• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pergerakan Tanah di Mekar Rahayu Sumedang

Editor
Senin, 04 Maret 2024 - 07:16
Pj Bupati Herman Suryatman meminta bantuan ke Badan Geologi untuk memeriksa pergerakan tanah di Dusun Babakan Cikamuning, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Sumedang Selatan.

Pj Bupati Herman Suryatman meminta bantuan ke Badan Geologi untuk memeriksa pergerakan tanah di Dusun Babakan Cikamuning, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Sumedang Selatan. (FOTO: Humas Kabupaten Sumedang)

SATUJABAR, BANDUNG – Pj Bupati Herman Suryatman meminta bantuan ke Badan Geologi untuk memeriksa pergerakan tanah di Dusun Babakan Cikamuning, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Sumedang Selatan.

Di kawasan perbukitan ini ditemukan retakan tanah memanjang sampai 1 km dan mengancam kawasan permukiman.

RelatedPosts

Jelang Kurban 2026, Pemkot Siapkan Sistem Kurban Sehat dan Halal

Pemkot Bandung Terus Garuk Parkir Liar, Puluhan Kendaraan Ditertibkan

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Warga di lokasi pergerakan tanah menyebutkan, pergeseran tanah di Babakan Cikamuning sudah terjadi sejak 2019, namun dampaknya masih kecil.

Baru pada bulan Februari ini intensitas pergerakan tanah semakin tinggi.

“Kami akan koordinasi dengan Badan Geologi Bandung dan BPBD Provinsi untuk mendalami apa yang jadi penyebab pergerakan tanah ini, kemudian langkah yang harus dilakukan seperti apa,” kata Pj Bupati Herman Suryatman saat meninjau lokasi pergerakan tanah, Jumat 1 Maret 2024.

Menurutnya, dari hasil assessment terdapat retakan tanah yang memanjang mencapai 1 kilometer.

Selain merusak rumah, pergerakan tanah juga merusak jalan antar dusun dan area sawah.

“Saya melihat langsung kondisi rumah yang rusak akibat pergerakan ini. Ada tanah yang ambles hingga sedalam 1,2 meter. Untuk saat ini rumah yang terdampak ada 7, 4 diantaranya rusak, sementara 3 lainnya terancam,” ujarnya dilansir sumedangkab.go.id.

Menurut Pj Bupati Herman, pergerakan tanah di Mekarrahayu sangat menghawatirkan dan perlu diwaspadai, lantaran dikhawatirkan ada pergerakan tanah susulan.

“Kondisi pergerakan tanah ini sangat mengkhawatirkan, karena melihat kondisi rumahnya ini kalau disentuh saja bisa ambruk,” tuturnya.

ANTISIPASI

Adapun langkah taktis Pemda Sumedang terkait pergerakan tanah di Mekarrahayu ini, adalah mengevakuasi penghuni yang kondisi rumahnya rusak, bahkan terancam ambruk. Empat kepala keluarga penghuni rumah tersebut kini tinggal di rumah sanak famili.

“Untuk penghuni rumah yang terdampak sudah dievakuasi ke rumah-rumah yang aman, kemudian kami pasok logistiknya,” katanya

Kalak BPBD Sumedang Atang Sutarno mengimbau warga masyarakat RW 04 Dusun Babakan Cikamuning Desa Mekarrahayu Kecamatan Sumedang Selatan, agar mengevakuasi diri saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

“Imbauan kepada warga di sekitar situ aar berhati-hati, terutama saat turun hujan, tidak menutup kemungkinan pergerakan tanah ini masih terjadi,” katanya.

Tags: Badan GeologiKabupaten Sumedang

Related Posts

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, turun langsung meninjau proses pemeriksaan ante mortem atau pemeriksaan kesehatan sebelum pemotongan hewan kurban di Pusat Kesejahteraan Kavaleri (Pussenkav), Jalan Salak, Kelurahan Turangga, Selasa (3/6).

Jelang Kurban 2026, Pemkot Siapkan Sistem Kurban Sehat dan Halal

Editor
20 April 2026

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, 58 persen penyakit yang menular ke manusia berasal dari hewan. Karena itu, pengawasan hewan kurban bukan...

Penertiban parkir liar di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Terus Garuk Parkir Liar, Puluhan Kendaraan Ditertibkan

Editor
20 April 2026

Dari hasil operasi, petugas berhasil menindak puluhan kendaraan yang melanggar. Sebanyak 5 sepeda motor diangkut. Sedangkan 14 kendaraan roda empat...

71 tahun peringatan Konferensi Asia Afrika di Hotel Savoy Homann Kota Bandung, Minggu (19/4/2026).(Foto: Humas Pemkot Bandung)

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Editor
20 April 2026

KAA merupakan tonggak besar dalam sejarah diplomasi dunia yang memperkuat posisi Indonesia sebagai penghubung negara-negara Asia dan Afrika. SATUJABAR, BANDUNG...

Ikan sapu-sapu.(Foto: Pemprov DKI Jakarta)

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Editor
19 April 2026

Dengan melibatkan 640 personel, jumlah ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai sekitar 68.880 ekor dengan total berat 6,98 ton. SATUJABAR,...

(Foto: Dok. Kemenhaj)

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

Editor
19 April 2026

Keberadaan tenaga pendukung sangat vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan. SATUJABAR, MADINAH - Tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

Editor
19 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera menuntaskan penyelesaian kasus yang dialami...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.