Berita

UGM dan Kemenpora MoU Pengembangan Olahraga dan Pemuda

SATUJABAR, YOGYAKARTA – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora RI) Taufik Hidayat berharap sinergi antara Kemenpora dan UGM menjadi landasan lahirnya program-program konkret yang memberikan manfaat luas bagi insan kepemudaan dan keolahragaan Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Wamenpora Taufik pada acara penandatanganan nota kesepahaman antara Kemenpora dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) tentang pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang kepemudaan dan keolahragaan, Minggu (24/5) pagi.

“Kami berharap kerja sama ini dapat semakin diperkuat melalui pemanfaatan big data dan teknologi digital untuk memetakan potensi pemuda Indonesia secara lebih tepat sasaran, sehingga program-program kepemudaan dan olahraga dapat dirancang secara lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Wamenpora Taufik dilansir laman Kemenpora.

“Saya percaya sinergi antara Kemenpora dan UGM dapat menjadi contoh bagaimana pemerintah dan perguruan tinggi bekerja bersama membangun ekosistem kepemudaan dan olahraga yang modern, inovatif, dan berdaya saing global,” tambahnya.

Wamenpora juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor UGM beserta jajaran atas komitmen dan dukungan dalam pembangunan kepemudaan dan keolahragaan nasional. Kerja sama ini menurutnya juga menjadi bukti bahwa pembangunan olahraga dan kepemudaan tidak dapat dilakukan secara parsial.

“Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berdampak dan berkelanjutan. Semoga Nota Kesepahaman ini menjadi landasan lahirnya program-program konkret yang memberikan manfaat luas bagi insan kepemudaan dan keolahragaan Indonesia,” ujarnya.

Sementara Rektor UGM Prof Ova Emilia mengatakan MoU ini merupakan perpanjangan dari kolaborasi sejak 2014. Menurut Ova ini langkah baru untuk masa depan olahraga Indonesia.

“Khususnya dalam pengembangan kepemudaan dan keolahragaan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, riset, dan inovasi,” kata Ova.

Salah satu pengembangan bidang keolahragaan di UGM adalah dengan kehadiran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). UGM memiliki beberapa cabang UKM olahraga, termasuk nomor Olimpiade.

“MoU-nya akan ditindaklanjuti oleh Fakultas FKKMK. Karena di sini khususnya untuk pengembangan bidang kepemudaan dan keolahragaan yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya.

“Dan nanti tentunya bukan hanya untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tapi juga melalui pendidikan, pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Ova.

Dari Kemenpora ikut hadir Plt. Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Suyadi Pawiro dan Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Andry Manuella Ginting.

Editor

Recent Posts

Kasus ‘Yogi Starlink’, Menkomdigi: Hormati Proses Hukum, Tapi Perlu Pembinaan

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital…

5 jam ago

Kemenhut Jatuhkan Sanksi 6 Perusahaan Terkait Karhutla

JAKARTA - Kementerian Kehutanan menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan…

5 jam ago

ChocoRun 2026 Dorong Perempuan Aktif di Kota Bogor Jaga Kesehatan

BOGOR - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim…

7 jam ago

PSO BRT Capai Rp56 Miliar, Tunggu Kesepakan Daerah

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan anggaran hingga sekitar Rp56 miliar untuk mendukung operasional…

7 jam ago

Layanan Isbat Nikah Gratis di Kabupaten Bogor

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk,…

7 jam ago

Agribisnis Kabupaten Bogor Menggeliat di Pasar Hewan Jonggol

JONGGOL – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Dikanak) dan arahan Bupati Bogor,…

8 jam ago

This website uses cookies.