Berita

Tragis! Gadis Asal Cianjur Tewas Usai Dijadikan PSK ke Wisatawan Timur Tengah

SATUJABAR, CIANJUR– Tragis! Nasib yang harus dialami seorang gadis asal Cianjur, Jawa Barat. Wanita sebagai korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tersebut, tewas diduga over dosis setelah dijadikan pekerja seks komersial (PSK) kepada wisatawan Timur Tengah.

Terungkapnya kematian gadis asal Cianjur sebagai korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), berawal dari laporan pihak keluarga ke Markas Polres (Mapolres) Cianjur. Korban dilaporkan orangtuanya tewas diduga over dosis.

“Awalanya orangtua korban mendapat informasi, anaknya meninggal dunia diduga over dosis setelah sempat dirawat di rumah sakit. Informasi tersebut kemudian dilaporkan pihak keluarga kepada kami,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, saat dihubungi, Kamis (26/12/2024).

Tono mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi rumah sakit. Salah seorang pelaku TPPO, berinisial DS alias Doken, yang membawa korban ke rumah sakit, diamankan.

Dari pengakuan DS, korban sebelumnya dijadikan wanita PSK (pekerja seks komersial). Korban dijadikan PSK untuk melayani pria wisatawan asal Timur Tengah yang sedang liburan di Bogor.

“Hasil penyelidikan, korban disuruh melayani wisatawan asal Timur Tengah yang sedang berlibur di Bogor. Pelaku TPPO (Tindak Pidana Perdangan Orang), DS sudah dijadikan tersangka, sedangkan seorang lagi masih dikejar,” ungkap Tono.

Tono menjelaskan, korban awalnya dijemput kedua pelaku di Jalan Siliwangi, Cianjur, untuk dibawa ke Bogor. Selanjutnya, korban disuruh melayani wisatawan asal Timur Tengah, dengan dijanjikan mendapat bayaran Rp.400 ribu sekali kencan.

Setelah dua hari korban ‘dijual’ kepada WNA hidung belang asal Timur Tengah, korban mengalami over dosis. Korban tewas setelah dibawa ke rumah sakit.

“Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab korban mengalami overdosis. Apakah sengaja dicekoki obat, atau sebab lain, masih didalami,” jelas Tono.

Proses penyelidikan mengenai penyebab korban overdosis, berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Bogor, wilayah tempat kejadian perkara (TKP). Satreskrim Polres Cianjur fokus dalam menangani perkara TPPO.(chd).

Editor

Recent Posts

Badminton Asia Team Championship 2026: Beregu Putri Indonesia Kandas di Semifinal

SATUJABAR, QINGDAO CHINA – Tim putri Indonesia kandas di babak semifinal Badminton Asia Team Championship…

7 jam ago

Gercep! Ibu Culik Bayi 2 Bulan di Tasikmalaya Ditangkap di Cianjur

SATUJABAR, TASIKMALAYA--Polres⁰ Tasikmalaya, Jawa Barat, bergerak cepat mengungkap kasus penculikan bayi berusia dua bulan, yang…

11 jam ago

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Sabtu 7/2/2026 Rp 2.920.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Antam Sabtu 7/2/2026 dikutip dari situs logammulia.com dijual Rp 2.920.000…

12 jam ago

Benahi Organisasi, Menteri Purbaya Lantik 43 Kemenkeu

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik 43 pejabat pimpinan tinggi pratama…

18 jam ago

Survei Harga Properti Residensial Triwulan IV 2025: Harga Properti Residensial Tumbuh Terbatas

SATUJABAR, JAKARTA - Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindikasikan harga properti residensial…

18 jam ago

Moody’s Turunkan Outlook Indonesia Dari Stabil Ke Negatif, Ini Penjelasan OJK

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati keputusan Moody's Investors Service (Moody's) yang mempertahankan…

19 jam ago

This website uses cookies.