• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Menko Airlangga: Swasembada Energi Melalui Minyak Sawit Kontribusi Konkret Indonesia dan CPO untuk Mengurangi Emisi Karbon

Editor
Sabtu, 30 November 2024 - 05:17
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.(FOTO: Humas Kemenko Perekonomian)

BANDUNG – Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan sektor minyak sawit melalui berbagai langkah strategis, meskipun industri ini menghadapi tantangan global yang kompleks. Dalam upaya ini, Indonesia memfokuskan perhatian pada swasembada energi, khususnya melalui Program B40, yang berkontribusi besar dalam pengurangan emisi karbon dunia.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam 12th Ministerial Meeting Dewan Negara-Negara Penghasil Minyak Sawit (CPOPC) di Jakarta pada Jumat, 29 November 2024. Pertemuan ini mengumpulkan negara-negara produsen minyak sawit untuk membahas isu-isu terkini terkait industri minyak sawit global, seperti fluktuasi harga CPO, kebijakan perdagangan ramah lingkungan dari negara konsumen, serta tantangan keberlanjutan dan perubahan iklim.

RelatedPosts

Gegara Tersinggung, Pedagang Bunuh Sesama Pedagang di Cianjur

Kejadian Bencana dan Penanganan BNPB 23 Juli 2026

Uang Beredar Juni 2026 Tumbuh 8,7%

Menko Airlangga menjelaskan bahwa pasar minyak sawit telah mengalami volatilitas yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan harga yang melonjak tinggi pada 2022 akibat pandemi COVID-19 dan belum kembali stabil hingga 2023. Selain itu, diskriminasi perdagangan terhadap produk minyak sawit dan turunannya, yang seringkali disamarkan dengan kebijakan ramah lingkungan seperti EU Deforestation-free Regulation (EUDR), turut menjadi tantangan bagi negara-negara penghasil sawit.

“Oleh karena itu, Indonesia terus mendorong agar harga minyak sawit tetap menguntungkan dan stabil, serta memastikan kebijakan perdagangan tidak bertentangan dengan ketentuan WTO, agar pasar minyak sawit lebih transparan dan prediktabel,” ujar Airlangga.

Sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung pengurangan emisi karbon global, Menko Airlangga juga menyoroti pencapaian Indonesia melalui Program B40, yang telah menghemat sekitar 32 juta ton CO2. Program B40 yang ditargetkan untuk menghasilkan 40% campuran biodiesel berbasis sawit di dalam bahan bakar diesel ini diprediksi dapat mengurangi lebih dari 40 juta ton CO2, menjadikan Indonesia sebagai kontributor penting dalam pengurangan emisi global.

“Program B40 ini merupakan kontribusi konkret Indonesia dan CPO kepada dunia dalam upaya mengurangi emisi karbon, dan kami berharap negara-negara lain dapat mengapresiasi hal ini, seperti yang dilakukan Malaysia,” tambah Menko Airlangga.

Selain itu, Indonesia juga menekankan pentingnya CPOPC sebagai platform untuk memperkuat kerjasama antara negara-negara penghasil minyak sawit. CPOPC diharapkan terus menjadi pusat bagi negara-negara produsen minyak sawit untuk menentukan arah pasar minyak nabati global dan memfasilitasi kepentingan anggotanya.

Pada pertemuan tersebut, CPOPC juga menyetujui Nigeria dan Kongo sebagai Negara Pengamat baru, yang sebelumnya mengajukan permohonan untuk menjadi anggota penuh pada September dan November 2024. Proses aksesi penuh negara-negara ini akan berlangsung dalam jangka waktu dua tahun, di mana mereka akan berstatus sebagai Observer Country.

Airlangga juga mengungkapkan bahwa Indonesia dan Malaysia sepakat untuk melanjutkan kerja sama dalam joint task force mengenai EUDR yang telah diperpanjang implementasinya oleh Parlemen Uni Eropa selama satu tahun ke depan.

Turut hadir dalam pertemuan ini, baik secara langsung maupun daring, antara lain Menteri Perladangan dan Komoditi Malaysia, Datuk Seri Johari bin Abdul Ghani, Wakil Menteri Pertanian Honduras, Lid Roy Lazo Rodriguez, serta perwakilan negara-negara pengamat dan berbagai lembaga terkait, termasuk BPDPKS dan CPOPC.

Dengan komitmen kuat dari Indonesia dalam mengembangkan sektor minyak sawit secara berkelanjutan, serta upaya bersama negara-negara penghasil sawit lainnya, diharapkan industri ini dapat terus berkembang secara inklusif, meningkatkan kesejahteraan petani kecil, dan berkontribusi dalam pengurangan emisi global.

Tags: CPOsawitSwasembada Energi

Related Posts

Ilustrasi senjata tajam pisau.(foto: istimewa)

Gegara Tersinggung, Pedagang Bunuh Sesama Pedagang di Cianjur

Editor
23 Juli 2026

SATUJABAR, CIANJUR--Hanya gara-gara persoalan sepele, seorang pedagang membunuh sesama pedagang Pasar Muka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pelaku yang berada di...

Foto : BPBD Kabupaten Demak mendistribusikan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Desa Kalitengah, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada Rabu (22/7). (BPBD Kabupaten Demak)

Kejadian Bencana dan Penanganan BNPB 23 Juli 2026

Editor
23 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana yang berdampak pada masyarakat di beberapa wilayah Indonesia...

Uang rupiah Bank Indonesia,nilai tukar

Uang Beredar Juni 2026 Tumbuh 8,7%

Editor
23 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh positif pada Juni 2026. Posisi M2 pada...

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono (kiri) dan Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria saat meninjau Travoy Rest KM 88A dan Travoy Rest KM 88B Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), Jawa Barat, pada Selasa (21/07).(Foto: Humas Jasa Marga)

Danantara Indonesia Kunjungi Jasa Marga, Pantau Transformasi Digital

Editor
23 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mendampingi Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus...

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Dedi Supriyadi.(Foto:Istimewa).

Cegah Aksi Begal, 300 Personel Polisi Dikerahkan Sisir Kota Bandung

Editor
23 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polrestabes Bandung, Jawa Barat, kerahkan 300 personel untuk berpatroli malam mencegah tindak kejahatan jalanan dan pencurian, termasuk aksi begal....

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat, Kash Patel, di Kertanegara, Jakarta, pada Rabu (22/07/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya dalam upaya pengembalian artefak budaya Indonesia yang diselundupkan secara ilegal ke luar negeri.(Foto: Setneg)

Direktur FBI Temui Presiden Prabowo, Bahas Penyelundupan Artefak

Editor
23 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat, Kash Patel, di...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat