• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 23 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Kawal Ekspor Alkes Indonesia ke Afrika

Editor
Sabtu, 26 Oktober 2024 - 05:29
Stand Indonesia di pameran alkes di Afrika Selatan.(FOTO: Humas Kemenperin)

Stand Indonesia di pameran alkes di Afrika Selatan.(FOTO: Humas Kemenperin)

BANDUNG – Kementerian Perindustrian semakin gencar memperkenalkan potensi industri alat kesehatan Indonesia ke kancah global, termasuk berupaya untuk memacu penetrasi ke pasar nontradisional seperti negara-negara Afrika.

Langkah ini direalisasikan melalui keikutsertaan industri alat kesehatan dalam negeri pada ajang Africa Health 2024 yang digelar di Cape Town, Afrika Selatan pada 22-24 Oktober 2024.

RelatedPosts

Sales Mission Kemenpar Penetrasi Pasar Korsel

Spring Airlines Layani Guangzhou dan Shenzhen ke Jakarta

Stasiun Kereta Api JIS Diresmikan

“Industri alat kesehatan merupakan salah satu sektor prioritas berdasarkan RIPIN 2015-2035 serta RPJPN 2025-2045, sehingga dukungan dari seluruh stakeholder sangat dibutuhkan dalam pengembangan industri alat kesehatan,” kata Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Yan Sibarang Tandiele dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (25/10).

Yan mengemukakan, pameran Africa Health 2024 menjadi peluang untuk meningkatkan akses pasar ekspor terhadap produk alat kesehatan Indonesia, mengingat Afrika Selatan merupakan negara hub perekonomian dan perdagangan di Afrika. “Partisipasi Indonesia pada Africa Health 2024 merupakan kerja sama antara Kemenperin dengan Kementerian Kesehatan, KJRI Cape Town, ITPC Johannesburg dan Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (Aspaki),” ungkapnya.

Gelaran Africa Health telah dikenal sebagai pameran bergengsi tingkat internasional khusus bidang peralatan medis, perbekalan medis, dan perawatan kesehatan yang terbesar di kawasan Afrika. Terdapat lebih dari 500 exhibitor dari 40 negara yang hadir pada pelaksanaan tahun ini dan juga terdapat 14 Country Paviliun.

Pada Africa Health 2024, Paviliun Indonesia menghadirkan delapan industri alat kesehatan dalam negeri, yaitu PT.Swayasa Prakarsa, PT.Sugih Instrumendo Abadi, PT.Prodia Diagnostic Line, PT.Oneject Indonesia, PT.Kusuma Sukses Makmur, PT.Global Medipro Investama, PT.Atara Cipta Medika dan CV.Samudra Medika Laboratories. Selain itu, ada empat perusahaan lain yang tergabung dalam Aspaki.

Yan juga menyampaikan apresiasi atas dukungan KJRI Cape Town dan ITPC Johannesburg dalam mewujudkan Paviliun Indonesia di Africa Health 2024. “Keikutsertaan Indonesia pada Africa Health 2024 diharapkan dapat meningkatkan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan dan kinerja ekspor sektor ILMATE. Selain itu juga menjadi salah satu upaya dalam peningkatan daya saing dan pertumbuhan investasi sektor ILMATE,” paparnya.

Sementara itu, Konsul Jenderal RI Cape Town, Tudiono turut menyampaikan pula apresiasi keikutsertaan Delegasi Indonesia di ajang Africa Health 2024, yang meliputi ASPAKI, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian dalam Paviliun Indonesia. Hadirnya delegasi Indonesia dalam pameran ini sekaligus menunjukkan kemampuan ekonomi Indonesia yang kuat, termasuk pada sektor industri kesehatan dan medis.

“Seluruh Delegasi Indonesia merupakan pejuang ekonomi, dan membawa nama bangsa di kancah internasional, sekaligus mendukung pelaksanaan diplomasi ekonomi yang senantiasa menjadi prioritas Pemerintah Indonesia,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Tonny Hendriawan selaku Kepala ITPC Johannesburg menjelaskan, tujuan utama keikutsertaan Indonesia pada pameran ini juga untuk meningkatkan dan membuka pasar ekspor baru bagi Indonesia di negara-negara nontradisional, serta memperlihatkan bahwa Indonesia sejajar dengan negara-negara lainnya sebagai produsen alat kesehatan dunia.

Direktur Pengawasan Alat Kesehatan, Kementerian Kesehatan, Eka Purnamasari menyatakan bahwa partisipasi industri alat kesehatan Indonesia pada Africa Health 2024 mencerminkan Indonesia siap menjadi supply chain global khususnya untuk pemenuhaan kebutuhan alat kesehatan di wilayah Afrika dalam rangka bagian dari kontribusi pada upaya pelayanan kesehatan dunia.

Selain mengikuti pameran Africa Health 2024, industri alat kesehatan yang terlibat juga mengikuti kegiatan Business Meeting yang diselenggarakan oleh KJRI Indonesia. Pertemuan bisnis yang telah dijadwalkan, yaitu dua perusahaan sektor kesehatan, Paed-IQ Pty Ltd dan CareWorks Pty Ltd. Selanjutnya Delegasi Indonesia melakukan kunjungan ke salah satu rumah sakit setempat, Mediclinic Cape Gate.

Tags: Alat KesehatanAlkes

Related Posts

Sales Mission Kemenpar di Busan Korsel.(Foto: Dok. Kemenpar)

Sales Mission Kemenpar Penetrasi Pasar Korsel

Editor
23 Juni 2026

Sales Mission Kemenpar 2026 bagian dari promosi pada Seoul International Travel Fair (SITF) 2026 yang fokus untuk mempererat kemitraan antara...

Penumpang Spring Airlines.(Foto: Dok. Kemenpar)

Spring Airlines Layani Guangzhou dan Shenzhen ke Jakarta

Editor
23 Juni 2026

Spring Airlines Rute Guangzhou dan Shenzhen ke Jakarta sebagai wujud konektivitas udara antara Republik Rakyat Tiongkok dan Indonesia. SATUJABAR, JAKARTA...

Peresmian Stasiun Kereta Api JIS.(Foto: Dok. Kemenhub)

Stasiun Kereta Api JIS Diresmikan

Editor
23 Juni 2026

Stasiun Kereta Api JIS merupakan stasiun baru pada lintas Commuter Line Tanjung Priok relasi Jakarta Kota-Tanjung Priok yang berada di...

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.(Foto: Dok. Setneg)

Menteri ESDM Dipanggil Presiden Prabowo Terkait Listrik

Editor
23 Juni 2026

Menteri ESDM menjelaskan kepada Presiden Prabowo bahwa ketahanan energi Indonesia rata-rata di atas 20 hari minimum. SATUJABAR, BANDUNG - Presiden...

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani.(Foto: Setneg)

Kawasan GBK Ditata Ulang, Rosan: Jadi Ikon Internasional

Editor
23 Juni 2026

Kawasan GBK ditata ulah tidak hanya revitalisasi Hotel Sultan, tetapi penataan ulang seluruh kawasan seluas sekitar 200 hektare. SATUJABAR, JAKARTA...

Rencana penghapusan pelanggan energi,promo diskon listrik

Pemadaman Listrik, Farhan: Layanan Publik Jalan, UMKM Terganggu

Editor
23 Juni 2026

Pemadaman listrik di wilayah Kota Bandung tidak menganggu layanan publik berkat back up pembangkit listrik yang tersedia. SATUJABAR, BANDUNG -...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.