Gaya Hidup

Wamen Ekraf Apresiasi Monetisasi IP Lokal Pada Baba Lili Tata Run 2026

JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengapresiasi penyelenggaraan Baba Lili Tata (BaLiTa) Run 2026. Wamen Ekraf menyebut kegiatan itu membuktikan Intellectual Property (IP) animasi mampu menjadi jembatan antar-subsektor yang mengelaborasi olahraga, event, merchandise, retail, edukasi, hingga pariwisata.

“Tugas pemerintah adalah memastikan semakin banyak IP Indonesia yang memiliki kesempatan untuk tumbuh, masuk ke pasar, dan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. Kami berharap BaLiTa dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak kreator Indonesia: bahwa membangun IP adalah investasi jangka panjang. Dari satu karakter, kita bisa membangun sebuah ekosistem,” ungkap Wamen Ekraf dalam acara yang berlangsung di Batavia PIK, Jakarta, Minggu (16/8) melalui keterangan resminya.

Kehadiran Wamen Ekraf merupakan bentuk tindak lanjut langsung atas audiensi pada 27 Juli 2026 bersama PT Karya Wilasa Nusantara (JPT Event Partner), event organizer full-service berpengalaman sejak 2016 yang menginisiasi BaLiTa Family Market & Run. Momentum ini juga dinilai sangat strategis untuk mendorong pengembangan serta komersialisasi potensi IP karakter Indonesia, khususnya karakter BaLiTa yang saat ini telah memiliki basis lebih dari 17,6 juta subscribers di kanal YouTube dengan hampir 14 miliar views, serta telah meraih pengakuan YouTube sebagai Most Viewed Video for Family & Kids di Indonesia.

Wamen Ekraf menyampaikan bahwa audiens yang dibangun oleh BaLiTa kini telah berhasil dikembangkan menjadi nilai ekonomi yang nyata melalui berbagai kanal seperti merchandise, buku, dan game. Keberhasilan ekspansi ini terus berlanjut hingga ke ranah hiburan secara langsung lewat penyelenggaraan family festival dan kegiatan run.

“Bagi kami di Kementerian Ekraf, inilah yang kami maksud dengan komersialisasi kekayaan intelektual. Sebuah IP tidak berhenti sebagai karya atau karakter, tetapi harus mampu menciptakan berbagai produk, pengalaman, komunitas, lapangan kerja, dan pada akhirnya nilai ekonomi,” tambah Wamen Ekraf.

“Bagi kami di Kementerian Ekraf, inilah yang kami maksud dengan komersialisasi kekayaan intelektual. Sebuah IP tidak berhenti sebagai karya atau karakter, tetapi harus mampu menciptakan berbagai produk, pengalaman, komunitas, lapangan kerja, dan pada akhirnya nilai ekonomi,” tambah Wamen Ekraf.

BaLiTa Run dihadiri kurang lebih 300 peserta anak-anak serta orang tua untuk menikmati hiburan interaktif dari serial animasi populer, BaLiTa. Sebelumnya, Kementerian Ekraf juga pernah mendukung Festival PikPak yang mampu memacu daya saing IP lokal dan sukses digelar pada 31 Oktober – 2 November 2025 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran ibu Wamen Ekraf. Kami menghadirkan event IP Local run pertama di Indonesia bersama Baba Lili Tata untuk mengajak keluarga Indonesia semakin punya quality time yang lebih baik, terutama dalam aktivitas fisik. Harapan kami, kegiatan ini menjadi wadah rekreasi yang mendukung kesehatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi kreatif,” jelas Jessica, Creative Director PikPak.

Acara BaLiTa Run menghadirkan Gimmick Activities seperti mingle balloon, cotton candy gratis untuk 50 finisher pertama, free face painting di 3 titik, dan sand playground serta Stage Activities berupa Poundfit & Zumba, kompetisi anak, art workshop, dan talkshow, guna memberi ruang edukatif yang menyenangkan bagi para pejuang ekraf maupun jenama lokal dalam memamerkan produk kreatifnya.

Dalam kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan.

Editor

Recent Posts

Ikat Persahabatan, Menbud: Anjungan Timor Timur Dihidupkan Lagi

JAKARTA - Mengusung semangat rekonsiliasi dan pelestarian sejarah bangsa, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, melakukan…

21 menit ago

Gempa NTT: 86% BTS Sudah Pulih, Sisanya Pemulihan

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan dukacita untuk para korban…

26 menit ago

Kemenperin Perkuat Daya Saing IKM Fesyen dan Kriya

JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat daya saing industri kecil dan menengah (IKM), termasuk di…

30 menit ago

Harga Referensi Ekspor Emas Periode II Agustus 2026 Naik

JAKARTA - Harga Referensi Ekspor Emas periode II Agustus 2026 mengalami kenaikan terdorong permintaan. Kementerian…

34 menit ago

Gempa NTT: Pemerintah Pastikan Bantuan Logistik ke Pelosok

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah memastikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di sejumlah…

50 menit ago

Gempa NTT: BNPB Dirikan Rumah Sakit Lapangan

MANGGARAI - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan pembangunan rumah sakit lapangan sebagai langkah kedaruratan…

1 jam ago

This website uses cookies.