• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 5 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ini Faktor Pasangan Dedi–Erwan Menang Mutlak Pilgub Jabar Versi LSI

Editor
Senin, 02 Desember 2024 - 03:31
KDM dan Erwan (foto: istimewa)

KDM dan Erwan (foto: istimewa)

Dedi Mulyadi sudah masuk dalam kategori kandidat yang pengenalan dan kesukaannya berbanding lurus.

SATUJABAR, JAKARTA — Lingkaran Survei Indonesia atau LSI Denny JA mengungkapkan, ada empat faktor signifikan yang membuat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan (Dedi-Erwan) menang telak pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat. Meski masih berdasar hitung cepatatau quick count, namun sudah mendekati perolehan suara realitas, keunggulan pasangan KDM-Erwan mencapai 61,85 persen.

Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah kepada pers di Jakarta, Senin 2 Desember 2024 mengungkapkan, hasil hitung cepat tersebut disampaikan setelah data masuk 100 persen dan dengan tingkat partisipasi pemilih (VTO) sebesar 63,2 persen.

RelatedPosts

KPK Tangkap Tangan TPK Pengurusan Izin Tinggal Warga Negara Asing di Kementerian Imipas

Minimarket di Sumedang Dirampok, Pelaku Bersajam Melukai Kasir

Operasi Patuh 2026 Digelar Serentak Mulai 08 Juni, Sasar Pelanggar Lalu-Lintas

LDI Denny JA menjelaskan, dengan margin of error plus minus 1 persen, hasil quick count tersebut selama ini tak pernah berbeda jauh dengan hasil real count KPUD yang menjadi patokan penentuan perolehan suara.

Hitung cepat LSI Denny JA, mengungkapkan, tiga pasangan lain dalam Pilgub Jabar 2024 ini tertinggal jauh dibawah KDM–Erwan. Masing-masing Ahmad Syaikhu–Ilham Habibie yang diusung PKS dan Nasdem dengan perolehan suara 18,78 persen.

Kemudian Acep Adang Ruhiat-Gitalis Dwinatarina yang diusung PKB,10,40 opersen dan paling buncit, Jeje Wiradinata–Ronal Surapradja yang diusung PDIP 8,98 persen.

Empat faktor utama yang membuat tiga paslon tertinggal jauh dari KDM-Erwan adalah, pertama, karena secara personal, ada sosok Dedi Mulyadi sebagai calon gubernur yang sudah memiliki tingkat pengenalan dan kesukaan cukup tinggi.

Dedi Mulyadi sudah masuk dalam kategori kandidat yang pengenalan dan kesukaannya berbanding lurus. Sudah dikenal sekitar 92,1 persen dan disukai oleh sekitar 88,6 persen. Ini angka ideal seorang kandidat yang punya potensi kuat untuk menang.

Toto membandingkan dengan tiga paslon lainnya, yang rata-rata masih terkendala problem pengenalan. Bahkan, ketiga paslon tersebut belum memenuhi standar pengenalan minimal 70 persen, termasuk Ahmad Syaikhu. Sementara, dua paslon lainnya, rata-rata baru dikenal oleh sekitar 50 persen.

Adapun kesukaan terhadap Dedi Mulyadi, kata Toto, karena dia dianggap sebagai figur yang mampu, peduli dan merakyat. Persepsi positif tersebut muncul karena Dedi punya kemampuan mengemas seluruh rangkaian kegiatannya dengan efek emosional publik.

“Termasuk, melalui kemasan seni dan budaya sunda yang hadir dan tampil di hampir seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat, yang makin mendekatkan dirinya dengan pemilih. Disitu ada dialog, ada humor, ada pesan kemanusiaan dan bahkan ada tangis saat Kang Dedi menyentuh bagian emosi rakyat yang hadir,” katanya.

Menurut Toto, kemasan seperti itulah yang membuat Dedi Mulyadi punya brand personal khas dan kuat sebagai tokoh sunda Jawa Barat yang cinta dan peduli terhadap seni, tradisi dan budaya sunda. Sehingga, Dedi pun populer dipanggil Bapak Aing.

Faktor kedua, lanjut Toto, adanya ekspresi kesukaan mayoritas publik kepada Dedi Mulyadi yang tergambar dari pemilih militan (strong supporter) cukup tinggi, yaitu 55,4 persen. Ini angka strong supporter yang jarang terjadi. Bandingkan dengan tiga paslon lain yang pemilih militannya dibawah 10 persen.

