• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 3 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pacu Xpang Memukau di Pembukaan ASEAN Sports Day 2024

Editor
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 02:13
Pacu Xpang Memukau di Pembukaan ASEAN Sports Day 2024

Atraksi Pacu Xpang menjadi pembuka penampilan olahraga tradisional negara-negara ASEAN pada hari ke-2 (10/8) gelaran ASEAN Sports Day di Sisi Utara Pelataran Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. (foto:dok/deputi3)

BANDUNG – Pacu Xpang menjadi atraksi pembuka yang memukau pada hari kedua (10/8) gelaran ASEAN Sports Day yang diadakan di Sisi Utara Pelataran Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Penampilan ini menyuguhkan kesenian tradisional yang meriah dengan kostum kontras—baju merah, selendang kuning, celana selutut, dan kacamata hitam—yang memukau penonton.

RelatedPosts

Asian Games 2026: Wamenpora Taufik Apresiasi Sepak Takraw Putra

FIFA ASEAN CUP 2026: Penjualan Tiket Final Resmi Dibuka

Asian Games 2026: Fadona/Fitriani Jaga Asa Raih Emas

Pacu Xpang, kesenian khas Kabupaten Sleman yang mirip dengan Kuda Kepang, melibatkan penari yang menunggang kuda tiruan dari bambu.

Dalam atraksi ini, beberapa penari bertugas untuk melompat atau menyelusup di bawah galah dari besi, dengan formasi yang bervariasi, dari satu hingga tiga penari per kuda tiruan. Penampilan ini disambut meriah dengan sorakan penonton yang antusias.

Penampilan selanjutnya datang dari Brunei Darussalam dengan permainan tradisional Gasing. Dalam permainan ini, pemenangnya adalah yang mampu mempertahankan gasing tetap berputar selama mungkin, sebuah latihan konsentrasi dan fokus yang menarik perhatian banyak orang.

Kamboja memamerkan KUN Lbokator, sebuah seni bela diri yang melibatkan tiga pria bertelanjang dada, masing-masing dengan senjata seperti parang dan tameng. Penampilan ini memukau dengan gerakan bela diri yang dinamis, terkadang disertai teriakan penonton saat penari melakukan adegan jatuh atau terpukul.

Malaysia menyuguhkan dua permainan tradisional: Rebut Negeri dan permainan menggiring benda berbentuk lingkaran. Rebut Negeri melibatkan dua regu yang bertahan di wilayah mereka masing-masing, sedangkan permainan kedua menuntut peserta menggiring lingkaran besi hingga garis finish. Keduanya menawarkan keseruan yang membuat penonton bersemangat dan bahkan tertarik untuk mencoba.

Filipina menampilkan tiga permainan tradisional: Kadang-Kadang Sabao, Binnurang Itan, dan Trumpo/Sunay. Kadang-Kadang Sabao mirip egrang dengan batok kelapa, Binnurang Itan adalah adu kekuatan dan keseimbangan, sementara Trumpo/Sunay adalah permainan serupa gasing di Indonesia yang menguji ketahanan putaran.

Thailand memukau dengan Wai Kru, sebuah ritual sebelum pertandingan Muay Thai yang melibatkan gerakan tari yang diiringi musik tradisional. Wai Kru, yang berarti memberi hormat kepada guru, menggambarkan keindahan dan kekayaan budaya Thailand.

Delegasi Timor Leste menampilkan Kaleik, permainan tradisional yang melibatkan ketangkasan, kecepatan, dan kerja sama tim. Permainan ini, biasanya dimainkan oleh anak-anak dan remaja, juga dinikmati oleh orang dewasa. Tim-tim akan berusaha menguasai bola kecil dan memasukkannya ke wilayah lawan di lapangan tanpa batasan yang pasti.

Penampilan penutup ASEAN Sports Day 2024 diisi oleh delegasi Indonesia dari Provinsi Bangka Belitung dengan permainan Bal Lipang Sahang. Permainan ini, yang dimainkan saat panen lada, melibatkan dua regu yang masing-masing terdiri dari tiga orang. Peserta akan mengoper dan menerima bola menggunakan kain untuk menghasilkan skor terbanyak.

ASEAN Sports Day 2024 bukan hanya sekadar acara olahraga, tetapi juga upaya pelestarian budaya. Di tengah dominasi permainan modern, acara ini menjadi momentum bagi negara-negara ASEAN untuk melestarikan dan memperkenalkan olahraga tradisional kepada generasi muda, memastikan warisan budaya ini tetap hidup dan dinikmati.

Tags: ASEAN Sports Day 2024

Related Posts

Tim sepak takraw putra Indonesia harus puas membawa pulang medali perak setelah kalah tipis 1-2 dari tuan rumah Jepang pada babak final nomor mens quadrant Asian Games 2026. (foto:Akbar/kemenpora.go.id)

Asian Games 2026: Wamenpora Taufik Apresiasi Sepak Takraw Putra

Editor
3 Oktober 2026

NAGOYA - Tim sepak takraw putra Indonesia harus puas membawa pulang medali perak setelah kalah tipis 1-2 dari tuan rumah...

Trofi FIFA ASEAN Cup 2026.(Foto: Dok. PSSI)

FIFA ASEAN CUP 2026: Penjualan Tiket Final Resmi Dibuka

Editor
3 Oktober 2026

JAKARTA - Tiket The Finals FIFA ASEAN Cup 2026 resmi dibuka untuk publik. Seluruh pencinta sepak bola dapat menyaksikan langsung...

Pasangan ganda putri padel Indonesia, Fadona dan Fitriani sukses melangkah ke babak final nomor women’s pairs Asian Games 2026 di Nagoya City Higashi Sports Center, Jumat (2/10). (foto:Gilang/kemenpora.go.id)

Asian Games 2026: Fadona/Fitriani Jaga Asa Raih Emas

Editor
3 Oktober 2026

NAGOYA - Pasangan ganda putri padel Indonesia, Fadona Kusumawati dan Fitriani Sabatani, sukses melangkah ke babak final nomor women’s pairs...

Ketum PSSI Erick Thohir terharu Timnas Indonesia lolos dramatis ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Bangladesh 9-2 di stadion GBK. (foto:raiky/kemenpora.go.id)

Final FIFA ASEAN Cup 2026, Ketum PSSI: Tuhan Bersama Kita Semua

Editor
3 Oktober 2026

JAKARTA - Ketua Umum PPSI Erick Thohir sangat mengapresiasi perjuangan Tim nasional (Timnas) Indonesia yang lolos dramatis ke babak final...

Pasangan ganda remaja campuran dari PB Mutiara Cardinal Bandung, Muhammad Satria Alfarel dan Saskia Putri Visian Tuah, sukses melangkah ke babak puncak ajang Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Barat 2026.(Foto: Satujabar.com)

Lolos ke Final Sirnas A Jabar 2026, Pasangan Ganda Remaja Campuran PB Mutiara Cardinal Bertekad Raih Gelar Juara

Editor
2 Oktober 2026

BANDUNG — Pasangan ganda remaja campuran dari PB Mutiara Cardinal Bandung, Muhammad Satria Alfarel dan Saskia Putri Visian Tuah, sukses...

Dari GOR Pajajaran, Mungkin Legenda Bulutangkis Indonesia Akan Lahir

Dari GOR Pajajaran, Mungkin Legenda Bulutangkis Indonesia Akan Lahir

Editor
2 Oktober 2026

BANDUNG - GOR Pajajaran di Jalan Pajajaran Kota Bandung adalah satu dari dua venue yang dipakai untuk kompetisi Hydroplus Sirkuit...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.