• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 22 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ini Faktor Pasangan Dedi–Erwan Menang Mutlak Pilgub Jabar Versi LSI

Editor
Senin, 02 Desember 2024 - 03:31
KDM dan Erwan (foto: istimewa)

KDM dan Erwan (foto: istimewa)

Dedi Mulyadi sudah masuk dalam kategori kandidat yang pengenalan dan kesukaannya berbanding lurus.

SATUJABAR, JAKARTA — Lingkaran Survei Indonesia atau LSI Denny JA mengungkapkan, ada empat faktor signifikan yang membuat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan (Dedi-Erwan) menang telak pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat. Meski masih berdasar hitung cepatatau quick count, namun sudah mendekati perolehan suara realitas, keunggulan pasangan KDM-Erwan mencapai 61,85 persen.

Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah kepada pers di Jakarta, Senin 2 Desember 2024 mengungkapkan, hasil hitung cepat tersebut disampaikan setelah data masuk 100 persen dan dengan tingkat partisipasi pemilih (VTO) sebesar 63,2 persen.

RelatedPosts

Bank Indonesia: BI-Rate 5,75%, Tetap!

Kapolrestabes Bandung: Zona Rawan Begal Kota Bandung di Media Sosial Hoaks, Masyarakat Jangan Resah!

Kasus Dana Syariah Indonesia, OJK Serahkan Berkas Pemeriksaan ke Bareskrim Polri

LDI Denny JA menjelaskan, dengan margin of error plus minus 1 persen, hasil quick count tersebut selama ini tak pernah berbeda jauh dengan hasil real count KPUD yang menjadi patokan penentuan perolehan suara.

Hitung cepat LSI Denny JA, mengungkapkan, tiga pasangan lain dalam Pilgub Jabar 2024 ini tertinggal jauh dibawah KDM–Erwan. Masing-masing Ahmad Syaikhu–Ilham Habibie yang diusung PKS dan Nasdem dengan perolehan suara 18,78 persen.

Kemudian Acep Adang Ruhiat-Gitalis Dwinatarina yang diusung PKB,10,40 opersen dan paling buncit, Jeje Wiradinata–Ronal Surapradja yang diusung PDIP 8,98 persen.

Empat faktor utama yang membuat tiga paslon tertinggal jauh dari KDM-Erwan adalah, pertama, karena secara personal, ada sosok Dedi Mulyadi sebagai calon gubernur yang sudah memiliki tingkat pengenalan dan kesukaan cukup tinggi.

Dedi Mulyadi sudah masuk dalam kategori kandidat yang pengenalan dan kesukaannya berbanding lurus. Sudah dikenal sekitar 92,1 persen dan disukai oleh sekitar 88,6 persen. Ini angka ideal seorang kandidat yang punya potensi kuat untuk menang.

Toto membandingkan dengan tiga paslon lainnya, yang rata-rata masih terkendala problem pengenalan. Bahkan, ketiga paslon tersebut belum memenuhi standar pengenalan minimal 70 persen, termasuk Ahmad Syaikhu. Sementara, dua paslon lainnya, rata-rata baru dikenal oleh sekitar 50 persen.

Adapun kesukaan terhadap Dedi Mulyadi, kata Toto, karena dia dianggap sebagai figur yang mampu, peduli dan merakyat. Persepsi positif tersebut muncul karena Dedi punya kemampuan mengemas seluruh rangkaian kegiatannya dengan efek emosional publik.

“Termasuk, melalui kemasan seni dan budaya sunda yang hadir dan tampil di hampir seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat, yang makin mendekatkan dirinya dengan pemilih. Disitu ada dialog, ada humor, ada pesan kemanusiaan dan bahkan ada tangis saat Kang Dedi menyentuh bagian emosi rakyat yang hadir,” katanya.

Menurut Toto, kemasan seperti itulah yang membuat Dedi Mulyadi punya brand personal khas dan kuat sebagai tokoh sunda Jawa Barat yang cinta dan peduli terhadap seni, tradisi dan budaya sunda. Sehingga, Dedi pun populer dipanggil Bapak Aing.

Faktor kedua, lanjut Toto, adanya ekspresi kesukaan mayoritas publik kepada Dedi Mulyadi yang tergambar dari pemilih militan (strong supporter) cukup tinggi, yaitu 55,4 persen. Ini angka strong supporter yang jarang terjadi. Bandingkan dengan tiga paslon lain yang pemilih militannya dibawah 10 persen.

Faktor ketiga, karena dukungan kuat mayoritas publik kepada paslon yang diusung Gerindra, Golkar, Demokrat dan PAN itu cukup merata di aneka segmen demografis. Meliputi suku, agama, gender, tingkat penghasilan, pendidikan, profesi, pilihan Ormas dan Parpol. Termasuk, unggul juga di seluruh Dapil dan kabupaten.

Faktor keempat, Dedi Mulyadi punya kemampuan melakukan kapitalisasi seluruh kegiatan dan pesan kampanyenya dengan massif. Tentunya, lewat aneka platform sosial media, berita online, dan TV dengan news value yang kuat. Dan ini dilakukannya dari jauh hari sebelum masuk masa kampanye.

“Dari rangkaian kegiatan dengan kemasan yang news value dan berefek emosional publik itu, sangat wajar jika Kang Dedi sudah punya modal pengenalan dan kesukaan yang paling tinggi sebagai salah satu hukum besi untuk menang,” ungkapnya.

Ditanya peran sejumlah parpol yang tergabung dalam KIM Plus dalam mendongkrak popularitas dan elektabilitas Dedi Mulyadi, Toto mengatakan, diplomatis, tak pernah berbanding lurus antara kemenangan dan dukungan banyak partai politik.

“Dalam kontek Pilgub Jawa Barat, kemenangan Dedi Mulyadi lebih karena faktor personal figur yang memang sudah kokoh, sejak bupati Purwakarta dua periode dan caleg DPR RI dengan perolehan suara terbanyak di Jabar. Bukan karena dukungan banyak parpol,” tegasnya.

Toto mencontohkan, kasus di sejumlah daerah, banyak kandidat yang kalah di Pilkada meskipun didukung banyak partai. Sebaliknya, calon yang didukung hanya satu dan dua partai saja bisa menang.

Yang menarik dari kasus Pilgub Jabar, kata Toto, adalah praktik politik agama yang tidak ampuh menghentikan lajut elektabilitas Dedi Mulyadi.

Seperti diketahui, salah satu serangan paling massif adalah soal agama Dedi yang tidak jelas, pelaku musyrik, mistik dan dukun. Namun semuanya tidak memalingkan dukungan masyarakat Jabar terhadap Dedi Mulyadi. (yul)

Tags: dedi-erwanlsimenang mutlakpilgub jabar

Related Posts

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75% dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%.(Dok. Bank Indonesia)

Bank Indonesia: BI-Rate 5,75%, Tetap!

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku...

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Dedi Supriyadi.(Foto:Istimewa).

Kapolrestabes Bandung: Zona Rawan Begal Kota Bandung di Media Sosial Hoaks, Masyarakat Jangan Resah!

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kasus begal di Kota Bandung, Jawa Barat, yang menjadi perhatian serius aparat kepolisian, memunculkan informasi titik-titik zona rawan kejahatan...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol,POJK,perbankan

Kasus Dana Syariah Indonesia, OJK Serahkan Berkas Pemeriksaan ke Bareskrim Polri

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendukung upaya penegakan hukum dan penyelesaian dana lender PT Dana Syariah Indonesia...

Sudaryono.(Foto: Dok. Setneg)

Sudaryono Jabat Kepala BGN, Dilantik Rabu 22 Juli 2026

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta,...

Ilustrasi Aksi Penculikan. (Foto:Istimewa).

Meila Nurpadilah, Gadis Asal Bandung Barat Diculik Mantan Pacar Sudah Kembali

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Meila Nurpadilah, gadis berusia 23 tahun asal Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang dilaporkan hilang diduga diculik mantan pacarnya,...

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tahun 2026 yang digelar di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta.(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat