Berita

Wamen Ekraf Dorong Kampus Sebagai Sumber Kreativitas Tanpa Batas

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), tidak dapat menggantikan nilai-nilai kemanusiaan. Ia menekankan bahwa kekuatan utama manusia terletak pada kreativitas yang bersumber dari integritas, empati, dan rasa ingin tahu.

SATUJABAR, JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, melihat perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem kewirausahaan kreatif. Menurutnya, kreativitas merupakan sumber daya tanpa batas yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masa depan.

Hal itu dikatakan dalam forum The Role of Higher Education Institutions on Creative Entrepreneurship Promotion and Strategies and Creative Arts Exhibition di Deakin University Lancaster University Indonesia (DULUI), Bandung, Senin (27/4).

“Tantangan terbesar kami adalah menjelaskan bahwa ekonomi kreatif adalah mesin pertumbuhan baru dunia. Dunia sedang berubah sangat cepat, dan kita harus ikut beradaptasi. Untuk itu, pentingnya universitas seperti DULUI sebagai ‘ruang aman’ untuk bereksperimen sebelum kita menghadapi dunia nyata. Di sinilah kita boleh gagal, belajar, dan berkembang,” ujarnya.

Irene Umar juga menegaskan, perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), tidak dapat menggantikan nilai-nilai kemanusiaan. Ia menekankan bahwa kekuatan utama manusia terletak pada kreativitas yang bersumber dari integritas, empati, dan rasa ingin tahu.

“Banyak yang takut digantikan AI. Namun kekuatan terbesar manusia adalah hati integritas, empati, dan rasa ingin tahu. Saya ingin menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin. Semua bidang harus bekerja bersama, Indonesia memiliki kekuatan gotong royong dan budaya yang kaya, budaya adalah ‘source code’ ekonomi kreatif kita. Pemerintah siap membuka ruang bahkan fasilitas publik sebagai ‘laboratorium’ untuk menguji ide-ide Anda. Mari bersama membangun dunia yang lebih baik melalui ekonomi kreatif,” jelasnya.

Forum ini mengangkat tema peran perguruan tinggi dalam mempromosikan kewirausahaan kreatif serta strategi pengembangannya. Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara akademisi, mahasiswa, dan pemangku kepentingan dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Rektor dan Presiden DULUI, Profesor Greg Barton menyampaikan, kolaborasi antarnegara dan lembaga menjadi kunci dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia. Ia juga menyoroti pentingnya upaya reverse brain drain untuk menarik kembali talenta Indonesia di luar negeri.

“Kami percaya dapat berperan dalam proses perubahan ini, bekerja bersama dan berkolaborasi. Kami juga menantikan kesempatan untuk menghadirkan program pascasarjana di sini sebagai bagian dari upaya membangun kapasitas sumber daya manusia di Indonesia, yang terlihat sangat menjanjikan saat ini,” ujarnya.

Editor

Recent Posts

Menteri Ekraf Apresiasi Kontribusi MS Glow di Ekosistem Kreatif

SATUJABAR, MALANG - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya melakukan kunjungan…

3 jam ago

Festival Literasi Pages and Plates, Kolaborasi Pemkot Bandung dan Big Bad Wolf

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Big Bad Wolf Books Indonesia dengan…

4 jam ago

Desa Hantu Cicadas Kota Bandung: Warga Kreatif, Dongkrak UMKM

Suasana berbeda tampak di RT 05 RW 06, Kelurahan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul. Kawasan permukiman…

4 jam ago

Buntut Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Wali Kota Bakal Seret ke Meja Hijau

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengambil sikap tegas terhadap dugaan penebangan liar…

4 jam ago

Piala Presiden 2026: Tembakan Kanon Balsa Sekulic Menangkan Persib 1-0

SATUJABAR, JAKARTA - Piala Presiden 2026 berlangsung dari tanggal 25 Juli hingga 6 Agustus 2026.…

4 jam ago

Piala AFF 2026: Indonesia Kalahkan Timor Leste 3-0

SATUJABAR, BANDUNG - Piala AFF 2026 atau Asean Hyundai Cup 2026 digelar 24 Juli –…

15 jam ago

This website uses cookies.