• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 23 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Senator Agita Usul ke Mendikdasmen Agar Buat Prioritas Sekolah Penerima MBG

Editor
Selasa, 04 Februari 2025 - 05:53
Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed.

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed. (Foto: Istimewa)

SATUJABAR, BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti mengusulkan kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.  untuk membuat skala prioritas sekolah penerima Program Makan Bergizi Grartis (MBG). Hal tersebut disampaikannya pada Rapat Kerja Komite III DPD RI dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Senin (3/2), di Kantor DPD RI, Senayan, Jakarta Pusat.

“MBG ini program yang sangat baik, namun dalam pelaksanaannya sepertinya masih sangat banyak yang harus dikaji, mengingat dana juga Pak, dananya tidak sedikit. Jadi bagaimana apakah tidak sebaiknya untuk dipilih atau diprioritaskan saja sekolah-sekolah mana yang lebih utama atau yang lebih membutuhkan untuk mendapatkan program MBG ini, atau mungkin bisa juga dengan seperti penawaran kepada sekolah apakah sekolah ini mau menerima program ini atau tidak,” ujar Agita melalui keterangan resmi.

RelatedPosts

Puncak Arus Balik 24 Maret, Kakorlantas: Pemudik Agar Manfaatkan WFA

Sinergi Penanganan Arus Balik, Jasa Raharja Kunjungi Command Center KM 29

Hari H Lebaran, Masyarakat Masih Terpantau Mudik

Dengan demikian, sekolah-sekolah yang sangat membutuhkan Program MBG, mendapatkan prioritas utama, karena fakta di lapangan menunjukkan, ada sekolah yang belum mendapatkan Program MBG sementara para siswanya banyak yang kurang mampu dan sangat terbantu dengan adanya Program MBG. Sementara di sisi lain, sebaliknya ada pula sekolah dengan para siswa yang tergolong mampu yang belum terlalu membutuhkan Program MBG, tapi sudah mendapatkan program tersebut.

Karena belum meratanya program tersebut ke seluruh sekolah, dengan dana yang sangat terbatas itu, Agita mengusulkan kepada Mendikdasmen agar dibuat skala prioritas sekolah penerima program MBG. Harapannya, program tersebut dinikmati oleh para siswa yang benar-benar membutuhkan, sehingga program tersebut tepat sasaran, dengan memanfaatkan dana yang ada.

Menanggapi hal ini, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan, pihaknya merupakan mitra Badan Gizi Nasional dan pada Rapat Kabinet Terbatas disampaikan, Program MBG saat ini memang belum dapat dilaksanakan secara keseluruhan dan baru bisa dilaksanakan secara keseluruhan pada September mendatang.

“Dalam Rapat Kabinet Terbatas disampaikan bahwa program ini memang baru akan penuh dilaksanakan pada bulan September. Jadi kalau Jambi misalnya belum memperoleh, Bangka Belitung juga belum karena saya barusan dari sana, itu karena memang saya belum tahu prioritasnya apa tapi memang nanti bertahap sehingga mudah-mudahan September semua sudah terjangkau dengan Program Makan Bergizi Grartis dan bahkan waktu rapat Kabinet terbatas itu Bapak Presiden menginstuksikan kepada Kepala Badan Gizi untuk mungkin bisa dipercepat tidak harus menunggu sampai September,” ujar Abdul Mu’ti.

“Bagaimana agar Makan Bergizi Grartis juga dikaitkan dengan kesehatan ini sudah masuk dalam rancangan kami dan nanti kalau ada waktu yang luang bisa dilihat apa yang sudah kami lakukan untuk menjadikan Program Makan Bergizi Grartis itu terintegrasi dengan program kesehatan, termasuk misalnya beberapa yang sudah juga kami lakukan adalah penyiapan-penyiapan menyangkut sanitasi misalnya tempat cuci tangan, kemudian air juga supaya tidak tergenang dan sebagainya, karena itu memang prioritas program yang diberikan oleh Bapak Presiden dan mudah-mudahan ini dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Tags: Agita NurfiantiDPDMBGmendikdasmen

Related Posts

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum bersama PJU.(Foto: Korlantas Polri)

Puncak Arus Balik 24 Maret, Kakorlantas: Pemudik Agar Manfaatkan WFA

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. mengatakan puncak arus balik...

Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja Dewi Ariyani Suzana dan Kaposko Operasi Ketupat 2026 Command Center KM 29 PJR Korlantas Polri, Kombes Pol Bayu Pratama Gubunagi.(Foto: Korlantas Polri)

Sinergi Penanganan Arus Balik, Jasa Raharja Kunjungi Command Center KM 29

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BEKASI - Korlantas Polri terus memperkuat koordinasi lintas sektoral guna memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2026. Dalam kunjungan kerja...

Penumpang angkutan umum.(Foto: Kemenhub)

Hari H Lebaran, Masyarakat Masih Terpantau Mudik

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Penumpang angkutan umum pada hari H Lebaran, Sabtu (21/3) mencapai 873.916 orang ungkap Kementerian Perhubungan melalui Posko...

Penumpang angkutan umum di pelabuhan.(Foto: Kemenhub)

Jurus Kemenhub Atur Arus Balik Lebaran 2026

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bergerak cepat melakukan evaluasi sejumlah titik krusial pada puncak arus mudik Lebaran 2026,...

Tempat pembuangan sampah akhir (TPA) Sarimukti.(Foto. Dok. Humas Pemkot Bandung)

TPA Sarimukti Beroperasi Lagi, Pengangkutan Sampah Berangsur Normal

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung memastikan proses pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti telah...

Singa di Kebun Binatang Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Bilang Kebun Binatang Bandung Masih Ditutup

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung menyatakan bahwa Kebun Binatang Bandung hingga saat ini masih tertutup dan belum beroperasi untuk...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.