• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 6 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wetland Park Cisurupan Asyik Buat Ngadem

Editor
Senin, 26 Februari 2024 - 05:02
Wetland Park Cisurupan

Wetland Park Cisurupan. (FOTO: Humas Kota Bandung)

Cari suasana adem, bisa bawa keluarga piknik, dan biayanya gratis? Harus coba main ke Wetland Park Cisurupan nih!

Dibangun tahun 2019, Wetland merupakan daerah serapan air untuk mengurangi banjir di Kota Bandung. Namun, lahannya bisa dimanfaatkan untuk pariwisata. Tempatnya sejuk, asri, dan masih alami.

RelatedPosts

Sambut Kemerdekaan, Swiss-Belresort Dago Hadirkan “Merdeka Escape 2026” & Promo Kuliner

Stay & Adventure Package 2026: Liburan Seru Keluarga di Swiss-Belresort Dago x Hompimplay

GIIAS 2026: Informasi Test Drive dan Test Ride di Area

“Di sini bisa botram (makan bersama), main dengan hewan-hewan ternak seperti ikan, kambing, ayam. Ada lahan bercocok tanam juga yang sangat ramah untuk anak-anak sebagai pariwisata edukasi,” papar Lurah Cisurupan, Misbakhudin.

Bukan hanya untuk mencegah banjir di wilayah Cisurupan, kehadiran Wetland tersebut juga mengurangi banjir yang ada di wilayah bawah karena mampu menampung air hujan.

Cisurupan berada di Kecamatan Cibiru yang terdiri dari 10 RW, 53 RT, dan jumlah penduduknya 13.300 jiwa.

“Wilayahnya 220 hektare. Ada 23 hektare itu merupakan tanah Pemkot Bandung berfungsi sebagai ruang terbuka hijau (RTH),” jelasnya.

Selain itu, pengunjung juga bisa berkeliling ke sawah abadi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Sawah abadi tersebut ditujukan untuk ketahanan pangan yang dikelola Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).

“Masuk ke sini masih gratis. Kalau mau camping, wisata, belajar bisa langsung ke Wetland Cisurupan. Daerah ini punya potensi yang sangat memungkinkan untuk dikembangkan sebagai tempat destinasi wisata alam dan edukasi,” ungkapnya.

Terlebih makin hari, makin sulit mencari daerah asri yang masih alami seperti sawah dan kolam ikan di daerah perkotaan.

Untuk mengembangkan potensi tersebut, Misbakhudin mengaku, tengah merintis pembentukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang diinisiasi oleh Karang Taruna kelurahan Cisurupan.

“Sementara ini kita baru mengisi di hari libur. Sudah banyak orang yang berkunjung ke sini untuk mengisi liburannya. Kita mendorong Pokdarwis ke depannya bisa sebagai peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” ucapnya.

Daerah Wetland juga dirawat oleh petugas harian lepas dari DSDABM dan DKPP. Selain itu, ada pula pasukan Gober yang turut membantu menjaga kebersihan lingkungan di sekitar Wetland.

“Di Cisurupan ini banyak tempat wisata edukasinya. Selain Wetland Cisurupan, ada juga Wetland Ciraga, Tangga 100, Mbah Celeng yang biasa dipakai untuk anak-anak pramuka berkemah, dan Mbah Garut,” lanjutnya.

Akhir pekan ini, luangkan waktu untuk menikmati asrinya alam Kota Bandung di Wetland Cisurupan yuk!

 

Sumber: bandung.go.id

Tags: kota bandung

Related Posts

Promo Merdeka Escape 2026 di Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung.

Sambut Kemerdekaan, Swiss-Belresort Dago Hadirkan “Merdeka Escape 2026” & Promo Kuliner

Editor
5 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Liburan yang berkesan di Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung melalui program spesial Merdeka Escape 2026, yang menghadirkan penawaran...

Swiss-Belresort Dago Heritage x Hompimplay

Stay & Adventure Package 2026: Liburan Seru Keluarga di Swiss-Belresort Dago x Hompimplay

Editor
4 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Sedang mencari destinasi liburan keluarga yang sempurna di Bandung? Mungkin inilah tempat yang Anda cari! Swiss-Belresort Dago...

GIIAS 2026, giias

GIIAS 2026: Informasi Test Drive dan Test Ride di Area

Editor
4 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pameran otomotif terbesar setelah China, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang resmi dibuka untuk umum...

Komunitas Reptil Bandung saat mengedukasi warga tentang ular.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Komunitas Reptil Bandung Edukasi Warga

Editor
3 Agustus 2026

Di balik stigma sebagai hewan yang menakutkan dan berbahaya, reptil memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Melalui berbagai kegiatan...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (tengah), bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan (kiri), meninjau salah satu tenant seusai membuka The Local Market ID: Pasar Wiwitan SCBD, Jakarta, Sabtu (1/08/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

The Local Market Jadi Agenda Rutin Bulanan

Editor
2 Agustus 2026

The Local Market tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang interaksi antara kreator dan masyarakat. SATUJABAR, JAKARTA - Wakil...

HoYo FEST di Pondok Indah Mall 3, Jakarta.(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

HoYo FEST 2026, Wamen Ekraf: Perkuat Sinergi

Editor
2 Agustus 2026

HoYo FEST menunjukkan bahwa kolaborasi antara IP global dan kreator lokal mampu menciptakan nilai ekonomi yang saling menguntungkan. SATUJABAR, JAKARTA...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat