• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 22 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

PT Agronesia Gandeng BRIN Dongkrak Produk Karet

Editor
Jumat, 11 November 2022 - 01:17
pt agronesia

Kerja sama (jabarprov.go.id)

BANDUNG: PT Agronesia, BUMD Jawa Barat bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kerja Sama berlangsung di West Java Investment Hub Jalan Windu No.26 Bandung, Selasa (8/11/2022).

RelatedPosts

Pasar Bersih Jambu Dua Jadi Laboratorium UMKM

IKM Parfum Binaan Kemenperin Tembus Pasar Papua Nugini

Wakil Wali Kota Bandung: UMKM Didorong Masuk Pasar Digital

Kerja sama itu berupa riset dan inovasi barang teknik perkeretaapian.

Penandatanganan dilakukan Deddy Gamawan selaku Direktur Utama PT Agronesia dan Wahyu Bambang Widayatno, Kepala Pusat Riset Material Maju BRIN.

Selain itu juga dilakukan kerja sama antara Deddy Gamawan selaku Direktur Utama Agronesia dan Sugiyanto sebagai Direktur Politeknik ATK Yogyakarta.

Menurut Deddy, kerja sama antara Agronesia dengan BRIN sangat penting dilakukan untuk meningkatkan kemampuan serta kualitas karet yang dihasilkan Inkaba yang merupakan salah satu unit bisnis Agronesia.

“Kerja sama ini cukup penting karena kita tahu BRIN berisi SDM yang mumpuni dalam masalah produk karet,” katanya dikutip situs Pemprov Jabar.

“Kita butuh formula-formula karet yang diinginkan oleh “user”. Jadi kalau “user”, yang diinginkan itu karet yang kualitas, ketahanan suhu, kekuatannya “life time”,” imbuhnya.

Menurut Deddy, dari hasil kolaborasi ini nantinya formula atau campuran hasil dari BRIN disampaikan kepada PT. Agronesia, untuk selanjutnya diolah oleh Inkaba.

“Jujur kita harus kerja sama dengan BRIN, karena BRIN lah yang bisa mengatur formula-formulanya, campuran-campurannya karet. Inilah yang kita butuhkan, nanti BRIN yang menyampaikan kepada kita dan nanti kita olah. Jadi formulanya dari BRIN,” tuturnya.

KERJA SAMA MAGANG

Sementara itu, kerja sama dengan ATK Yogyakarta lebih difokuskan untuk kebutuhan pegawai dan kebutuhan mahasiswa untuk magang di Inkaba.

“Kita membutuhkan tenaga-tenaga terampil yang notabene siap pakai, makanya kita kolaborasi dengan politeknik,” ucap Deddy.

“Di kita memang SDM persentasenya untuk yang usia 40-50 tahun sekitar 50%, diatas 50 tahun 30% dan usia dibawah 40 tahun sekitar 20%”, tambahnya.

Rencananya kerja sama ini akan berlangsung selama 1 tahun, namun bisa diperpanjang hingga 5 tahun tergantung kebutuhan kedepan.

Harapan besarnya menurut Deddy, dengan kerja sama ini kedepannya Inkaba bisa memenuhi sebagian besar kebutuhan perusahaan atau industri yang menggunakan material karet produk dalam negeri, sesuai harapan Presiden Joko Widodo.

“Sesuai semangat Presiden Pak Jokowi, industri yang menggunakan bahan karet bisa memilih kepada kami, agar bisa menyediakan spare part-nya dari kami. Kita bisa 10-20% dulu lah. Kalau harapan Pak Jokowi kan besarnya tingkat komponen dalam negeri (TKDN) itu minimal 30%,” pungkasnya.

Kepala Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material BRIN Ratno Nuryadi menegaskan bahwa perjanjian kerja sama  ini, salah satu bentuk kolaborasi yang sudah dilaksanakan oleh para periset sebelumnya.

“Harapannya terus berlanjut dan perjanjian kerja sama ini tidak seremonial tapi bisa diemplementasikan dilapangan, diaplikasikan dilapangan,” ujarnya.

Ratno mengaku senang dengan kolaborasi ini dan kedepannya bisa melibatkan unit lain dan tidak hanya unit riset yang ada di BRIN, sehingga bisa menghasilkan inovasi yang lebih baik.

“Harapannya, riset dan inovasi kedepan sebagai pendorong untuk mandiri. Dan bahan lokal, sumber daya lokal bisa dimanfaatkan dan tidak import,” katanya.

Sementara itu, Sugiyanto, S.Sn., M.Sn.  selaku Direktur Politeknik ATK Yogyakarta berharap, nota kesepahaman ini kedepannya bisa saling menguntungkan kedua belah pihak.

“Mahasiswa yang praktik di Inkaba sudah ada, riset dosen dan ilmunya bisa digunakan di Inkaba. Dan kerja sama ini bisa berkelanjutan,” tegasnya.

Tags: agronesiaBRINkaret

Related Posts

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyapa pedagang dan warga di Pasar Bersih Jambu Dua.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Pasar Bersih Jambu Dua Jadi Laboratorium UMKM

Editor
20 September 2026

BOGOR - Pasar Bersih Jambu Dua yang bertransformasi sebelumnya dari Pasar Induk Jambu Dua terus menunjukkan tren positif dalam perkembangannya....

PT Follow Me Indonesia, IKM binaan Kemenperin, menembus pasar ekspor Papua Nugini melalui produk parfum dan gel rambut.(Foto: Dok. Kemenperin)

IKM Parfum Binaan Kemenperin Tembus Pasar Papua Nugini

Editor
18 September 2026

JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus berupaya meningkatkan industri kecil dan menengah (IKM) kosmetik nasional untuk meningkatkan daya saing dan memperluas...

Wakil Wali Kota Bandung Erwin.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wakil Wali Kota Bandung: UMKM Didorong Masuk Pasar Digital

Editor
18 September 2026

BANDUNG - Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengupayakan para pelaku usaha mikro mulai memperluas pemasaran produk melalui kanal digital. Menurutnya,...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyambut Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat bersama seluruh Ketua Dekranasda dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat dalam rangka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Dekranasda Wajib Bangun Kolaborasi Perluas Pasar Produk UMKM

Editor
16 September 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai seluruh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kabupaten dan kota di Jawa Barat...

Salah satu menu makanan jamaah haji yang bervariasi setiap waktu.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Expo UMKM Haji dan Umrah 2026 Siap Digelar, Bidik 300 Tenant dan 10.000 Pengunjung

Editor
16 September 2026

MADIUN - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mendorong penyelenggaraan Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026 menjadi...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, ke salah satu industri sepatu lokal, Fortuna Shoes, di Jalan Soekarno-Hatta, Senin 14 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Editor
14 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung terus mendorong penguatan sektor manufaktur dan industri kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.