Kawasan industri (ilustrasi/pexels)
SATUJABAR, BANDUNG – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan terus mendorong partisipasi dari seluruh perusahaan berkontribusi mengembangkan program wisata industri yang telah dilaunching beberapa waktu lalu.
Dani Ramdan menuturkan, saat ini perkembangan wisata industri menunjukkan grafik peningkatan yang cukup signifikan.
Hal tersebut dibuktikan dengan bertambahnya jumlah peserta wisata, perusahaan serta travel yang terlibat dalam kerjasama wisata industri.
“Alhamdulillah sejak dilaunching sampai hari ini angka-angkanya terus meningkat, jumlah peserta wisata sudah hampir 14.000 orang, lalu travel yang terlibat dari awalnya 3 sekarang 11 perusahaan, kemudian hotel dan restoran yang tadinya 7 sekarang sudah 21 yang terlibat. Artinya ini sudah ada pergerakan, sudah ada kemajuan dan akan terus kita tingkatkan,” jelasnya usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Wisata Industri, di Hotel Primebizz Cikarang, Selasa (10/10/2023).
Menurutnya, selain menyiapkan strategi promosi yang lebih efektif kedepannya. Melalui kegiatan FGD tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi berupaya untuk menambah jumlah perusahaan yang terlibat dalam wisata industri ini, sehingga dapat menampung jumlah peserta wisata yang semakin bertambah.
“Ini salah satunya cara kita untuk menambah perusahaan yang terlibat dengan mengundang mereka berdiskusi, baik mereka yang sudah dan belum bergabung untuk saling memberikan informasi dan juga motivasi agar tambah banyak lagi perusahaan yang bergabung,” jelasnya.
Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna menyebutkan, wisata industri yang ada saat ini selain diikuti oleh pelajar dari Kabupaten Bekasi juga menarik perhatian sejumlah pihak dari luar kota.
“Mayoritas memang pelajar SMP, disamping itu juga, tadi berdasarkan data di kita, ada juga yang dari luar kota seperti UPN Veteran Jogja, dari Tegal, juga ada yang dari Kota Bekasi,” ungkapnya dikutip situs Pemkab Bekasi.
Iyan menambahkan, mengenai strategi untuk meningkatkan minat wisata industri ini, selain meneruskan strategi yang sudah berjalan seperti promosi melalui kanal medsos serta roadshow, pihaknya juga berupaya merealisasikan hasil masukan dari peserta FGD kali ini.
“Hasil dari sini juga nanti akan kita coba laksanakan, dengan media kita adakan funtrip, dengan guru-guru kepala sekolah insyaallah hal-hal begitu akan kita giatkan. Sehingga mereka akan menjadi influencer untuk mempromosikan wisata industri ini,” harapnya.
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
SATUJABAR, BANDUNG - Dadan Hindayana, lahir 10 Juli 1967 di Garut Jawa Barat, adalah birokrat…
Anggaran pelatnas Asian Games 2026 menurun signifikan dibanding tahun 2022, dari Rp 389.819.933.817 kini menjadi…
SATUJABAR, JAKARTA - Penumpang pesawat domestik April 2026, turun 18,72 persen menjadi 4,6 juta orang,…
This website uses cookies.