• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 19 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pj Wali Kota Bandung Hadiri Peresmian Rusun Rancaekek dan Solokan Jeruk serta Program PPKS Perkotaan

Editor
Kamis, 19 Desember 2024 - 05:20
(FOTO: Humas Pemkot Bandung)

(FOTO: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara, hadir langsung dalam peresmian rumah susun (rusun) Rancaekek dan Solokan Jeruk di Kabupaten Bandung, serta Program Penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Perkotaan pada Rabu, 18 Desember 2024. Acara ini merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah untuk menyediakan perumahan dan permukiman yang layak bagi masyarakat, khususnya untuk PPKS.

Peresmian kedua rusun tersebut dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Maruarar Sirait, serta Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

RelatedPosts

Telan Korban Jiwa, Pemkot Akselerasi Perbaiki Jalan Pasteur

6 Orang Diduga Perusuh Ditangkap Saat Demo Mahasiswa di Bandung

Stasiun ‘Ngunut’ di Tulungagung, Penjaga Konektivitas

Sebanyak 98 kepala keluarga, yang terdiri dari 384 jiwa, terlibat dalam program ini. Mereka berasal dari berbagai daerah, yaitu 33 keluarga dari Kota Bandung, 15 keluarga dari Kota Cimahi, dan 50 keluarga dari Kabupaten Bandung.

Kedua rumah susun yang masing-masing memiliki 58 unit ini dibangun oleh Kementerian PUPR. Selain mendapatkan tempat tinggal, para peserta juga akan mendapatkan pelatihan sesuai minat dan bakat mereka, serta pendampingan untuk meningkatkan kemandirian dalam bekerja atau berwirausaha.

Dalam sambutannya, A. Koswara menegaskan bahwa Pemkot Bandung terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dalam penyediaan perumahan dan permukiman yang layak bagi masyarakat, melalui Program PPKS Perkotaan.

Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, perguruan tinggi, Baznas, dan dunia usaha dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat PPKS. “Kami menghadirkan solusi terintegrasi. Program ini tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga memberdayakan peserta secara ekonomi agar dapat keluar dari kemiskinan ekstrem,” ungkap Bey.

Selama masa transisi, peserta program ini akan menerima bantuan keuangan sebesar Rp840.000 per bulan dari Pemprov Jawa Barat, Rp600.000 per bulan dari Baznas, dan Rp1 juta per keluarga untuk perlengkapan rumah tangga dari Kementerian Sosial. Mereka juga akan dimasukkan ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk mendapatkan bantuan sosial seperti PKH, KIP, BPNT, serta perlindungan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Bey menambahkan, pihaknya berharap agar pelatihan yang diberikan kepada peserta dijalankan dengan serius, agar mereka dapat mandiri dan menjalani kehidupan yang lebih layak. Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah pusat, bersama Pemprov dan Pemkot Bandung, telah mentransformasi kawasan kumuh di bawah Jembatan Pasupati menjadi taman bermain anak dan ruang terbuka hijau.

Program ini menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha melalui Corporate Social Responsibility (CSR). “Langkah ini adalah bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Keberlanjutan program ini memerlukan kolaborasi dan evaluasi berkesinambungan,” tutup Gubernur Bey.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Maruarar Sirait, juga memberikan apresiasi atas semangat gotong royong yang telah terwujud dalam berbagai inisiatif, termasuk penataan kawasan kolong jembatan Pasupati dan pembangunan rumah melalui CSR. “Gotong royong ini bukan lagi slogan, melainkan sudah menjadi aksi nyata,” ujarnya dilansir laman Pemkot Bandung.

Maruarar juga mengungkapkan beberapa kebijakan pro-rakyat, seperti pembebasan biaya BPHTB dan PBG untuk rakyat kecil, serta penyederhanaan proses perizinan dari 45 hari menjadi 10 hari. “PPN untuk rumah di bawah Rp2 miliar juga nol persen. Ini adalah bukti nyata perhatian Presiden kepada masyarakat kecil,” tambahnya.

Tags: rumah susun

Related Posts

Ilustrasi korban kecelakaan lalu-lintas.(Foto:Istimewa).

Telan Korban Jiwa, Pemkot Akselerasi Perbaiki Jalan Pasteur

Editor
19 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota Pemkot) Bandung memastikan akan mempercepat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyusul kecelakaan lalu lintas...

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

6 Orang Diduga Perusuh Ditangkap Saat Demo Mahasiswa di Bandung

Editor
19 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Aksi unjukrasa mahasiswa yang berlangsung di Kota Bandung, Jawa Barat, berujung penangkapan enam orang diduga sebagai perusuh. Keenam pria...

Oleh Rizal Febri Ardiansyahhttps://id.wikipedia.org/wiki/Pengguna:Rizal_Febri - Karya sendiri, CC BY-SA 4.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=86450497

Stasiun ‘Ngunut’ di Tulungagung, Penjaga Konektivitas

Editor
19 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA- Setiap stasiun kereta api memiliki cerita tentang mobilitas masyarakat. Di balik bangunan yang sederhana, stasiun menjadi ruang pertemuan...

Perbaikan jalan di ruas tol Jasa Marga.(Foto: Dok. Jasa Marga)

Libur Sekolah 2026: Jasa Marga Benahi Infrastruktur

Editor
19 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Mengantisipasi lonjakan pengguna jalan pada periode libur sekolah, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengintensifkan program preservasi rutin...

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza berharap semakin banyak pelaku industri yang berpartisipasi dalam Indonesia Halal Industry Awards 2026. (Foto: Dok. Kemenperin)

Indonesia Halal Industry Awards 2026 Resmi Dibuka

Editor
19 Juni 2026

Indonesia Halal Industry Awards tahun ini tampil berbeda dengan menghadirkan dua kategori baru, yaitu Institusi Pendidikan Tinggi Pendukung Industri Halal...

Ilustrasi wanita korban penganiayaan.(Foto:Istimewa).

Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Wanita Muda di Bandung Kabur Saat Disergap Polisi

Editor
19 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pelaku penyekapan dan penganiayaan wanita muda asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang sudah diketahui keberadaannya kabur saat akan disergap...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.