Spot kuliner di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)
SATUJABAR, BANDUNG – Memang patut diapresiasi atas yang dilakukan oleh segenap stakeholder pariwisata di Kota Bandung termasuk di dalamnya di sektor kuliner setelah Kota Bandung kembali menorehkan prestasi di panggung internasional.
Pada daftar terbaru 100 kota kuliner terbaik dunia yang dirilis oleh TasteAtlas, Bandung berhasil menempati peringkat ke-34, mengungguli sejumlah kota besar dunia seperti Seoul dan Barcelona.
Sebagai informasi, TasteAtlas adalah ensiklopedia kuliner daring dan peta rasa global yang didedikasikan untuk memetakan hidangan tradisional, bahan lokal, serta restoran autentik di seluruh dunia.
Daftar tersebut disusun berdasarkan ratusan ribu penilaian publik terhadap ribuan hidangan tradisional dari berbagai negara. Lebih dari 18 ribu kota yang dinilai hanya 100 kota yang masuk dalam daftar bergengsi ini.
Bandung mencatatkan skor tinggi berkat kekayaan kuliner khasnya yang unik dan beragam. Sejumlah makanan ikonik seperti batagor, cireng, nasi kuning, mie kocok hingga surabi menjadi daya tarik utama yang mendapat apresiasi global.
Capaian ini menunjukkan bahwa kuliner Bandung tidak hanya digemari di dalam negeri tetapi juga mampu bersaing di tingkat dunia. Keunikan rasa, kreativitas dalam pengolahan serta keberagaman pilihan menjadi faktor utama yang mengangkat posisi Bandung dalam daftar tersebut.
Tak hanya itu, keberadaan berbagai tempat makan legendaris hingga pelaku usaha kuliner lokal turut memperkuat identitas Bandung sebagai kota gastronomi. Kombinasi antara cita rasa tradisional dan inovasi modern menjadikan pengalaman kuliner di Bandung semakin menarik bagi wisatawan.
Masuknya Bandung dalam jajaran kota kuliner terbaik dunia juga menjadi dorongan besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan pengakuan global ini, Bandung semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu destinasi wisata kuliner unggulan Indonesia.
Ke depan, prestasi ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi pelaku industri kuliner untuk terus menjaga kualitas, kebersihan dan inovasi sehingga Bandung dapat terus bersaing dan bahkan naik peringkat di kancah internasional.
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital…
JAKARTA - Kementerian Kehutanan menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan…
BOGOR - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim…
BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan anggaran hingga sekitar Rp56 miliar untuk mendukung operasional…
CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk,…
JONGGOL – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Dikanak) dan arahan Bupati Bogor,…
This website uses cookies.