• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 16 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Inovator Kabupaten Bekasi Siap Harumkan Indonesia

Editor
Minggu, 30 Juni 2024 - 10:02
Inovator asal Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi Dede Nurdiansyah siap mengikuti ajang lomba ASEAN Blue Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Development Programme (UNDP) atau Badan Program Pembangunan PBB tahun 2024.

Inovator asal Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi Dede Nurdiansyah siap mengikuti ajang lomba ASEAN Blue Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Development Programme (UNDP) atau Badan Program Pembangunan PBB tahun 2024.(FOTO: Humas Kabupaten Bekasi)

BANDUNG – Inovator Kabupaten Bekasi siap harumkan nama Indonesia dengan unjuk prestasi tingkat ASEAN.

Dede Nurdiansyah, inovoator asal Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi akan tampil di ASEAN Blue Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Development Programme (UNDP) atau Badan Program Pembangunan PBB tahun 2024.

RelatedPosts

3 Pembunuh Pemuda Asal Makasar Terbungkus Karung di Tol Bocimi Ditangkap

Buka Usaha Sektor Olahraga Kini Semakin Mudah

Kemenhut Selidiki Temuan Tengkorak Orangutan di Areal HCV PT KAL Ketapang Kalbar

Lomba ini bertujuan untuk menjawab tantangan dan mendorong perkembangan inovasi ekonomi biru di negara-negara ASEAN dan Timor-Leste yang mencakup ekosistem laut dan air tawar.

Dede Nurdiansyah (35) mengatakan, persyaratan administrasi dalam ajang ASEAN Blue Innovation Challenge sudah dipersiapkan. Dalam ajang ini, dirinya masuk dalam kategori penanganan sampah laut (marine plastic pollution) yang akan membawa inovasi Refill Station Smart Eco.

“Untuk persiapan sendiri kita menyiapkan proposal, makalah, dan beberapa laporan-laporan pendukung serta menerjemahkan itu semua kedalam bahasa Inggris,” ujarnya pada Sabtu (29/06/2024) dilansir bekasikab.go.id.

Inovasi Refill Station Smart Eco ini sudah ada sejak tahun 2019 dengan mengusung konsep Reuse atau bisa dipakai berulang-ulang. Tujuan penciptaan inovasi ini untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Sehingga, bisa meminimalisir sampah darat agar tidak semakin menumpuk ke laut.

“Kita berinisiatif menciptakan sebuah wadah untuk menampung itu semua. Nah, sebagai contoh kita tinggal membeli isi shamponya saja tanpa plastiknya, artinya kita cukup bawa botolnya kemudian kita membeli isinya saja dengan Refill Station Smart Eco ini. Dengan konsep seperti itu kita sudah mengurangi satu penggunaan sampah plastik agar tidak terbuang ke laut,” jelasnya.

Cara Penggunaan

Cara penggunaan Inovasi Refill Station Smary Eco ini, sambung dia, cukup gampang, dengan menggunakan sistem kartu uang elektronik dengan metode scan QR. Selain itu, inovasi ini juga dapat digunakan untuk beberapa produk cair seperti sabun, sampo, deterjen, terutama air mineral.

“Penggunaannya cukup mudah, dengan menggunakan scan QR, E-Money, atau sejenisnya. Tinggal tap disitu, lalu kita siapkan botolnya sesuai dengan takaran produk yang dipilih. Artinya kita membeli produk tanpa kemasan dan hanya isi ulangnya saja,” jelas Dede.

Dede menambahkan, Refill Station Smart Eco sudah melakukan uji coba di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Jakarta. Dari hasil uji coba yang dilakukan Dede selama satu minggu berhasil mengurangi penggunaan 130 botol plastik.

Selain itu, kata dia, pada tahun 2019 pengembangan Refill Station Smart Eco pernah diterapkan di tiga kampus ternama seperti Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro, Universitas Sampurna dan Universitas Pamulang Tangerang.

“Pada penerapannya mengkombinasikan antara sistem robotik dengan dispenser sehingga terciptanya Dispenser Mas Eco untuk air mineral. Dari segi akademis ini sangat membantu menciptakan pengurangan sampah botol plastik,” ungkapnya.

Sebelumnya Dede Nurdiansyah berhasil meraih Juara 2 lomba Teknologi Tepat Guna tingkat Provinsi Jawa Barat, Juara 1 lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Kabupaten Bekasi yang diselenggarakan oleh DPMD Kabupaten Bekasi serta 10 besar finalis kompetesi Internet of Things Indonesia 2021.

Tags: ASEAN Blue Innovationdede nurdiansyahInovator Kabupaten Bekasi Siap Harumkan Indonesiakabupaten bekasi

Related Posts

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

3 Pembunuh Pemuda Asal Makasar Terbungkus Karung di Tol Bocimi Ditangkap

Editor
16 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Kasus pembunuhan terhadap Abuzala Baldani, pemuda asal Makassar, Sulawesi Selatan, yang mayatnya ditemukan terbungkus karung di kolong jembatan Tol...

Menpora RI Erick Thohir membuka Indonesian Padel League (IPL) 2026 di Bandeja Padel Arena, Jalan Karang Bolong VI, Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (6/10) sore. (foto:Andre/kemenpora.go.id)

Buka Usaha Sektor Olahraga Kini Semakin Mudah

Editor
16 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) memperkuat kemudahan berusaha di sektor olahraga melalui kebijakan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko...

Temuan tengkorak yang diduga berasal dari orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus).(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Selidiki Temuan Tengkorak Orangutan di Areal HCV PT KAL Ketapang Kalbar

Editor
16 Oktober 2026

KETAPANG - Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan menyelidiki temuan tengkorak yang diduga berasal dari orangutan Kalimantan...

Image: Kemenhut

Karhutla Bromo Telan Korban Jiwa, Kemenhut Berduka

Editor
16 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya empat orang yang terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran hutan...

Kemenpar ajak agen travel Singapura explore Yogyakarta antara lain Borobudur.(Foto: Humas Kemenpar)

Agen Travel Singapura Explore Yogyakarta Lewat Famtrip

Editor
16 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak empat agen perjalanan asal Singapura untuk menjajal langsung sederet atraksi wisata berkualitas yang ada...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya menghadiri konferensi pers World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Jakarta, Kamis (15/10/2016).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf)

Jelang WCCE 2026, Menteri Ekraf: Indonesia Siap Pimpin Ekonomi Kreatif Global

Editor
16 Oktober 2026

JAKARTA – Enam hari menjelang pembukaan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026, Indonesia siap menjadi tuan rumah dialog global...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.