• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 29 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Suhu Panas di Indonesia, Berikut Analisa BMKG

Editor
Sabtu, 04 Mei 2024 - 04:27
Suhu panas di Indonesia dianalisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta prediksi cuaca sepekan ke depan.

Suhu panas di Indonesia dianalisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta prediksi cuaca sepekan ke depan. (IMAGE: BMKG)

BANDUNG – Suhu panas di Indonesia dianalisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta prediksi cuaca sepekan ke depan.

BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia atau 63,66% Zona Musim akan memasuki periode Musim Kemarau pada Mei-Agustus 2024.

RelatedPosts

Polda Jabar Bongkar Peredaran Benih Lobster Tanpa Ijin di Pangandaran, 4 Orang Ditangkap

Satpol PP Kuningan ‘Juara’ Pemberantasan Rokok Ilegal

Menteri Bahlil: Harga LNG Industri Diturunkan

Melalui sian pers, Deputi Bidang Meteorologi Guswanto mengatakan memasuki Mei, sebagian wilayah Indonesia mulai mengalami awal kemarau.

Dan sebagian wilayah lainnya masih mengalami periode peralihan musim atau pancaroba.

“Potensi fenomena suhu panas dan kondisi cerah di siang hari masih mendominasi cuaca secara umum di awal Mei 2024,” katanya di Jakarta (3/5/2024).

KENAPA CUACA PANAS?

Saat ini terjadi fenomena gelombang panas yang terjadi di sebagian wilayah Asia dalam sepekan terakhir.

Guswanto menambahkan fenomena gelombang panas itu tidak terkait dengan kondisi suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia.

Fenomena udara panas yang terjadi di Indonesia belakangan merupakan fenomena yang bersiklus terjadi setiap tahun sebagai akibat dari adanya gerak semu matahari dan kondisi cuaca cerah pada siang hari.

Guswanto menjelaskan istilah gelombang panas menurut World Meteorological Organization (WMO) merupakan fenomena kondisi udara panas yang berkepanjangan selama 5 hari atau lebih secara berturut-turut.

Dengan suhu maksimum harian lebih tinggi dari suhu maksimum rata-rata hingga 5°C atau lebih.

Fenomena gelombang panas ini umumnya terjadi di wilayah lintang menengah-tinggi seperti wilayah Eropa, Amerika, dan sebagian wilayah Asia.

Secara meteorologis, hal tersebut dapat terjadi karena adanya udara panas yang terperangkap di suatu wilayah dekat permukaan akibat anomali dinamika atmosfer.

Sehingga aliran udara tidak bergerak dalam skala yang luas, misalnya pada sistem tekanan tinggi skala luas dalam periode cukup lama.

Kondisi atmosfer tersebut sulit terjadi di wilayah Indonesia yang berada di wilayah ekuator.

KOTA SUHU PANAS

Berdarkan data BMKG, kondisi suhu panas di wilayah Indonesia dengan nilai di atas 36°C tercatat pada beberapa wilayah, seperti di Deli Serdang (Sumatera Utara) 37,1 °C.

Medan (Sumatera Utara) 36,6 °C, Kapuas Hulu (Kalimantan Barat) 36,6 °C, Sidoarjo (Jawa Timur) 36,6 °C dan Bengkulu sebesar 36,6 °C.

POTENSI HUJAN LEBAT

Meskipun beberapa wilayah mengalami cuaca yang panas, potensi hujan sedang-lebat di sebagian wilayah Indonesia masih ada, tambahnya.

Guswanto menyampaikan dalam sepekan terakhir bulan April 2024, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat masih terjadi di beberapa wilayah.

Seperti di Kerinci (Jambi) 83,8 mm/hari, Manado (Sulawesi Utara) 80mm/hari, Aceh Besar (Aceh) 130mm/hari, Sorong (Papua Barat) 91.0 mm/hari.

Minangkabau (Sumatera Barat) 84 mm/hari, Kufar (Maluku) 83 mm/hari, dan Indragiri (Riau) sebesar 92 mm/hari.

Kepala Pusat Meteorologi Publik, Andri Ramdhani mengatakan awal Mei 2024 ini, potensi hujan dengan intensitas lebat masih dapat terjadi dalam sepekan kedepan di beberapa wilayah.

Seperti di sebagian Sumatra Barat, Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan.

Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Kondisi ini dipicu oleh aktivitas gelombang atmosfer, yaitu gelombang ekuatorial Rossby dan gelombang Kelvin, Madden-Julian Oscillation (MJO).

Serta sirkulasi siklonik yang membentuk daerah perlambatan dan pertemuan angin, khususnya di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.

Tags: bmkgPrakiraan CuacaSuhu Panas

Related Posts

Keterangan pers Polda Jabar pengungkapan praktik ilegal peredaran benih lobster di wilayah Pangandaran.(Foto:Istimewa).

Polda Jabar Bongkar Peredaran Benih Lobster Tanpa Ijin di Pangandaran, 4 Orang Ditangkap

Editor
29 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG---Polda Jawa Barat membongkar kasus tindak pidana perikanan mengedarkan benih lobster tanpa ijin beroperasi di wilayah Pantai Pangandaran. Empat...

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kuningan menerima Piagam Penghargaan Terbaik Operasi Pemberantasan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKCHT) Ilegal Tahun 2026 dari Gubernur Jawa Barat.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Satpol PP Kuningan ‘Juara’ Pemberantasan Rokok Ilegal

Editor
29 Juni 2026

SATUJABAR, KUNINGAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kuningan menerima Piagam Penghargaan Terbaik Operasi Pemberantasan Barang Kena Cukai...

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan tentang LNG untuk Industri.(Foto: Humas KESDM)

Menteri Bahlil: Harga LNG Industri Diturunkan

Editor
29 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Bahlil Lahadalia memastikan Pemerintah telah menyiapkan langkah komprehensif untuk memenuhi...

Pencari kerja.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Job Fair Online 2026 Sediakan 2.595, Buka Aplikasi New BIMMA

Editor
29 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung menyelenggarakan Virtual Job Fair 2026 pada Selasa, 30 Juni 2026. Caranya cukup dengan...

Taufik Hidayat (30), saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Polda Jabar Gelar Pra-Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat

Editor
29 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat menggelar pra-rekonstruksi kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap YT, wanita muda berusia 29 tahun, asal Kabupaten...

cabai merah menyumbang inflasi jabar

Hama Cabai, BRIN Temukan Solusinya

Editor
29 Juni 2026

SATUJABAR, CIBINONG - Cabai merupakan komoditas hortikultura yang memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menjadi kebutuhan pokok masyarakat, fluktuasi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.