• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 5 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan: Pembangunan di Jabar Harus Berbasis Konservasi dan Perlindungan SDA

Editor
Minggu, 17 November 2024 - 09:28
Para calon wagub Jawa Barat 2024-2029.

Para calon wagub Jawa Barat 2024-2029.

Seluruh hal harus dioptimalkan dengan mengevaluasi seluruh tata ruang di Provinsi Jabar.

SATUJABAR, CIREBON — Debat publik sesi kedua Pilgub Jabar 2024, di Cirebon, dimanfaatkan pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) nomor urut 4 Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan untuk menyampaikan visi dan misinya.

RelatedPosts

BMKG: Dentuman di Bandung Bukan dari Gempa Bumi

Harga Emas Sabtu 5/9/2026 Antam Rp 2.640.000 Per Gram

China Masters 2026: An Se Young Jumpa Tomoka Miyazaki di Final

Calon Gubernur Jabar Dedi Mulyadi bahkan terlihat menguasai materi yang sudah disesuaikan dengan tema. “Dalam sosiologi kebudayaan Sunda, terkenal kalimat ciri sabumi cara sadesa, jawadah tutung biritna, sacarana sacarana, lain tepak sejen igel.”

“Sosiologi itu berangkat dari kerangka trilogi orang Sunda yang disebut papat kalimat pancer,” kata Dedi.

Artinya adalah manusia itu terlahir bersenyawa dengan tanahnya, terlahir bersenyawa dengan airnya, terlahir bersenyawa panas mataharinya dan terlahir bersenyawa dengan udaranya.

Persenyawaan itu, kata Dedi, melahirkan empat karakter kebudayaan. Pertama melahirkan bahasa, melahirkan makanan, melahirkan pakaian dan melahirkan seni.

“Keempat karakter itu dalam sosiologi masyarakat Jabar, terkenal dengan empat sosio kebudayaan,” ujarnya. Yang pertama kebudayaan Kulon, kebudayaan Priangan, kebudayaan Cirebonan, dan kebudayaan Betawi.

“Kerangka dasar ini akan melahirkan ekosistem, yang namanya ekosistem ekonomi. Ekosistem ekonomi pegunungan, ekosistem ekonomi pedataran, ekosistem ekonomi kelautan dan ekosistem ekonomi perkotaan dan perindustrian,” kata Dedi.

Mantan Bupati Purwakarta ini menyimpulkan, seluruh hal tersebut harus dioptimalkan dengan mengevaluasi seluruh tata ruang di Provinsi Jabar, melakukan pembangunan yang didasarkan pada konservasi dan perlindungan sumber daya alam.

Kemudian mengembangkan pembangunan berkarakter yang melahirkan identitas wilayah. Baik arsitektur, jalan, dan berbagai produk pembangunan lainnya. “Kemudian pembangunan yang menghormati kebebasan beragama dan memberikan perlindungan ibadah secara kemerdekaan,” ucapnya. (yul)

Tags: cagub jabardebat publik sesi 2dedi mulyanipilgub jabar

Related Posts

BMKG

BMKG: Dentuman di Bandung Bukan dari Gempa Bumi

Editor
5 September 2026

BANDUNG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Bandung memastikan bahwa fenomena suara dentuman yang terdengar di...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 5/9/2026 Antam Rp 2.640.000 Per Gram

Editor
5 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 5/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.640.000 per gram...

Li-Ning China Masters

China Masters 2026: An Se Young Jumpa Tomoka Miyazaki di Final

Editor
5 September 2026

SHENZHEN — China Masters 2026 atau LI-NING China Masters 2026 berlangsung mulai 1 hingga 6 September 2026. Turnamen berlevel BWF...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan hadiri kegiatan Gerakan Nyapedah Nyakola di Balai Kota Bandung, Sabtu 5 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Hadirkan Infrastrurkur Ramah Pesepeda hingga Disabilitas

Editor
5 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong terciptanya lingkungan jalan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan, termasuk...

Koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.(Foto: Kemenhut)

Karhutla Kalimantan, Peluang Hujan Turun 4-8 September 2026

Editor
5 September 2026

PONTIANAK - Pemerintah memaksimalkan potensi awan hujan pada 4-8 September 2026 untuk mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC) di Kalimantan Barat....

Orangutan di habitat hutan Kalimantan.(Foto: Kemenhut)

Orangutan Terdampak Karhutla, Kemenhut Perkuat Call Center

Editor
5 September 2026

PALANGKA RAYA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat jalur pelaporan penyelamatan satwa liar untuk mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.