• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 23 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Konten Kreator Asal Malaysia Minta Maaf Pasca-Membuat Konten Hoaks

Editor
Minggu, 09 Februari 2025 - 07:11
Konten Kreator Asal Malaysia Minta Maaf Pasca-Membuat Konten Hoaks

(YouTube)

Maksud tujuan pembuatan konten tersebut dalam rangka menaikkan rating dan follower akun tiktok dan youtube milik pelaku.

SATUJABAR, BANDUNG — Konten kreator asal Malaysia Anwar Nazhan dan Aras meminta maaf kepada masyarakat Kota Bandung. Ini dilakukan atas perbuatan mereka membuat konten hoaks beberapa waktu lalu di Bukit Mbah Garut, Kecamatan Cibiru, Ahad (2/2/2025). Mereka berjanji tidak akan mengulanginya.

RelatedPosts

KESDM dan TNI AL Tangani Dugaan Pelanggaran BBM Subsidi Ilegal di Perairan Semarang

Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan

Atasi Stunting, RSUD Bandung Kiwari Luncurkan Kawal Kiwari

“Assalamualaikum perkenalkan nama saya Aras Abdullah dan Ammar Nazhan saya selaku Tiktoker Malaysia. Kami memohon maaf atas apa yang berlaku,” ucap mereka berdua dalam rekaman video yang didapat dari Polsek Panyileukan, Sabtu (7/2/2025).

Mereka berjanji tidak mengulangi lagi perbuatannya. Mereka menyebut bahwa konten yang dibuat di Kota Bandung hanya konten untuk hiburan. “Kami tidak mengulangi perkara yang sama dan kami tidak dipungut biaya apapun,” katanya.

Sebelumnya, konten kreator asal Malaysia Anwar Nazhan dan Aras bikin heboh dengan membuat konten hoaks yaitu Tiktoker Eyka berpura-pura hilang saat membuat konten horor di sebuah bukit di Bandung. Diketahui, ia melakukan itu demi menambah pengikut di media sosial.

Kapolsek Panyileukan Kompol Kurnia mengatakan, konten kreator tersebut melakukan kegiatan live konten acara misteri untuk tiktok miliknya dan akun media sosial lainnya di sebuah bukit mbah Garut di Kecamatan Cibiru Kota Bandung, Ahad (2/2/2025) lalu. Konten itu dengan judul “Pempengaruh Malaysia Hilang di Hutan Bandung selepas buat content paranormal”.

Dia menuturkan, para konten kreator tersebut diketahui telah meminta izin kepada unsur kewilayahan. Selama proses pembuatan video tersebut pun dilakukan pengamanan.

Kurnia mengatakan, para konten kreator tersebut membuat cerita tentang Tiktoker Eykaa yang hilang selama 48 jam setelah melakukan aktivitas di hutan di Kota Bandung.

“Maksud tujuan pembuatan konten tersebut dalam rangka menaikkan rating dan follower akun tiktok dan youtube miliknya,” ucap dia.

Dia mengatakan, mereka membuat skenario seolah-olah Tiktoker asal Malaysia bernama Eykaa hilang di hutan Bandung. Mereka tidak mengetahui bahwa apabila membuat berita hoaks bisa dipidana.

“Kegiatan tersebut tidak dilaporkan ke pihak Polsek Panyileukan dan tanpa rekomendasi Polsek,” kata dia.

Kurnia mengatakan, mereka tidak akan kembali membuat perbuatannya tersebut dan sudah membuat video klarifikasi. “Hilangnya Tiktoker Eykaa asal Malaysia tidak benar hanya skenario dan rekayasa agar mendapatkan rating dan follower serta uang lebih banyak,” ucap dia. (yul)

Tags: konten hoakskonten kreatorminta maaftiktoker malaysia

Related Posts

(Foto: Dok. Kementerian ESDM)

KESDM dan TNI AL Tangani Dugaan Pelanggaran BBM Subsidi Ilegal di Perairan Semarang

Editor
23 Oktober 2026

SEMARANG - Dugaan pelanggaran tindak pidana pengangkutan 406.000 atau 406 kiloliter (KL) bahan bakar minyak (BBM) jenis solar B50 menggunakan...

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).(Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan

Editor
23 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK) saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan...

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Atasi Stunting, RSUD Bandung Kiwari Luncurkan Kawal Kiwari

Editor
23 Oktober 2026

BANDUNG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bandung Kiwari memperkuat upaya penanganan stunting melalui program Kawal Kiwari. Program ini mengintegrasikan...

KMP Batumandi yang tenggelam.(Foto: istimewa)

KMP Batumandi Tenggelam, Kemenhub dan ASDP Pastikan Operasional Pelabuhan Merak Normal

Editor
22 Oktober 2026

MERAK  – Kementerian Perhubungan bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan operasional penyeberangan di Pelabuhan Merak tetap berjalan normal pascatenggelamnya...

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti.(Foto: Istimewa)

Senator Agita Dorong Penguatan Pendampingan Korban dan Penanganan Pelaku Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Editor
22 Oktober 2026

BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti mendorong...

Ilustrasi Dapur MBG.(Foto:Istimewa).

Kasus Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, Korban Tembus 395 Orang

Editor
22 Oktober 2026

SATUJABAR, CIREBON--Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, Jawa Barat, mencatat jumlah korban kasus dugaan keracunan dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG),...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.