Kasatgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat 2026 Brigjen Pol Faizal.(Foto: Dok. Korlantas Polri)
SATUJABAR, BEKASI – Ruas tol fungsional Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan mulai dioperasikan untuk mengurai kepadatan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah. Hingga Senin (23/3/2026) pukul 16.35 WIB, tercatat sebanyak 3.300 kendaraan telah melintas di jalur tersebut.
Kasatgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat 2026 Brigjen Pol Faizal mengatakan, kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta yang sebelumnya melintasi Tol Cipularang kini dialihkan melalui Tol Sadang untuk masuk ke jalur tol fungsional Japek II Selatan sepanjang kurang lebih 53 kilometer.
“Sejak pukul 09.30 WIB hingga 16.35 WIB, sekitar 3.300 kendaraan sudah melintas. Ini sangat membantu mengurai volume kendaraan yang mengarah ke Cikampek, khususnya yang melewati Gerbang Tol Kalihurip,” ujar Brigjen Pol Faizal dikutip dari laman Korlantas Polri.
Ia menjelaskan, keberadaan tol fungsional menjadi salah satu strategi untuk memecah kepadatan di Tol Cikampek yang menjadi titik temu arus kendaraan dari arah Jawa Tengah, Jawa Barat, dan menuju Jakarta.
“Kami meminimalisir pertemuan arus dari arah Jawa Tengah, arah barat, dan Bandung yang semuanya menuju Jakarta. Tol fungsional ini menjadi salah satu solusi untuk memecah kepadatan tersebut,” katanya.
Tol fungsional Japek II Selatan saat ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan golongan I atau kendaraan pribadi.
“Dari Burangkeng bisa ke Cimanggis–Cibitung, ke Bogor, BSD, Serpong, atau masuk Jagorawi menuju Jakarta,” tambahnya.
Lihat juga: Sinergi Korlantas Polri dan Jasa Raharja Matangkan Kesiapan Arus Balik di Command Center KM 29
Tol fungsional Japek II Selatan ini diberlakukan secara situasional. Jika kondisi cuaca tidak mendukung, seperti hujan deras yang mengganggu jarak pandang, jalur akan ditutup sementara demi keselamatan pengguna jalan.
“Kalau hujan deras dan jarak pandang terbatas, akan kami tutup sementara karena berbahaya. Keselamatan tetap menjadi prioritas,” jelas Brigjen Pol Faizal.
Terakhir, ia mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut. Pengendara diminta menjaga kecepatan dan mematuhi rambu lalu lintas, mengingat jalur tersebut masih tergolong baru.
“Karena ini jalur baru, kami minta masyarakat menjaga kecepatan. Walaupun sarana dan prasarana sudah disiapkan, tetap harus waspada,” pungkasnya.
Fasilitas pendukung seperti tempat istirahat, SPBU mini, penerangan jalan, hingga kantong parkir sementara telah tersedia. Petugas gabungan juga disiagakan selama 24 jam untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
SATUJABAR, JAKARTA - Jelang puncak arus balik Lebaran yang diprediksi akan terjadi dalam beberapa gelombang…
SATUJABAR, SUKABUMI--Dua begal sadis di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sasar pemudik beraksi di momen Lebaran.…
SATUJABAR, JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H.,…
SATUJABAR, BEKASI - Korlantas Polri terus memperkuat koordinasi lintas sektoral guna memastikan kelancaran arus balik…
SATUJABAR, JAKARTA - Penumpang angkutan umum pada hari H Lebaran, Sabtu (21/3) mencapai 873.916 orang…
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bergerak cepat melakukan evaluasi sejumlah titik krusial pada…
This website uses cookies.