggal

Related Posts

Ilustrasi korban tindak pidana 'pengantin pesanan'.(Foto:Istimewa)

Siswi SMK Asal Tasikmalaya Hilang Ditemukan di Apartemen PIK 2 Tangerang, Korban ‘Pengantin Pesanan’

Editor
15 Oktober 2026

SATUJABAR, TASIKMALAYA--Siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Tasikmalaya, Jawa Barat, yang dilaporkan hilang, berhasil ditemukan polisi di sebuah apartemen di...

Bangunan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karawang yang terbakar.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Kantor BPN Karawang Hanguskan 90 Persen Gedung Utama

Editor
15 Oktober 2026

SATUJABAR, KARAWANG--Peristiwa kebakaran Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengakibatkan kerusakan parah pada sebagian besar bangunan kantor....

Utang Luar Negeri. Cadangan devisa.(Image Bank Indonesia0

Utang Luar Negeri Agustus 2026 Naik 5,6% Y-o-Y

Editor
15 Oktober 2026

JAKARTA - Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Agustus 2026 tetap terjaga. Posisi ULN Indonesia pada Agustus 2026 tercatat sebesar...

Pelantikan pejabat baru dan mutasi di Istana Negara Kamis 15 Oktober 2026.(Image: YouTube Setpres)

Kepala BNPB Diganti, Maruli Jadi Wakil Panglima TNI

Editor
15 Oktober 2026

JAKARTA – Kepala BNPB atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letjen TNI Suharyanto resmi diganti oleh Letjen TNI Kristomei Sianturi. Pergantian...

Pelaku pemalakan dan perusakan mobil di Kabupaten Bandung Barat.(Foto:Istimewa).

‘Bang Jago’ Viral Palak Sopir dan Merusak Mobil di Bandung Barat Diburu Polisi

Editor
15 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Aksi 'Bang Jago' melakukan aksi pemalakan terhadap sopir mobil di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial. Pelaku...

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Keributan di KM Nelayan Cahaya Mutiara di Sukabumi, 2 Tewas

Editor
15 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Dua orang dilaporkan tewas setelah terlibat keributan di atas Kapal Motor (KM) Cahaya Mutiara di Perairan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.