• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 2 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pj. Bupati Sumedang Panen Raya Padi Organik di Desa Cikurubuk

Editor
Rabu, 04 September 2024 - 06:30
Pj. Bupati Sumedang Panen Raya Padi Organik

Pj. Bupati Sumedang panen raya padi organik di Kabupaten Sumedang.(FOTO: Humas Pemkab Sumedang)

BANDUNG – Penjabat Bupati Sumedang, Yudia Ramli, melaksanakan panen raya padi organik di Desa Cikurubuk, Kecamatan Buahdua, pada Selasa, 3 September 2024. Acara ini merupakan bagian dari program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa). Padi organik yang dipanen merupakan hasil kerjasama antara para petani setempat dan Universitas Widyatama. Desa Cikurubuk, dengan luas 630,80 hektare, memiliki 63,60% dari wilayahnya sebagai lahan pertanian yang sangat potensial untuk pengembangan padi organik.

“Lahan sawah di Desa Cikurubuk yang ditanami padi organik memiliki potensi panen hingga tiga kali dalam setahun. Padi organik di sini tidak kekurangan air, dan ini merupakan bagian dari upaya ketahanan pangan yang luar biasa. Desa Cikurubuk berpotensi menjadi contoh bagi desa-desa di sekitarnya, ujar Pj. Bupati Yudia Ramli dilansir situs Pemkab Sumedang,

RelatedPosts

Timur Tengah Memanas, Jajaran Kemlu Eratkan Komunikasi Dengan WNI

Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Kemenhaj Imbau Warga Tunda Umrah, Persiapan Haji Tetap Jalan

Yudia menjelaskan kelebihan dari padi organik di Desa Cikurubuk, terutama terkait dengan penggunaan pupuk yang dibuat sendiri oleh para petani. “Pembuatan pupuk organik oleh petani setempat tidak hanya menurunkan biaya produksi hingga Rp 3 juta per hektare, tetapi juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Kelompok tani di sini telah menggunakan mesin perontok padi yang dapat bertahan hingga empat tahun,” ungkapnya.

Menurut Yudia, Desa Cikurubuk merupakan contoh sukses dalam pembuatan pupuk organik, baik untuk Kabupaten Sumedang maupun untuk seluruh Jawa Barat. “Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang, para penyuluh pertanian, dan pencipta pupuk organik di Desa Cikurubuk. Kami akan mengundang seluruh kelompok tani ke Gedung Negara untuk merayakan keberhasilan ini,” tutup Yudia.

Tags: Kabupaten Sumedangpj bupati sumedang

Related Posts

Smartphone

Timur Tengah Memanas, Jajaran Kemlu Eratkan Komunikasi Dengan WNI

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) dan Perwakilan RI di kawasan...

Menteri Agama Nasaruddin Umar.(Foto: Istimewa)

Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat....

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak.(Foto: Istimewa)

Kemenhaj Imbau Warga Tunda Umrah, Persiapan Haji Tetap Jalan

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah mencermati perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis dan tidak menentu. Dengan mempertimbangkan...

Bendungan Jatigede Sumedang

Mantap! Daya Saing Kabupaten Sumedang Peringkat Satu di Jawa Barat, Peringkat Lima Nasional

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Kabupaten Sumedang menempati peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat dan peringkat kelima nasional berdasarkan hasil rilis Indeks...

Ilustrasi balapan liar.(Foto:Istimewa).

Balapan Liar di Garut Dibubarkan Polisi, 5 Pemuda dan 12 Sepeda Motor Diamankan

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, GARUT--Aksi balapan liar di Bulan Ramadhan menjelang Sahur di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dibubarkan polisi. Lima pemuda berikut 12...

Ilustrasi wanita korban TPPO.(Foto:Istimewa)

Suami-Istri Pelaku TPPO 13 Warga Jabar ke NTT Ditahan Polisi

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pasangan suami-istri, pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap 13 perempuan warga Jawa Barat ke Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.