• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 7 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Menko Airlangga: Swasembada Energi Melalui Minyak Sawit Kontribusi Konkret Indonesia dan CPO untuk Mengurangi Emisi Karbon

Editor
Sabtu, 30 November 2024 - 05:17
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.(FOTO: Humas Kemenko Perekonomian)

BANDUNG – Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan sektor minyak sawit melalui berbagai langkah strategis, meskipun industri ini menghadapi tantangan global yang kompleks. Dalam upaya ini, Indonesia memfokuskan perhatian pada swasembada energi, khususnya melalui Program B40, yang berkontribusi besar dalam pengurangan emisi karbon dunia.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam 12th Ministerial Meeting Dewan Negara-Negara Penghasil Minyak Sawit (CPOPC) di Jakarta pada Jumat, 29 November 2024. Pertemuan ini mengumpulkan negara-negara produsen minyak sawit untuk membahas isu-isu terkini terkait industri minyak sawit global, seperti fluktuasi harga CPO, kebijakan perdagangan ramah lingkungan dari negara konsumen, serta tantangan keberlanjutan dan perubahan iklim.

RelatedPosts

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Siswa Wajib Pakai Masker

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Husein Ditutup Hingga Pukul 08.59 WIB

Hutan Kalimantan Terbakar, Petugas Pergoki Orang Lagi Buka Lahan Pakai Ekskavator

Menko Airlangga menjelaskan bahwa pasar minyak sawit telah mengalami volatilitas yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan harga yang melonjak tinggi pada 2022 akibat pandemi COVID-19 dan belum kembali stabil hingga 2023. Selain itu, diskriminasi perdagangan terhadap produk minyak sawit dan turunannya, yang seringkali disamarkan dengan kebijakan ramah lingkungan seperti EU Deforestation-free Regulation (EUDR), turut menjadi tantangan bagi negara-negara penghasil sawit.

“Oleh karena itu, Indonesia terus mendorong agar harga minyak sawit tetap menguntungkan dan stabil, serta memastikan kebijakan perdagangan tidak bertentangan dengan ketentuan WTO, agar pasar minyak sawit lebih transparan dan prediktabel,” ujar Airlangga.

Sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung pengurangan emisi karbon global, Menko Airlangga juga menyoroti pencapaian Indonesia melalui Program B40, yang telah menghemat sekitar 32 juta ton CO2. Program B40 yang ditargetkan untuk menghasilkan 40% campuran biodiesel berbasis sawit di dalam bahan bakar diesel ini diprediksi dapat mengurangi lebih dari 40 juta ton CO2, menjadikan Indonesia sebagai kontributor penting dalam pengurangan emisi global.

“Program B40 ini merupakan kontribusi konkret Indonesia dan CPO kepada dunia dalam upaya mengurangi emisi karbon, dan kami berharap negara-negara lain dapat mengapresiasi hal ini, seperti yang dilakukan Malaysia,” tambah Menko Airlangga.

Selain itu, Indonesia juga menekankan pentingnya CPOPC sebagai platform untuk memperkuat kerjasama antara negara-negara penghasil minyak sawit. CPOPC diharapkan terus menjadi pusat bagi negara-negara produsen minyak sawit untuk menentukan arah pasar minyak nabati global dan memfasilitasi kepentingan anggotanya.

Pada pertemuan tersebut, CPOPC juga menyetujui Nigeria dan Kongo sebagai Negara Pengamat baru, yang sebelumnya mengajukan permohonan untuk menjadi anggota penuh pada September dan November 2024. Proses aksesi penuh negara-negara ini akan berlangsung dalam jangka waktu dua tahun, di mana mereka akan berstatus sebagai Observer Country.

Airlangga juga mengungkapkan bahwa Indonesia dan Malaysia sepakat untuk melanjutkan kerja sama dalam joint task force mengenai EUDR yang telah diperpanjang implementasinya oleh Parlemen Uni Eropa selama satu tahun ke depan.

Turut hadir dalam pertemuan ini, baik secara langsung maupun daring, antara lain Menteri Perladangan dan Komoditi Malaysia, Datuk Seri Johari bin Abdul Ghani, Wakil Menteri Pertanian Honduras, Lid Roy Lazo Rodriguez, serta perwakilan negara-negara pengamat dan berbagai lembaga terkait, termasuk BPDPKS dan CPOPC.

Dengan komitmen kuat dari Indonesia dalam mengembangkan sektor minyak sawit secara berkelanjutan, serta upaya bersama negara-negara penghasil sawit lainnya, diharapkan industri ini dapat terus berkembang secara inklusif, meningkatkan kesejahteraan petani kecil, dan berkontribusi dalam pengurangan emisi global.

Tags: CPOsawitSwasembada Energi

Related Posts

Siswa sekolah memakai masker sebagai antisipasi dari abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakakatau.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Siswa Wajib Pakai Masker

Editor
7 September 2026

BANDUNG - Erupsi Gunung Anak Krakatau menebarkan abu vulkanik yang menjangkau wilayah Bandung. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung telah menginstruksikan...

Potret penutupan sejumlah bandara/lanud akibat debu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.(Image: BMKG, diambil 7/9/2026, pukul 04.15 WIB)

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Husein Ditutup Hingga Pukul 08.59 WIB

Editor
7 September 2026

BANDUNG – Erupsi Gunung Anak Krakatau menebarkan abu vulkanik yang memasuki wilayah Bandung Jawa Barat. Akibatnya, Bandara Internasional Husein Sastranegara...

Tim Gabungan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memergoki aksi perambahan hutan ilegal di Desa Sungai Awan Kiri, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat (4/9).(Foto: Humas Kemenhut)

Hutan Kalimantan Terbakar, Petugas Pergoki Orang Lagi Buka Lahan Pakai Ekskavator

Editor
6 September 2026

KETAPANG - Di tengah upaya intensif pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Tim Gabungan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memergoki aksi perambahan...

Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, menebarkan debu vulkanik terutama ke arah timur dan barat sehingga menyebabkan pada Minggu 6 September sebanyak 8 bandara atau landasan udara tutup, termasuk Bandara Internasional Husein Sastranegara.(Image: BMKG Diambil 6/9/2026 Pukul 17.00 WIB)

Erupsi Gunung Akan Krakatau, Bandara Husein Tutup Sementara

Editor
6 September 2026

BANDUNG – Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, menebarkan debu vulkanik terutama ke...

Jumlah hotspor 5 September 2026.(Image: Kemenhut)

Jumlah Hotspot High Confidence Nasional Turun 260 Titik

Editor
6 September 2026

JAKARTA - Jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional menunjukkan penurunan pada 5 September 2026. Kementerian Kehutanan...

Peta bandara yang ditutup sementara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, berdasarkan pantauan cuaca di bandara Indonesia oleh BMKG.(Image: BMKG, diambil Minggu 6 September pukul 13.00 WIB)

Erupsi Gunung Anak Krakatau: Daftar Bandara Ditutup Sementara

Editor
6 September 2026

Erupsi Gunung Anak Krakatau mendorong pemerintah untuk menutup sementara sejumlah bandara yakni  Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ditutup pada pukul 02.08–09.30 WIB....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.