Polisi mengecek lokasi pergerakan tanah yang menyebabkan dinding rumah retak di Kabupaten Bandung Barat (FOTO: Istimewa)
SATUJABAR, BANDUNG – Pergerakan tanah di Kampung Tegal Pojok RT 005 RW 008 Desa Wangunsari Kec. Sindangkerta Kab. Bandung Barat menyebabkan empat unit rumah rusak.
Kapolsek Sindangkerta AKP Deden Indrajaya mengatakan pergerakan tanah yang merusak rumah warga itu diduga akibat curah hujan tinggi.
“Sebanyak empat unit rumah mengalami retak di bagian dinding,” katanya, Selasa (28/11/2023).
Berdasarkan keterangan warga hujan deras terjadi pada Selasa (28/11/2023) dini hari pukul 00.30 hingga subuh.
Dia mengatakan aparat langsung terjun ke lokasi kejadian mengecek langsung. Mengumpulkan keterangan dari warga sekitar terkait bencana itu.
Aparat kepolisian juga sudah meminta warga terdampak untuk mengungsi ke tempat lain untuk sementara waktu.
Deden juga mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kerugian materil berupa keretakan tembok rumah 50% dari bangunan ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Darurat sampah yang usulannya diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak disetujui mendorong Pemkot untuk…
Operasi Patuh 2026 didominasi penggunaan ETLE 60 persen. Manual 30 persen 10 persen pendekatan humanis.…
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Türkiye Hakan Fidan menemui Prabowo Subianto di…
Indonesia tuan rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026. Ajang ini dijadwalkan berlangsung di…
SATUJABAR, SAMARINDA - Wakil Ketua Umum (Waketum) II Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Mayjen…
This website uses cookies.