Beberesih Kota Bandung.(FOTO: Humas Kota Bandung)
BANDUNG – Sekitar 127.000 warga dari berbagai elemen Kota Bandung secara serentak melaksanakan kegiatan bersih-bersih yang dikenal dengan “Bebersih Bandung” dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-214 Kota Bandung (HJKB).
Kegiatan ini dimulai pukul 07.30 WIB dan melibatkan berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tingkat kota, kecamatan, hingga RW.
Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, menyatakan bahwa acara ini merupakan bentuk rasa syukur dan kepedulian warga terhadap lingkungan kota.
“Kegiatan ini adalah wujud kepedulian kita agar Bandung selalu menjadi tempat yang nyaman untuk tinggal dan dikunjungi. Bandung adalah pusat pariwisata, dan ini adalah momentum penting untuk menunjukkan kepedulian kita terhadap kota,” ujar Bambang dilansir situs Pemkot Bandung.
Menurut Bambang, “Bebersih Bandung” dilakukan secara masif di seluruh wilayah Kota Bandung sebagai upaya pencegahan banjir menjelang musim penghujan. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga kebersihan kota.
Acara di tingkat kota mencakup kawasan Jalan Dalem Kaum, Jalan Palestina, Jalan Asia Afrika, Jalan Otista, dan Jalan Sudirman. Peserta terdiri dari Wali Kota Bandung, Forkopimda, Sekda, Kepala OPD, ASN, serta berbagai komunitas dan organisasi masyarakat yang membersihkan jalan, trotoar, drainase, serta melakukan pengecatan vandalisme dan pembersihan tumpukan sampah liar.
Di tingkat kecamatan, setiap kecamatan memilih satu lokasi untuk dibersihkan, melibatkan Kepala OPD, ASN, Camat, Forkopimcam, Lurah, dan organisasi lokal. Sementara itu, di tingkat RW, seluruh RW di Kota Bandung turut serta dengan menentukan lokasi masing-masing untuk kegiatan bersih-bersih, melibatkan pengurus RW, pengurus RT, DKM, Posyandu, Karang Taruna RW, dan masyarakat setempat.
Selain menyemarakkan Hari Jadi ke-214 Kota Bandung, acara ini bertujuan untuk mengajak warga menjaga kebersihan lingkungan dengan semangat gotong royong, sehingga Bandung menjadi kota yang lebih bersih, indah, dan nyaman bagi semua.
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
SATUJABAR, JAKARTA - Hutan tidak hanya menyimpan keanekaragaman hayati, tetapi juga menghubungkan masyarakat lokal dengan…
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
SATUJABAR, BANDUNG – Nilai tukar Dolar AS atau US$ tetap melemah di atas Rp 18.000…
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
Lokasi tambang di Leles Garut yang tidak mematugi regulasi ditindak tegas dan harus menghentikan semetara…
This website uses cookies.