Faktor ketiga, karena dukungan kuat mayoritas publik kepada paslon yang diusung Gerindra, Golkar, Demokrat dan PAN itu cukup merata di aneka segmen demografis. Meliputi suku, agama, gender, tingkat penghasilan, pendidikan, profesi, pilihan Ormas dan Parpol. Termasuk, unggul juga di seluruh Dapil dan kabupaten.

Faktor keempat, Dedi Mulyadi punya kemampuan melakukan kapitalisasi seluruh kegiatan dan pesan kampanyenya dengan massif. Tentunya, lewat aneka platform sosial media, berita online, dan TV dengan news value yang kuat. Dan ini dilakukannya dari jauh hari sebelum masuk masa kampanye.

“Dari rangkaian kegiatan dengan kemasan yang news value dan berefek emosional publik itu, sangat wajar jika Kang Dedi sudah punya modal pengenalan dan kesukaan yang paling tinggi sebagai salah satu hukum besi untuk menang,” ungkapnya.

Ditanya peran sejumlah parpol yang tergabung dalam KIM Plus dalam mendongkrak popularitas dan elektabilitas Dedi Mulyadi, Toto mengatakan, diplomatis, tak pernah berbanding lurus antara kemenangan dan dukungan banyak partai politik.

“Dalam kontek Pilgub Jawa Barat, kemenangan Dedi Mulyadi lebih karena faktor personal figur yang memang sudah kokoh, sejak bupati Purwakarta dua periode dan caleg DPR RI dengan perolehan suara terbanyak di Jabar. Bukan karena dukungan banyak parpol,” tegasnya.

Toto mencontohkan, kasus di sejumlah daerah, banyak kandidat yang kalah di Pilkada meskipun didukung banyak partai. Sebaliknya, calon yang didukung hanya satu dan dua partai saja bisa menang.

Yang menarik dari kasus Pilgub Jabar, kata Toto, adalah praktik politik agama yang tidak ampuh menghentikan lajut elektabilitas Dedi Mulyadi.

Seperti diketahui, salah satu serangan paling massif adalah soal agama Dedi yang tidak jelas, pelaku musyrik, mistik dan dukun. Namun semuanya tidak memalingkan dukungan masyarakat Jabar terhadap Dedi Mulyadi. (yul)

Tags: dedi-erwanlsimenang mutlakpilgub jabar

Related Posts

KPK melakukan peristiwa tertangkap tangan terhadap sejumlah pihak yang diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait pengurusan izin tinggal Warga Negara Asing (WNA) di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Tahun 2022-2026.(Foto: Humas KPK)

KPK Tangkap Tangan TPK Pengurusan Izin Tinggal Warga Negara Asing di Kementerian Imipas

Editor
4 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan peristiwa tertangkap tangan terhadap sejumlah pihak yang diduga melakukan tindak pidana korupsi...

Ilustrasi senjata tajam pisau.(foto: istimewa)

Minimarket di Sumedang Dirampok, Pelaku Bersajam Melukai Kasir

Editor
4 Juni 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Sebuah minimarket di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi sasaran aksi perampokan. Pelaku yang membawa senjata tajam, melukai kasir hingga...

Ilustrasi tilang melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).(Foto:Istimewa).

Operasi Patuh 2026 Digelar Serentak Mulai 08 Juni, Sasar Pelanggar Lalu-Lintas

Editor
4 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Operasi Patuh 2026 selama dua pekan. Operasi Patuh 2026 digelar serentak, mulai...

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.(Foto: Dok. Kemenperin)

Kemenperin Pacu Transformasi Industri Lewat Forum BRICS PartNIR 2026 di Tiongkok

Editor
4 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kerja sama internasional guna mendukung transformasi industri nasional melalui partisipasi aktif pada...

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) mengatakan pemerintah menghormati proses hukum yang sedang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim.(Foto: Setneg)

Silmy Karim Jalani Proses Hukum di KPK, Pemerintah Hormati

Editor
4 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah menghormati proses hukum yang sedang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan...

Ilustrasi tabrakan.(Foto:Istimewa).

Fortuner Tabrak Sepeda Motor dan Warung di Bogor, Satu Orang Tewas

Editor
4 Juni 2026

SATUJABAR, BOGOR--Peristiwa tabrakan menelan korban jiwa terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Satu orang tewas setelah mobil Toyota Fortuner tidak...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.