Berita

Tiga Warga Bogor Diduga Penambang Emas Ilegal Tewas Terjebak di Luar Operasional PT Antam

SATUJABAR, BOGOR–Tiga orang warga ditemukan tewas terjebak di lokasi tambang di wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ketiga korban diduga sebagai penambang emas ilegal yang melakukan aktivitas penambangan di luar operasional PT Aneka Tambang (Antam), menyusul insiden munculnya kepulaan asap dari dalam lubang tambang di kawasan PT Antam.

Tim investigasi yang diterjunkan PT Aneka Tambang (Antam) untuk menelusuri penyebab munculnya kepulan asap, menemukan tiga orang warga terjebak di dalam lubang tambang, di wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Ketiga warga tersebut, ditemukan dan berhasil dievakuasi, sudah menjadi mayat.

“Tiga korban yang ditemukan dan berhasil dievakuasi tim dalam kondisi sudah meninggal dunia, merupakan warga. Jadi, bukan pegawai ataupun kontraktor dari PT Antam,” ujar Java Region, CSR, and Sub Division Head PT Antam UBPE Pongkor, Agustinus Toko Susetio, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (19/01/2026).

Ketiga korban diduga sebagai penambang emas ilegal yang terjebak saat melakukan aktivitas penambangan di area non-operasional, atau di luar operasional PT Antam. Lokasi penambangan, tempat korban terjebak dan ditemukan sudah tidak bernyawa, seharusnya steril dari aktivitas penambangan.

Ketiga korban merupakan warga Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Proses evakuasi ketiga korban di dalam lubang tambang, berlangsung sejak Minggu (18/01/2026) hingga Senin (19/01/2026) dinihari.

“Tim mengalami kesulitan saat melakukan evakuasi, karena posisi ketiga korban berada di medan yang sulit dijangkau. Bahkan, tim sempat tertimpa longsoran batu saat berusaha mengeluarkan ketiga korban,” kata Agustinus Toko.

Proses evakuasi dilakukan sangat hati-hati dengan mempertimbangkan keselamatan petugas yang diterjunkan. Ketiga jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Ketiga korban ditemukan tewas terjebak, menyusul insiden munculnya kepulan asap dari dalam lubang tambang di kawasan PT Antam. Tim investigasi PT Antam masih melakukan penelusuran terkait penyebab munculnya kepulan asap tersebut.

“Terkait kepulan asap, apa yang menjadi penyebabnya masih dalam penelusuran tim investigasi bersama aparat kepolisian dan otoritas berwenang. Penelusuran dilakukan secara komprehensif agar informasi yang disampaikan ke publik betul-betul akurat dan bisa dipertanggungjawabkan,” ungkap Agustinus Toko.

Sebelumnya, pihak kepolisian dari Polres Bogor telah mendatangi lokasi tambang PT Antam, untuk memastikan penyebab munculnya kepulan asap, menyusul isu adanya ledakan yang mengakibatkan ratusan orang terjebak. Menurut Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, penelusuran terkait penyebab munculnya asap baru bisa dilakukan secara menyeluruh, setelah kondisi di dalam lubang tambang dipastikan aman dimasuki oleh tim.

Wikha memastikan, dari fakta yang dilaporkan PT Antam, kepulan asap diduga berasal dari terbakarnya kayu penyangga pada level, atau di kedalaman kurang lebih 700 meter. PT Antam telah membantah isu terjadk ledakan yang mengakibatkan ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang.

“Fakta yang terjadi di lapangan, ada asap muncul di wilayah pertambangan di lokasi PT Antam. Isu terjadi ledakan yang mengakibatkan ratusan orang terjebak, itu tidak benar,” kata Wikha.

Editor

Recent Posts

H-4 Libur Idulfitri 2026: 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

SATUJABAR, JAKARTA – Volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 s.d H-4 libur…

4 jam ago

Menhub Dudy dan Kapolda Jabar Resmi Berlakukan One Way Nasional Cikampek-Kalikangkung

SATUJABAR, CIKAMPEK - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen. Pol. Rudi…

4 jam ago

Jejak Pahlawan Nasional Perempuan Rahmah El Yunusiyyah Asal Padang Panjang

Memang tak banyak pahlawan dari kalangan perempuan. Di Tanah Sumatra ada sosok pahlawan dari kalangan…

9 jam ago

Lebaran 2026: Wapres Gibran Kunjungi Command Centre Jalan Tol Jasamarga di Bekasi

SATUJABAR, BEKASI - Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja dengan meninjau…

11 jam ago

H-4 Lebaran 2026, Penumpang Angkutan Umum Capai 6,2 Juta Orang

SATUJABAR, JAKARTA - Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026/1447 H mencatat, secara akumulatif sejak 13…

11 jam ago

Pertamina Patra Niaga Bersama Wamen ESDM Tinjau Kesiapan Distribusi Energi di Jawa Barat

SATUJABAR, PADALARANG– Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan…

12 jam ago

This website uses cookies.