• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 10 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Alasan Masih Sayang, Sahir Seminggu Mengunci Mayat Istri di Kamar Usai Dibunuh

Editor
Jumat, 16 Agustus 2024 - 10:33
Sahir (24), pelaku pembunuhan terhadap Zakilah Indri Winata (21), istrinya sendiri, karena terbakar cemburu.(Foto:Istimewa).

Sahir (24), pelaku pembunuhan terhadap Zakilah Indri Winata (21), istrinya sendiri, karena terbakar cemburu.(Foto:Istimewa).

Sahir (24), pelaku pembunuhan terhadap Zakilah Indri Winata (21), membantah akan membuang mayat istrinya tersebut, setelah membungkus dan menguncinya di dalam kamar rumahnya. Sahir beralasan masih menyayangi istrinya meski sudah menjadi mayat, sebelum tindakan kejinya terbongkar polisi.

Terbakar cemburu membuat Sahir gelap mata. Pria berusia 24 tahun tersebut, tega membunuh istrinya, Zakilah Indri Winata, 21 tahun, dan selama seminggu mengunci mayatnya di dalam kamar rumahnya di Gang Karyamuda V, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

RelatedPosts

Anggota Polrestabes Bandung Gugur, Jadi Korban Tabrak Lari Saat Bertugas

Kebakaran Bromo, Kemenpar: Keselamatan Paling Utama

Batik Sumedang, Kini Sedang Dirintis

Sahir menghabisi istrinya dengan cara mencekik dan membekap mulutnya hingga kehilangan nyawa, setelah terlibat cekcok. Sahir tidak bisa menahan amarah setelah terbakar api cemburu, saat mengetahui ada pesan WhatsApp (WA) dari seorang pria ke telepon selular (ponsel) istrinya.

Setelah mengetahui korban sudah tidak bernyawa, Sahir sengaja membungkus mayatnya dengan kain dimasukan ke dalam karung dan plastik hingga enam lapis lalu mengikatnya. Untuk menghilangkan bau, Sahir telah menaburkan bubuk kopi dan pewangi pakaian pada mayat istrinya.

Tidak Niat Membuang

Tindakan keji Sahir terbongkar, seminggu setelah pembunuhan. Saudara korban merasa curiga saat mencium bau busuk dari dalam kamar yang terkunci, lalu melaporkannya ke ketua RT setempat.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cimahi, menangkap Sahir dan menetapkannya sebagai tersangka pelaku pembunuhan terhadap korban. Sahir langsung dijebloskan ke tahanan.

Sahir membantah akan membuang mayat wanita yang dinikahinya sejak tahun 2021, setelah membungkus dan mengikatnya. Sahir berdalih, sengaja membungkus dan mengunci mayat istrinya di dalam kamar rumahnya, karena alasan masih sayang.

“Saya tidak ada niatan untuk membuang atau menguburnya. Saya juga tidak melaporkannya. Saya masih sayang sama dia dan ingin bareng terus, meski sudah menjadi mayat,” ujar Sahir memberi alasan.

Sahir membungkus dan membungkus lagi menggunakan plastik mayat istrinya, agar tidak bau. Sebelumnya, Sahir sengaja membeli kopi banyak dan menaburkannya ke mayat istrinya, lalu memberi pewangi pakaian.

Aksi Keji Terbongkar

Kasus kematian Zakilah di dalam kamar rumahnya, berhasil diungkap polisi. Satreskrim Polres Cimahi, tidak butuh waktu lama untuk bisa mengungkap penyebab kematian korban, yang ternyata dibunuh suaminya.

Menurut Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, mayat korban bernama Zakilah Indri Winata, yang ditemukan membusuk di dalam kamar rumahnya, merupakan korban pembunuhan. Pelaku pembunuhan adalah suaminya sendiri.

Tri mengatakan, tidak butuh waktu lama untuk bisa mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan berinisial S (Sahir), yang tidak lain suami korban.

“Kurang dari 24 jam, kita kembangkan dan berhasil diungkap, lalu kita tangkap pelakunya adalah suami korban inisial S. Pelaku melakukan pembunuhan terhadap istrinya, Selasa, 06 Agustus 2024,” ungkap Tri, dalam keterangan pers di Markas Polres (Mapolres) Cimahi, Rabu (14/08/2024).

Tri menjelaskan, pelaku tega membunuh istrinya setelah terlibat cekcok. Pelaku menghabisi korban dengan mencekik dan membekapnya hingga kehilangan nyawa.

Dalam pengakuannya, Sahir tega menghabisi istrinya karena terbakar cemburu. Sahir tidak bisa menahan amarahnya saat mengetahui ada pesan WhatsApp (WA) dari seorang pria ke telepon selular (ponsel) istrinya.

“Motif pembunuhan, permasalahan rumah tangga. Tersangka tersinggung dan cemburu terhadap korban, yang berujung cekcok mulut dan terjadi pembunuhan,” ungkap Tri.

Tersangka akan dijerat dengan Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tentang Pembunuhan, junto Pasal 44 ayat (3) Undang-undang Nomor 23 tahun 2004, tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dengan ancaman pidana paling singkat 15 tahun kurungan penjara.

Tags: polres cimahi

Related Posts

Anggota Polrestabes Bandung gugur, jadi korban tabrak lari saat bertugas.(Foto:Istimewa).

Anggota Polrestabes Bandung Gugur, Jadi Korban Tabrak Lari Saat Bertugas

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Anggota Polrestabes Bandung, Aiptu Asep Suhara, menjadi korban tabrak lari di Jalan Merdeka, Kota Bandung. Korban tewas saat sedang...

Kebakaran Bromo 2026.(Foto: Dok. Kemenpar)

Kebakaran Bromo, Kemenpar: Keselamatan Paling Utama

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Pariwisata terus memantau perkembangan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga,...

Lomba desan batik sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Batik Sumedang, Kini Sedang Dirintis

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang mendorong lahirnya motif batik khas Sumedang yang mampu merepresentasikan sejarah, alam, budaya, dan kearifan...

Kapolres Subang, AKBP Andi Purwanto, dan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, menyampaikan keterangan pers pengungkapan kasus kejahatan begal aniaya korbannya hingga tewas di Kabupaten Subang.(Foto:Istimewa).

2 Begal Sadis di Subang Aniaya Pengendara Sepeda Motor hingga Tewas Ditangkap

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, SUBANG--Dua pelaku begal sadis di Kabupaten Subang, Jawa Barat, adang pengendara sepeda motor dan menganiayannya hingga korban tewas. Kedua...

Penemuan gajah mati.(Foto: Humas Kemenhut)

Gajah Mati Keracunan di Aceh Tamiang, Gading Masih Utuh

Editor
10 Agustus 2026

Gajah mati yang sudah jadi bangkai itu berjenis kelamin jantan dengan kondisi kedua gading masih utuh, tidak terdapat luka. SATUJABAR,...

Ilustrasi korban penyekapan.(Foto:Istimewa).

Pria Asal Bandung Tewas Usai Disekap dan Dianiaya di Sumedang, 15 Orang Diamankan

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang pria tewas setelah diduga menjadi korban aksi penyekapan dan penganiayaan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Polisi saat ini...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat