Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Posko Mudik di Rest Area KM 57 Tol Japek.(Foto:Istimewa).
SATUJABAR, KARAWANG — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan, pengamanan arus mudik-balik Lebaran dalam ‘Operasi Ketupat 2025’, sudah berjalan dan dipersiapkan secara matang. Kapolri optimis arus mudik-balik Lebaran 2025 berjalan lancar, didasari kebijakan penetapan libur dan skema Work From Anywhere.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau posko utama pengamanan arus mudik-balik Lebaran 2025 di Rest Area Kilometer 57 Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (26/03/2025). Kapolri mejinjau bersama-sama Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus, dan Gubernur, Dedi Mulyadi.
Kapolri memastikan arus mudik lebaran 2025 sudah mulai berjalan, dan kesiapan pengamanan ‘Mudik Aman Keluarga Nyaman’ dalam ‘Operasi Ketupat 2025’. Kapolri optimis arus mudik-balik Lebaran 2025 berjalan lancar, selain pengamanan sudah dipersiapkan secar matang juga didasari kebijakan penetapan libur dan skema Work From Anywhere (WFA).
“Hari ini kami pastikan arus mudik Lebaran 2025 sudah berjalan. Kami optimis arus mudik-balik Lebaran 2025 berjalan lancar, selain ‘Operasi Ketupat 2025’, dalam hal ini pengamanan arus mudik-balik Lebaran, sudah dipersiapkan secara matang, juga didasari kebijakan penetapan libur dan skema Work From Anywhere,” ujar Sigit.
Sigit mengatakan, pada H-5 Lebaran, kenaikan arus lalu lintas kendaraan mulai terlihat di sejumlah ruas tol dan jalur arteri. Memasuki puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi, mulai Kamis, 27 Maret, atau H-4 Lebaran.
“Berdasarkan analisis, prediksi memasuki puncak arus mudik akan terjadi, mulai 27 Maret, Kamis besok, atau H-4 hingga 29 Maret, atau H-2 Lebaran. Terkait skema pengamanan dan rekayasa arus lalu-lintas, sudah disiapkan sesuai SKB (Surat Keputusan Bersama),” kata Sigit.
Sigit mengungkapkan, jadwal contraflow, atau penambahan lajur mulai dari Kilometer 50, akan diberlakukan, mulai Kamis besok. Penentuan waktunya situasional.
“Contraflow kita berlakukan mulai Kamis besok, tapi situasonal untuk waktunya. Sesuai dengan SKB, selain contraflow rekayasa arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek (Japek), juga dimungkinkan diberlakukan ganjil-genap hingga one-way,” ungkap Sigit.
Sigit menambahkan, selain rekayasa arus lalu-lintas, Pemerintag Provinsi Jawa Barat juga menyiapkan skema modifikasi cuaca. Tentunya itu bisa membantu dan memudahkan dalam melakukan pengamanan dan masyarakat dalam perjalanannya.
“Pemerintah juga telah memberikan stimulus, diskon tarif tol sebesar 20 persen untuk mengurai kepadatan arus lalu-lintas. Masyarakat bisa memilih waktu perjalanan lebih awal, apalagi dengan kebijakan WFA, sehingga optimis arus mudik-balik Lebaran 2025 bisa berjalan lancar,” jelas Sigit.(chd).
SATUJABAR, PADANG – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meninjau Klenteng See Hin Kiong di Kota…
Kondisi retail di pusat kota saat ini masih jauh dari optimal. Dari total potensi yang…
SATUJABAR, CIMAHI--Polres Cimahi, Jawa Barat, berhasil menggulung puluhan anggota geng motor yang terlibat dalam aksi…
Kementerian Kelautan dan Perikanan bergerak cepat menindaklanjuti isu penjualan Pulau Umang serta tidak memberikan ruang…
SATUJABAR, JAKARTA - Indonesian Basketball League (IBL) kembali menegaskan posisinya sebagai liga yang progresif dan…
Jenama fesyen yang dihadirkan: PROSA Archive, Kain Ibu, Neu Men, Dama Kara, Aruna Creative.id, Rosita…
This website uses cookies.